mikum...
ni kisah yang saya alami beberapa waktu lalu..
setelah melihat iklan pertamina saya sangat mendukung pa yang dilakukan
pertamina.sebelumya saya berfikir pertamina sangat fokus terhadap pelayanan pd
masyarakat... service oriented..(krna basic saya sales jadi saya suka dengan
keramahan dan service yang OK spt yang saya lakukan doeloe ).... tapi pada saat
saya mengisi bensin ( dengan kakak saya, hehe karna saya ga' bisa naek motor ),
di sana tidak terjadi seperti yang diiklankan.. ga' da senyum mengembang di
bibir pegawai pom bensin..
saya jadi kepikiran kok pegawainya ga' ramah ya.. tapi setelah membaca tulisan
ini saya jadi berpikir lain.. mungkin pikiran saya bunglon ya hehe...
berubah-ubah.. saya jadi tau alasan mereka tidak ikhlas menjalankan peraturan
itu karna mereka tidak nyaman dengan kondisi yang dipaksakan..
ironis juga service itu harus dibayar mahal dengan mengorbankan kesehatan
karyawannya terutama front liner..
kalo kita meminta pemerintah memberikan kebijakan untuk karyawan pom bensin
mungkin agak sulit karena ini menyangkut komitmen perusahan itu untuk
meningkatkan nilai jual mereka..
mungkin yang bisa kita lakukan adalah memberi saran aja dengan tetap
menggunakan masker, tetapi pada saat menyapa pelanggan untuk pertamakali masker
di buka jadi senyum itu akan tetap terlihat ( peraturan tetap dijalankan) dan
kesehatan karyawan juga setidaknya sedikit terjamin...
ini masukan ja mungkin bisa ditambahi..
wass
---------------------------------
Nama baru untuk Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail.
Cepat sebelum diambil orang lain!