|
Pinjaman lunak ini standar untuk seluruh wilayah di
Indonesia. Prosedurnya mudah dan peluang disetujui cukup besar.
Persyaratannya bisa ditanyakan ke Kantor Daerah
Telkom setempat (Semarang, Jogja, Solo, Purwokerto, Pekalongan untuk Divre IV.
Divre lain juga ada di kota-kota besar. Tetapi pengurusannya bisa melalui kantor
cabang tingkat kabupaten terdekat, misal di Kendal ini).
Prinsipnya:
1. UKM
2. Syarat administratif lengkap (detailnya bisa
ditanyakan) dan lulus seleksi administratif
3. Tidak ditemukan keraguan atas pribadi calon
peminjam (Kadang ada kasus, ybs tidak bisa dipercaya berdasarkan masukan dari
tetangga, teman, dsb).
Hal-hal lain yang akan memudahkan persetujuan
antara lain (ini juga tidak mutlak):
- Ada agunan, - Pelanggan Telkom,
- Ada hubungan kerjasama dengan
Telkom,
- Bisnis sudah berjalan lancar dalam 1-3 tahun
terakhir.
Yang jelas, tidak ada sogokan/uang pelicin. Jika
ada yang meminta, silakan dilaporkan ke manajemen Telkom setempat.
Kalo bisa kita dirikan koperasi untuk pendampingan
usaha masyarakat bawah, lalu koperasi tsb pinjam ke Telkom dan kemudian
meminjamkan modal usaha kepada masyarakat secara bagi hasil disertai
pendampingan dan pelatihan bisnis, tentu akan sangat besar dirasakan
manfaatnya.
Tertarik? Ayuk...
----- Original Message -----
Sent: Tuesday, May 16, 2006 1:42 PM
Subject: Re: [kendal-online] Pada hari
minggu... = )
untuk pinjaman ini, apakah sudah semua distel menerapkannya pak Upin?
atau masih terbatas untuk kendal dan divreiv saja? lalu apa saja kiranya
prasarat bagi UKM untuk bisa mengajukan dan memperoleh dana pinjaman tersebut?
barangkali bisa sedikit dijabarkan mengenai atribut yang perlu diketahui,
seperti termin pengembalian, suku bunga dan penjaminan seperti apa yang
dibutuhkan dari Telkom.
matur nuwun. salam
Marufin <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
Alhamdulillaah.. kita semua sudah sedikit lebih
maju daripada beberapa saudara kampung kita.. meski harus nebeng di
Kantor.. :)
Untuk penetrasi Internet di seluruh kalangan
masyarakat, Telkom memiliki minimal 2 program yaitu: Internet Goes To
School dan Digital Village.
Dua-duanya secara konsisten kita gelar meski
dengan sedikit berita alias tidak terlalu blow up.
Untuk masalah harga, saya yakin Internet akan
semakin murah. Adapun harga saat ini yang dirasa mahal, pembandingnya selalu
saja dengan para provider yang tidak bersifat masal. Kalo memang para
provider itu mau menjajakan Internet sampai pelosok dan masal seluruh
wilayah di Indonesia, saya yakin mereka akan berfikir ribuan kali untuk
istiqomah di bisnis ini.
Telkom tidak bisa berbuat banyak, tapi yang
sedikit ini semoga bisa memberikan kontribusi nyata kepada
masyarakat luas.
Saya pribadi mengajak, ayo kita tularkan ilmu
dan intra/enterpreneurship kita kepada tetangga kampung kita, masyarakat di
sekitar kita, khususnya yang ada di Kendal ini.
Ayo kapan bikin program sosial.. training
gratis wirausaha, membuat kaos, sablon, ahli kunci, bikin papan nama, bikin
stempel dan plat nomor, ngetik komputer, ngeprint photo digital,
jurnalistik, bisnis tata boga, agrobisnis sederhana, jual bensin, jual
lontong sayur, jagung bakar, martabak telor, kue bandung, dll? Namanya juga
sosial, tentu seadanya .. tapi manfaat.. apalagi disertai pendampingan plus
pinjaman biaya investasi awal (Telkom juga ada dana bantuan pinjaman lunak
bagi UKM).
Ditunggu ya.. kiprahnya temens.. (di
Kendal).
----- Original Message -----
Sent: Sunday, May 14, 2006 8:03
PM
Subject: Re: [kendal-online] Pada
hari minggu... = )
aku juga pake internet kantor.....
ga minggu ga senin pake internet kantor terus...
kantorku=warnet
yang uneg2 kita dari obrolan ini adalah....
1. kapan orang kendal nantinya akan bisa mempunyai koneksi internet
masing2... sebagaimana iklan internet yg digelar telkom di televisi
itu......
2. kapan kira2 internet bisa masuk kendal dan kampung saya
sukorejo/pageruyung..
bagaimana pak Upin?.. bisa ya?....
"BISA... pakai telkomnetinstan udah bisa di seluruh pelosok
nusantara khan?..... "
tapi mahalnya rekkkkkkkkk
hoammmmmm.........
kekekek
mohamed sulhanudin
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
baru
tau ya, he2.
eits.. tapi, meski hari minggu di kantor saya tetap
buka. orang-orang masuk kerja di saat pekerja yang lain menikmati
akhir pekan. abis pekerjaannya cuma nongkrong di depan layar datar,
memantau kabar baru dari negeri sebrang, he2...
betul, orang kita
suka memanfaatkan fasilitas kantor untuk keperluan pribadi. pemerintah
Malaysia menuduh internet sebagai biang keladi ketidakefektifan kerja
pegawai negerinya (PNS). Para PNS di sana menggunakan fasilitas internet
untuk mendownload game atau film. Padahal pekerjaan seperti ini memakan
waktu lama. Belum lagi yang memanfaatkan untuk chatting. hah...
Kondisi serupa pasti juga terjadi di negeri ini. nggak perlu
penelitian serius, cukup orang2 di milis ini?
nggak ada salahnya
sih. saya juga pakai fasilitas kantor untuk mengirim kabar di milis ini.
tapi emang pekerjaan saya seperti ini. kantor saya juga tidak tetap,
he2.
Chakim <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
Nah
lho!! Ketauan skrg kalo anggota milis kendal-online sambungannya pd
pak'e fasilitas kantor. 2 hr libur ga ada kehidupan sama sekali.
Hmpff.. SEPI! SEPI! SEPI! Howaahh emm nyam nyam.
www.asrofi.web.id
Love cheap thrills? Enjoy PC-to-Phone calls
to 30+ countries for just 2ยข/min with Yahoo! Messenger with Voice.
_____ http://www.Kendal-Online.Net _____
Komunitas Masyarakat Kendal Di Internet
YAHOO! GROUPS LINKS
|