Pertengahan 90-an kala bulan Ramadhan di hari minggu pagi sehabis subuh di
bukit Jabal, Kaliwungu
Anak2, remaja bahkan orangtua banyak menghabiskan waktu menanti "sunrise"
(njedule srengenge) di bukit Jabal, berjalan ringan naik bukit setapak demi
setapak, tapi tatkala kaki belum sampai di atas bukit telah terdengar bunyi
darderdor petasan. Begitu menginjakkan kaki di atas terlihat asap yang mengepul
di seantero bukit serta serpihan kertas yang berserakan dengan suara ketawa
maupun omelan dari banyak mulut, ternyata diatas bukit Jabal telah terjadi
perang petasan dari segala jenis, mulai yang sekecil korek api sampai segede
lontong opor.
Tapi sayang romantika itu sekarang telah hilang karena aturan yang melarang
petasan, mungkinkah itu akan terulang kembali?
___________________________________________________________________________
Dapatkan alamat Email baru Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/