He..he.. Abah Salam lagi kecapaian soale tgl 26 Des ke Yogya ketemuan sama 
Ririn di Amplaz, Yogya. recana awal sih mau ketemuan di Purwokerto tapi yang 
dicari teryata di Yogya. Alkhamdulillah hari itu juga bisa bezoek Sugiatno ke 
rumahnya di Purwomartani, kalasan, Yogya. Meski sakit (sementara badan mati 
separo dari pusar ke bawah) beliau nampak sangat gemuk serta sangat tegar dan 
sabar serta pasrah menerima cobaan, kelihatan lebih banyak omongnya 
dibandingkan saat sma, cocok dengan profesinya sebagai orang proyek. saya 
sebenarnya bawa kamera tapi rasanya nggak tega untuk ngambil gambarnya. Mohon 
doanya mudah2an beliau cepat sembuh dan dikuatkan iman amien. kemarin abah 
salam juga ke yogya lagi untuk jagong manten tapi nggak mampir, cuma smsnya 
saja yang masuk. itu dulu ya infonya ini soalnya lagi kena pilek.

Wassalam,
Mudasir 
Department of Chemistry
Faculty of Mathematics and Natural Sciences,
Gadjah Mada University, Sekip Utara
PO Box Bls 21, Yogyakarta 55281
Indonesia
HP:(+62)-811-251267 
Fax:(+62)-274-545188




________________________________
From: Edy Barlianto <[email protected]>
To: M. Mudasir <[email protected]>; [email protected]; AGUS ARDIAN 
<[email protected]>
Cc: Salam <[email protected]>; Ardhini Maharning <[email protected]>; Atik 
<[email protected]>; Edi Budi <[email protected]>; Markamah 
<[email protected]>; Muktiaji <[email protected]>; Raden 
Mirwanto <[email protected]>; Sih Riyanto <[email protected]>; 
Sudiartono <[email protected]>; Suleman <[email protected]>; 
Swasanti Pranasari <[email protected]>; Aloysius Purnomo 
<[email protected]>; imans <[email protected]>; Novel 
<[email protected]>; lina <[email protected]>; nung 
<[email protected]>; mykendal <[email protected]>; 
[email protected]
Sent: Friday, December 26, 2008 2:51:02 PM
Subject: Re: Acara pul-kumpul



Wuih....

Rasane singkat banget ketemuan kemaren, nyesel teko telat, lha ndadak kebanan 
2x barang

mbuh kok akeh sing lali. mungkin temen2 sudah pada mlenuk lemu2 dadi berubah, 
atau memang daya ingatku sing wis lemah. terutama mukti, jian klalen tenan 
"saiki wis gede" jenggoten pisan, dasir yo batuke wis ombo tenan, yulfi 
andeng2e ilang, tatik kudungan dadi kritinge ra ketok. Purnomo saiki malah 
luwih ganteng ketimbang waktu sma mbiyen.

sing seh gampang dikenali yo partono, zaenal, atik karena ada tanda fisik sing 
isih tetep ono. Juga soleman sing sih ajeg arab, gampang dikenal 
huahahahaha..... kelingan mbiyen nguyuh bareng dadi minder aku man!!!

soal mailinglist pesenane dokter kewan, insyaallah tgl 2 wis beres. programerku 
cuti sampe tgl 1 jeh.

trs rencana ketemu maneh kpn? abah salam kok rung mengumumkan secara resmi 
susunan kabinet alumni 82 to?

ngono sik yoh

Barli




--- On Tue, 12/23/08, AGUS ARDIAN <[email protected]> wrote:

From: AGUS ARDIAN <[email protected]>
Subject: Re: Acara pul-kumpul
To: "M. Mudasir" <[email protected]>, [email protected]
Cc: "Salam" <[email protected]>, [email protected], "Ardhini Maharning" 
<[email protected]>, "Atik" <[email protected]>, "Edi Budi" 
<[email protected]>, "Markamah" <[email protected]>, "Muktiaji" 
<[email protected]>, "Raden Mirwanto" <[email protected]>, "Sih 
Riyanto" <[email protected]>, "Sudiartono" 
<[email protected]>, "Suleman" <[email protected]>, "Swasanti 
Pranasari" <[email protected]>, "Aloysius Purnomo" 
<[email protected]>, "Edy Barlianto" <[email protected]>, "imans" 
<[email protected]>, "Novel" <[email protected]>, "lina" 
<[email protected]>, "nung" <[email protected]>, "mykendal" 
<[email protected]>, [email protected]
Date: Tuesday, December 23, 2008, 2:19 PM


 
Untuk Prof Muda'Sir'.. wis pokoke 
beress
Njaluk'e opo wae ta turuti, asal ojo njaluk anak 
bojoku.. hikhikhik.
All Rekans.. sampai jumpa di KENDAL 
!!!
AA
 
----- Original Message ----- 
From: M. Mudasir 
To: [email protected] 
Cc: AGUS ARDIAN ; Salam ; [email protected] ; Ardhini  Maharning ; Atik ; Edi 
Budi ; Markamah ; Muktiaji ; Raden Mirwanto ; Sih Riyanto ; Sudiartono ; 
Suleman ; Swasanti Pranasari ; Aloysius Purnomo ; Edy  Barlianto ; imans ; 
Novel ; lina ; nung ; mykendal ; [email protected] 
Sent: Tuesday, December 23, 2008 1:57  PM
Subject: Acara pul-kumpul

Ass. wr.  wb.,
Yth. sedulur-sedulur,
Wah kok sepi banget yo, opo kabeh dho  persiapan pul-kumpul terus dho ning 
salon yo. Abah salam terimakasih undangan  pul-kumpulnya lewat sms. Wee lha 
ternyata gedhen tho nganggo mangan-mangan  barang. lumayan no iso ngirit mangan 
awan. Gedhobrak tiwas seneng-seneng, lha  dalah jebule anak-anakku libure mulai 
tanggal 30 Des, tanggal 27 baru terima  rapot. Lha gandeng wis kadung janji, 
aku terpaksa sesuk sore ngebis patas wae  dari yogya, lha cilakane maneh sesuk 
kuwi yo ndilalah ono rapat mulai jam  15.00, mugo-mugo ora molor, mudah-mudahan 
besok malam wis tekan kaliwungu,  terus kamis pagi jam 10:30 nyegat abang 
Ardian di pinggir jalan, selesai makan  di RM Ardilla sekalian balik Yogya 
minta dianter abang AA ke Agen Patas dan  besoknya bisa hadir Jagong Manten. 
Begitu rencana saya boss-boss. Kalau rapat  besok molor ya berarti dari Yogya 
kamis pagi langsung menuju RM Ardilla.  Syukur kalau abang AA bisa jemput saya 
di Banyumanik, he...he....terus nginep
  semalam di Kaliwungu
Ini saya tambahkan e-mail dari Zaenal Abidin ([email protected]), ternyata 
beliau juga  di Yogya, ngajar di  STTN  Batan Jl Babarsari, katanya beliau juga 
akan plg kendal 25-26 des ini silahkan  abah salam undang ke acara pul-kumpul 
lewat HP: 081328010303.

Sampai  Jumpa 2 hari lagi, InsyaAllah.

Wassalam,

Mudasir 
Department of Chemistry
Faculty of Mathematics and Natural Sciences,
Gadjah Mada University, Sekip Utara
PO Box Bls 21,
 Yogyakarta 55281
Indonesia
HP:(+62)-811-251267 
Fax:(+62)-274-545188




________________________________
 From: kendil <[email protected]>
To: M. Mudasir <[email protected]>
Cc: AGUS ARDIAN <[email protected]>; Salam  <[email protected]>; 
[email protected]; Ardhini Maharning  <[email protected]>; Atik  
<[email protected]>; Edi Budi  <[email protected]>; Markamah  
<[email protected]>;  Muktiaji <[email protected]>;  Raden 
Mirwanto <[email protected]>; Sih Riyanto  <[email protected]>;  
Sudiartono <[email protected]>; Suleman  <[email protected]>; 
Swasanti Pranasari  <[email protected]>; Aloysius Purnomo  
<[email protected]>; Edy Barlianto  <[email protected]>; imans 
<[email protected]>; Novel  <[email protected]>; lina 
<[email protected]>; nung  <[email protected]>; mykendal  
<[email protected]>
Sent: Wednesday, December 17, 2008  9:44:13 AM
Subject: Warga  Kebanggaan SMA KENDAL'82


Wa'alaikumsalam sensei 

Kebanggaan Profesor Dasir  adalah kebanggaan kita semua, tidak hanya keluarga 
tentunya teman,  tetangga, bahkan warga KOL yang hanya sekedar kenal didunia 
maya   dan belum tentu tahu wajah peni'mat indahnya bintang gemintang di  
langit.

Kapan berangkat ke Negeri Sakura lagi,  Dasir-san
Berharap hasil penelitiannya dapat diaplikasikan ke pasien  meski "masih 10 
tahun lagi baru bisa  diaplikasikan". saya termasuk yang menunggu, istriku 
nggak mau  dikemotherapy karena dari bincang-bincang sesama penderita masih 
50:50,  seperti kata Profersor Mudasir, "kemoterapi tidak hanya mematikan 
sel-sel  kanker, tapi juga merusak sel-sel yang sebenarnya  sehat".

Teruslah berjuang Prof. sumbangsihmu ditunggu dan  terus menjadi kebanggaan 
semua warga Kendal.  

doumo  arigatou gozaimasu
kendil, kami suhartadi


--- Pada Sel,  16/12/08, M. Mudasir <[email protected]> menulis:

Dari:  M. Mudasir <[email protected]>
Topik: Re: Address e-mail  KENDAL'82
Tanggal: Selasa, 16 Desember, 2008, 4:51 PM


 
Ass.  wr. wb.
Mas Kami, terimakasih dan sumonggo kalau mau diteruskan ke  kendal on-line, 
dulu kayaknya sudah pernah diinformasikan ke KOL.  Catatan untuk temen-teman, 
sebenarnya yang diceritakan di koranagak  sedikit dilebih-lebihkan supaya layak 
muat, kenyataannya ya sebenarnya  biasa-biasa saja kok. di bawah ini ada 
artikel senada yang dimuat di  Koran Tempo Edisi 26 November 2008. Tidak 
bermaksud untuk pamer,  sekedar berbagi pengalaman, mudah-mudahan ada 
manfaatnya.


Bintang di Langit Mudasir
Menemukan senyawa untuk kemoterapi yang tidak  merusak sel sehat penderita 
kanker.
Perjalanan hidup Prof Drs Mudasir M. Eng, PhD, tampak sempurna.  Gelar 
akademiknya lengkap, berderet. Belum lagi predikat yang  membanggakan: Dosen 
Berprestasi III Nasional 2008. Ia juga harus  selalu hidup di dua negara 
berbeda: Indonesia dan Jepang, guna  memenuhi kewajibannya sebagai peneliti. 
"Tentu saya bangga dan bersyukur atas semua itu. Tapi, jujur, saya  tak pernah 
membayangkan bisa seperti ini," kata Kepala Laboratorium  Kimia Analis di 
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam  Universitas Gadjah Mada ini, di 
ruang kerjanya kemarin. 
Lelaki kelahiran Desa Nolokerto, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten  Kendal, Jawa 
Tengah, 19 Agustus 1963, ini tak pernah membayangkan  dirinya bisa menggenggam 
sederet prestasi seperti saat ini. Jangankan  gelar doktor dan profesor, 
"Ketika lulus SD saja saya nyaris tak  melanjutkan sekolah," katanya. 
Sebagai sulung dari empat bersaudara, Mudasir nyaris tak bisa  meneruskan 
pendidikan. Hanya dengan tekad kuatlah ia bisa meneruskan  pendidikan. "Ayah 
meminta agar saya meneruskan ke madrasah, bukan  sekolah umum. Saya kemudian 
menawarkan jalan tengah. Pagi saya tetap  sekolah di madrasah seperti keinginan 
orang tua, sore hari saya  sekolah di SMP Islam di kota kecamatan," tuturnya. 
Sejak kecil, Mudasir sebenarnya berangan-angan menjadi seorang  ilmuwan. Itu 
gara-gara ia sering menatap bintang-bintang di langit.  "Saat kecil, belum ada 
listrik di daerah saya. Satu-satunya hiburan ya  hanya memandangi 
bintang-bintang di langit. Saat itu saya sempat  berangan-angan ingin menjadi 
astronom," katanya. 
Toh dengan fasilitas yang terbatas, Mudasir mampu menyelesaikan  pendidikan SMP 
dengan predikat pemegang peringkat pertama. Prestasi  itulah yang kemudian 
mengantarnya ke SMA I Kendal hingga lulus pada  1982. Kalaupun akhirnya Mudasir 
bisa meneruskan pendidikannya ke  perguruan tinggi, itu semata-mata karena ia 
diterima tanpa tes melalui  jalur Perintis 2. 
"Saya memilih jurusan kimia dan matematika di UGM karena kebetulan  di dua mata 
pelajaran itu nilai saya bagus," katanya. Mudasir terpaksa  mengubur 
cita-citanya menjadi astronom karena lamarannya ke Astronomi  ITB ditolak. 
Gelar Sarjana Kimia ia peroleh pada 1987. Ia pun langsung mendapat  tawaran 
menjadi staf pengajar di fakultasnya. Gelar S-2 dan S-3 bidang  kimia 
diperolehnya di Keio University, Tokyo, Jepang, masing-masing  pada 1993 dan 
1999. Sedangkan gelar profesor disandangnya sejak  Desember 2006. 
Sepulang dari Keio University pada 1999, Mudasir sempat mengalami  frustrasi. 
Dua tahun proposal penelitiannya ke Direktorat Pendidikan  Tinggi (Dikti) dan 
Riset Teknologi tak pernah tembus. Tak pernah ada  pihak yang mau membiayai 
usulan-usulan penelitiannya. "Saya sempat  frustrasi," katanya. 
Mudasir akhirnya menemukan sumber persoalan. Ternyata usulan  penelitian harus 
disertai dengan aplikasinya. Masalahnya, aplikasi  penelitian Mudasir memang 
masih sangat jauh. "Waktu itu saya masih  terlalu lugu," katanya. 
Kiatnya itu ternyata ampuh. Sejak 2001 hingga saat ini ia tak  pernah gagal 
memperoleh sponsor penelitian. Tidak hanya di Indonesia,  Mudasir bahkan secara 
rutin melakukan penelitian di Keio University,  Tokyo, Jepang. Juli, Agustus, 
dan September adalah saat-saat Mudasir  berada di Keio University, Jepang, 
untuk meneruskan penelitiannya. 
Saat ini Mudasir tengah sibuk melakukan penelitian mencari senyawa  kimia yang 
dapat berfungsi sebagai antitumor dan antikanker. Tumor  atau kanker, kata 
Mudasir, pada dasarnya adalah perkembangan sel yang  tak terkontrol. Kelak, 
hasil penelitiannya itu akan bermanfaat bagi  kemoterapi yang aman dalam proses 
penyembuhan kanker. 
Selama ini, menurut Mudasir, kemoterapi tidak hanya mematikan  sel-sel kanker, 
tapi juga merusak sel-sel yang sebenarnya sehat.  Kerusakan ini, salah satunya 
ditandai dengan rontoknya rambut  penderita kanker yang sedang menjalani proses 
kemoterapi. Kelak,  penelitian yang sedang dilakukan Mudasir ini akan 
menghasilkan sebuah  senyawa khusus untuk kemoterapi yang tidak merusak sel-sel 
sehat  penderita kanker. 
Ada tiga alasan yang diajukan Mudasir tentang mengapa penelitian  ini harus 
dilakukan di Keio University, Tokyo, Jepang. Pertama, di  Indonesia, masih 
susah mendapatkan ligan (senyawa antikanker) sebagai  bahan utama 
penelitiannya. Kedua, di Indonesia belum ada spectrophotometer yang dilengkapi 
dengan kontrol suhu dan  pengaduk sel yang sangat dibutuhkannya. 
Ketiga, akses literatur di Indonesia tentang hal-hal yang berkaitan  dengan 
materi penelitiannya masih sangat sulit. "Di Keio University,  saya bisa dengan 
gampang mendapatkan literatur yang dibutuhkan.  Universitas telah melanggankan 
semua jurnal ilmiah yang dibutuhkan,"  kata Mudasir. 
Mudasir mengakui, babak akhir penelitiannya hingga bisa  diaplikasikan dalam 
proses kemoterapi masih cukup jauh. "Mungkin masih  10 tahun lagi baru bisa 
diaplikasikan. Itu pun saya tak bisa melakukan  penelitian sendiri, harus 
bekerja sama dengan ahli-ahli lain di bidang  farmasi, kedokteran, dan 
biologi," paparnya. 
Meski perjalanannya masih jauh, penelitian itulah yang mengantar  Mudasir 
meraih predikat Dosen Berprestasi III Nasional 2008.  Penghargaan bergengsi itu 
diterimanya dari Dirjen Dikti Depdiknas,  Fasli Djalal, pada Agustus 2008 lalu 
di Jakarta. "Tentu saja saya  bangga dan tersanjung dengan penghargaan ini 
karena selama ini  peneliti tak pernah mendapat pengakuan seperti itu," 
ujarnya. 
Sebagai peneliti, Mudasir mengaku tak pernah membayangkan bakal  memperoleh 
penghargaan bergengsi seperti itu. Apalagi ia tak pernah  melamar untuk ikut 
seleksi pemilihan dosen berprestasi. "Saya disurati  UGM agar ikut pemilihan 
dosen berprestasi," katanya. 
Anak Desa Nolokerto yang suka memandang bintang di langit itu kini  telah 
menjadi peneliti kelas dunia. HERU CN 
BIODATA: 
Nama: Prof Drs Mudasir M. Eng.,  PhD 
Kelahiran: Kendal, 19 Agustus 1963 
Alamat: Sinduharho, Ngaglik, Sleman, DIY 
Jabatan: Kepala Laboratorium Kimia Analis FMIPA UGM 
Istri: Dhoriva Urwatul Wutsqa 
Anak: Hana Asyifa Rahmawati Aisyiah Muhammad Aulia  Irsyad 
Penghargaan: Dosen Berprestasi III Nasional 2008 Best  International 
Publication Award, UGM, 2007

 Mudasir 
Department of Chemistry
Faculty of  Mathematics and Natural Sciences,
Gadjah Mada University, Sekip  Utara
PO Box Bls 21, Yogyakarta  55281
Indonesia
HP:(+62)-811-251267 
Fax:(+62)-274-545188 




________________________________
 
 
________________________________
 Nikmati chatting lebih sering di blog dan situs web 
Gunakan Wizard Pembuat Pingbox Online

*****************************************
Flexi-Gratis bicara sepanjang waktu se-Jawa Barat,
Banten dan DKI Jakarta.

Speedy-Gratis Internetan unlimited dari Pkl. 20.00
s/d 8.00 se- Jabodetabek, Banten, Karawang dan
Purwakarta
***************************************** 
*****************************************
Flexi-Gratis bicara sepanjang waktu se-Jawa Barat,
Banten dan DKI Jakarta.

Speedy-Gratis Internetan unlimited dari Pkl. 20.00
s/d 8.00 se- Jabodetabek, Banten, Karawang dan
Purwakarta
*****************************************  



      

Kirim email ke