apa kita termasuk orang bodoh atau pintar ya??

--- On Fri, 11/7/08, Dany Trofisa <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: Dany Trofisa <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [dkm_ibaad] Trs: [fresh05] Fw: [heavens_fighter] ORANG BODOH VS ORANG 
PINTAR
To: [EMAIL PROTECTED]
Date: Friday, November 7, 2008, 6:54 AM












--- Pada Rab, 5/11/08, Arif Rahsyah <iyex_elctrz@ yahoo.com> menulis:

Dari: Arif Rahsyah <iyex_elctrz@ yahoo.com>
Topik: [fresh05] Fw: [heavens_fighter] ORANG BODOH VS ORANG PINTAR
Kepada: "karima" <new_spirit_karima@ yahoogroups. com>, "fresh05" <[EMAIL 
PROTECTED] .com>
Tanggal: Rabu, 5 November, 2008, 3:14 AM







 
-ELCTR_IX-






----- Forwarded Message ----
From: Agus Supriatna <supriatna.agus@ yahoo.com>
To: FMA 06 <[EMAIL PROTECTED] ps.com>; ADK Sys <heavens_fighter@ yahoogroups. 
com>; ADK Mipa <[EMAIL PROTECTED] s.com>
Sent: Tuesday, November 4, 2008 8:56:15 PM
Subject: [heavens_fighter] ORANG BODOH VS ORANG PINTAR







ORANG BODOH VS ORANG PINTAR
 
Orang bodoh sulit dapat kerja, akhirnya di bisnis. 
Agar bisnisnya berhasil, tentu dia harus rekrut orang Pintar. 
Walhasil Bosnya orang pintar adalah orang bodoh.
Orang bodoh sering melakukan kesalahan, maka dia rekrut orang pintar yang tidak 
pernah salah untuk memperbaiki yang salah.
Walhasil orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk keperluan  orang bodoh.
Orang pintar belajar untuk mendapatkan ijazah untuk selanjutnya mendapatkan 
kerja. Orang bodoh berpikir secepatnya mendapatkan uang 
untuk membayari proposal yang diajukan orang pintar. 
Orang bodoh tidak bisa membuat teks pidato, maka di suruh orang pintar untuk 
membuatnya.Orang bodoh kayaknya susah untuk lulus sekolah hukum (SH). oleh 
karena itu orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk membuat 
undang-undangnya orang bodoh.
Orang bodoh biasanya jago cuap-cuap jual omongan, sementara itu orang pintar 
percaya. 
Tapi selanjutnya orang pintar menyesal karena telah mempercayai 
orang bodoh. Tapi toh saat itu orang bodoh sudah ada diatas. 
Orang bodoh berpikir pendek untuk memutuskan sesuatu di dipikirkan 
panjang-panjang oleh orang pintar, walhasil orang orang pintar menjadi staffnya 
orang bodoh.
 
Saat bisnis orang bodoh mengalami kelesuan, dia PHK orang-orang pintar yang 
berkerja. 
Tapi orang-orang pintar DEMO, Walhasil orang-orang pintar "meratap-ratap" 
kepada orang bodoh agar tetap di berikan pekerjaan.
Tapi saat bisnis orang bodoh maju, orang pinter akan menghabiskan waktu untuk 
bekerja keras dengan hati senang, sementara orang bodoh menghabiskan waktu 
untuk bersenang-senang dengan keluarganya.
  Mata orang bodoh selalu mencari apa yang bisa di jadikan duit. Mata orang 
pintar selalu mencari kolom lowongan perkerjaan. 
Bill gate (Microsoft), Dell, Hendri (Ford), 
Thomas Alfa Edison, Tommy Suharto, Liem Siu Liong (BCA group). 
Adalah orang-orang Bodoh (tidak pernah dapat S1) yang kaya. 
Ribuan orang-orang pintar bekerja untuk mereka. 
Dan puluhan ribu jiwa keluarga orang pintar bergantung pada orang bodoh.

 PERTANYAAN :
 Jadi mending jadi orang pinter atau orang bodoh??
 Pinteran mana antara orang pinter atau orang bodoh ???
 Mulia mana antara orang pinter atau orang bodoh??
 Susah mana antara orang pinter atau orang bodoh??
 
 
KESIMPULAN:
Jangan lama-lama jadi orang pinter, lama-lama tidak sadar bahwa dirinya telah 
dibodohi oleh orang bodoh.
Jadilah orang bodoh yang pinter dari pada jadi orang pinter yang bodoh.
Kata kunci nya adalah "resiko" dan "berusaha", karena orang bodoh perpikir 
pendek maka dia bilang resikonya kecil, selanjutnya dia berusaha agar resiko 
betul-betul kecil. 
Orang pinter perpikir panjang maka dia bilang resikonya besar untuk selanjutnya 
dia tidak akan berusaha mengambil resiko tersebut. Dan mengabdi pada orang 
bodoh.




Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru 
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail. 
br> Cepat sebelum diambil orang lain!
 














      

Kirim email ke