|
Ini hanya untuk komparasi saja ternyata untuk
POS KOTA, pengecer ambil dari distributor itu hanya Rp. 250
perak.
Untuk Playboy, kalau saya itung2 biaya produksi per
satuannya sih sekitar Rp. 15.000, biaya distribusi Rp. 1000. Pengelola ambil
keuntungan sekitar Rp.14.000. Harga sampai distributor sekitar Rp. 30.000 dan
dijual ke pasaran seharga Rp. 39.000
Jadi keuntungan pengelola Playboy berkisar Rp.
14.000 x 100.000 = 1.4 Milyard. Ini masih kotor, karena akan ada pengeluaran
untuk karyawan, wartawan, model dsb. Tapi mereka juga ada pemasukan dari para
pemasang iklan.
Bisa jadi bisnis ini memang hanya BEP doang alias
"bakbok". Karena memang mereka sengaja unruk merusak moral bangsa saja. Dan bisa
jadi ini memang ada sponsornya dari Amrik sebagai bagian penjajahan moral
bangsa.
Saya ikut mendukung FPI walaupun dikatakan berbuat
anarki, karena memang aparat penegak hukum kita masih mlempem. Dengan begitu
tentu pengelola Playboy akan berfikir lagi untuk menerbitkan edisi
selanjutnya.
__._,_.___ _____ http://www.Kendal-Online.Net _____ Komunitas Masyarakat Kendal Di Internet
SPONSORED LINKS
YAHOO! GROUPS LINKS
|
- Re: [kendal-online] Majalah Playboy Eko Hadi
- Re: [kendal-online] Majalah Playboy Combo
- [kendal-online] Re: Majalah Playboy imron_m

