--- Begin Message ---
-Super Lemah Lembut
Siapa yang tidak terpikat dengan kecantikan Yunita, gadis
seberang jalan yang serba lemah lembut itu? Rasanya setiap pemuda akan langsung
jatuh hatinya jika berhadapan dengan Yunita.
Tetapi suatu hari, Thomas yang sudah belasan tahun menaruh hati kepada Yunita,
tiba-tiba membatalkan pinangan gara-gara mobil yang disopiri Yunita untuk
ketiga kalinya menabrak orang, sehingga polisi memutuskan untuk mencabut
SIM-nya.
"Bagaimana mungkin seorang gadis yang lemah lembut dan berperasaan halus
bisa menabrak orang," tanya Thomas kepada polisi yang mengurus si Yunita.
Polisi menjawab, "Kita juga tahu, Yunita memang super lemah lembut. Tapi,
kedipannya itu, Mas, yang bisa mencelakakan orang."
Segera saja Thomas memperhatikan gadis super lemah lembut itu. Saking lemah
lembutnya,
mengedipnya pun lamban banget. Semenit dia berkedip, dua menit kemudian baru
melek lagi.
Konsultasi Sakit
Lutut
Seorang kakek masuk tertatih-tatih ke ruang praktek dokter dan
mengeluh, "Dokter, lutut saya sakit sekali, saya sulit berjalan!"
Dokter perlahan-lahan memandangi kakek tersebut dari ujung kepala sampai ujung
kaki dan berkata, "Kek, Anda umur berapa?"
"Saya 98 tahun," jawab kakek dengan bangga.
Dokter menghela napas dan memandangnya lagi. Akhirnya dia berkata, "Maaf
ya Kek. Coba pikir, Anda sudah berumur hampir seratus tahun, jadi sakit lutut
itu sudah biasa pada umur segitu, Kek."
Kakek menjawab, "Lho, lututku yang satunya juga berumur 98 tahun, dan
tidak sakit!"
-Merebut Pekerjaan Orang Lain
Kepala Sekolah marah-marah ketika melihat lantai teras di kelas
II-A penuh kotoran.
"Siapa yang piket hari ini?" ia bertanya pada para siswa yang
berkerumun di depan kelas. Beberapa siswa langsung mengacungkan jari.
"Kenapa kalian tidak menyapu lantai teras kelas ini?"
Salah seorang siswa berdiri dan mencoba menjelaskan duduk perkaranya.
"Maaf, Pak. Sewaktu akan saya bersihkan tadi, saya dipandangi terus-
menerus oleh tukang kebun di sekolah kita. Seolah-olah saya dituduh merebut
lapangan pekerjaannya, Pak. Ya, jadi saya tidak jadi menyapu, Pak!"
Dapur
Paling Bersih di Bandar
Sepasang suami istri merayakan ulang tahun perkahwinannya dengan
makan malam di sebuah restoran. Ketika mereka hendak meninggalkan restoran
tersebut, mereka ditanya oleh pemilik restoran yang berdiri di pintu.
Pemilik : "Bagaimana perasaan Anda terhadap hidangan dan layanan
kami?"
Lelaki : " Ada
satu perkara yang boleh saya katakan... Anda memiliki dapur yang paling bersih
di bandar ini."
Pemilik : "Dapur yang paling bersih?... Anda kan tidak pergi ke dapur.
Bagaimana Anda
boleh tahu yang dapur kamilah yang paling bersih?"
Lelaki : "Sebab.. Semua makanan yang kami makan berbau sabun.
-Kisah Razak Membeli Ayam Panggang
Razak pergi ke sebuah restoran kegemarannya dan memesan ayam
panggang seekor. Beberapa minit kemudian pesanannya sampai... Tapi sedang dia
menikmatinya makanannya, pelayan yang lain menghampirinya dan berkata
"Maaf, Encik... Itu sebenarnya pesanan lelaki yang ada di sana itu. Dan ini
merupakan stok ayam
terakhir yang kami ada... Maaf ya Encik."
Razak menoleh ke arah lelaki yang ditunjuk, ternyata badannya besar dan gagah..
lalu berkata,"Kerana terlanjur sudah makan sedikit..jadi ayam ini milik
saya. lagi pun saya juga membayarnya. "
Sementara si pelayan restoran nampak kebingungan, lelaki gagah tadi dengan
wajah marah sambil membawa pisau menghampiri Razak.
"Hai budak.. jangan sentuh lagi..!! Apapun yang akan engkau lakukan
terhadap ayam itu akan aku lakukan juga terhadap engkau. Kalau kau potong
kakinya, aku akan potong kaki engkau. Kalau engkau potong perutnya, aku akan
potong juga perutmu. Pendek cerita... apapun yang engkau lakukan, akan aku
lakukan juga pada engkau."
Razak terdiam beberapa minit... lalu perlahan-lahan Dia mengangkat ayamnya,
membawa ke mulutnya dan menjilat bontot ayam tersebut...
Kisah
Razak Membeli Ayam Panggang
Razak pergi ke sebuah restoran kegemarannya dan memesan ayam
panggang seekor. Beberapa minit kemudian pesanannya sampai... Tapi sedang dia
menikmatinya makanannya, pelayan yang lain menghampirinya dan berkata
"Maaf, Encik... Itu sebenarnya pesanan lelaki yang ada di sana itu. Dan
ini merupakan stok ayam terakhir yang kami ada... Maaf ya Encik."
Razak menoleh ke arah lelaki yang ditunjuk, ternyata badannya besar dan gagah..
lalu berkata,"Kerana terlanjur sudah makan sedikit..jadi ayam ini milik
saya. lagi pun saya juga membayarnya. "
Sementara si pelayan restoran nampak kebingungan, lelaki gagah tadi dengan
wajah marah sambil membawa pisau menghampiri Razak.
"Hai budak.. jangan sentuh lagi..!! Apapun yang akan engkau lakukan
terhadap ayam itu akan aku lakukan juga terhadap engkau. Kalau kau potong
kakinya, aku akan potong kaki engkau. Kalau engkau potong perutnya, aku akan
potong juga perutmu. Pendek cerita... apapun yang engkau lakukan, akan aku
lakukan juga pada engkau."
Razak terdiam beberapa minit... lalu perlahan-lahan Dia mengangkat ayamnya,
membawa ke mulutnya dan menjilat bontot ayam tersebut...
Sakit
-Sakit Jiwa
Seorang lelaki sakit mental menganggap dirinya adalah jagung dan
terlalu takut dengan ayam. Jika ternampak haiwan itu, dia akan lari lintang
pukang kerana menyangka ayam akan memakannya. Akhirnya, lelaki itu dimasukkan
ke rumah sakit jiwa. Setelah beberapa bulan, doktor pun melakukan ujian ke atas
lelaki itu bagi mengenal pasti apakah dia telah pulih ataupun tidak.
Doktor : Adakah kamu tahu siapa diri kamu
sekarang?
Lelaki : Ya doktor.
Doktor : Siapa kamu sebenarnya.
Lelaki : Saya ini manusia doktor.
Doktor : Ya ke? Bukan jagung?
Lelaki : Bukan, saya manusia doktor.
Doktor : Kamu takut dengan ayam?
Lelaki : Tidak doktor.
Doktor : Hmm..bagus. Nampaknya kamu dah sembuh.
Lelaki : Tapi doktor, saya ada satu pertanyaan.
Doktor : Apa dia?
Lelaki : Ayam tahu tak yang saya ni dah berubah jadi manusia.
Doktor
: "??$$??"
-Don't Worry Masih Banyak di My Country
Masa aku balik dari Singapore menaiki keretapi adalah tiga orang
yang duduk bersama, dua didepan aku satu kat sebelah. Yang kat depan aku ni,
orang American dan disebelahnya orang Cuba. Sebelah aku pulak orang Bangladesh.
Dalam perjalanan tu kami pun berborak-boraklah pasal negara sendiri...borak
punya borak, tiba-tiba si American ni pun keluarkan duit dollar dia lalu
dibakarnya, dikeluarkannya sebatang rokok lalu dibakarnya rokok itu dengan duit
tadi, lepas tu dibuangnya duit itu keluar. Terkejutlah semua melihat kelakuan
Mat salleh tu tadi... bertanyalah si orang Cuba tadi "Why you do that
for?". Dengan selamba mat salleh tu menjawab "Don't worry, I got a lot
american dollar in my country".
Tercengganglah masing-masing. Belum habis tercenggang, si Cuba ni pun tiba-tiba
mengeluarkan sebatang curut (curut Cuba adalah antara yang termahal didunia)
lalu dinyalakannya. Belum sempat beberapa sedut, terus dia membuangnya keluar
tingkap...
"Why you do that for" kata american tadi... "Don't worry, i got
a lot cigar in my country".
Terkejutlah aku dibuatnya. Masa tu aku tengok Bangladesh tu tengah pikir apa
nak dibuat pulak. Masa dia tengah fikir. Aku pun apa lagi... tangkap Bangla tu
terus aku campak ke luar tingkap....belum sempat dia orang tanya lagi aku pun
cakap lah...,
"DON'T WORRY, I GOT A LOT BANGLADESHIS IN MY COUNTRY"
--- End Message ---