Israel memang laknatullah

--- Pada Sab, 17/1/09, Asrofi <[email protected]> menulis:

Dari: Asrofi <[email protected]>
Topik: [kendal-online] Prajurit Israel: Mengakui Militer Menerapkan Taktik 
Perang Brutal
Kepada: [email protected]
Tanggal: Sabtu, 17 Januari, 2009, 9:46 PM






Israel ternyata memang menerapkan taktik perang yang sadis dalam
agresinya ke Jalur Gaza. Mereka menerapkan taktik bahwa semua yang ada
di Gaza sekarang, adalah musuh Israel.

Tak heran jika tentara-tentara Zionis itu tidak segan-segan
membombamdir dan menembaki warga sipil, anak-anak, perempuan bahkan
petugas medis, pekerja bantuan kemanusiaan bahkan wartawan.

Hal ini terungkap dari penuturan sejumlah tentara Israel yang sedang
menjalani masa istirahat dan baru saja kembali dari tugas di Jalur
Gaza. Alon, Seorang prajurit Israel berpangkat Letnan pada Times,
bercerita, ketika ia dan pasukannya masuk ke sebuah jalan di kamp
pengungsi Jabaliya di utara Gaza, mereka diperintahkan untuk tidak
segan-segan menembak apa saja dan siapa saja.

"Kami memperlakukan semuanya sebagai musuh. Kami hanya diperintahkan
untuk menembak dan tidak banyak tanya," ungkap Alon.

Selama 19 hari serangan brutal Israel, jumlah warga Palestina yang
gugur syahid sudah mencapai 1.025 orang dan 5.000 orang lainnya
luka-luka. Sumber-sumber medis di Gaza mengungkapkan, diantara korban
syahid 315 diantaranya anak-anak dan 100 orang perempuan.

Dengan taktik perang brutal yang diterapkan Israel, warga Gaza tak
bisa berbuat banyak, mereka terperangkap di Gaza dan tidak bisa
mengungsi ke tempat aman, karena perbatasan-perbatas an semuanya ditutup.

Prajurit Israel lainnya, Letnan Kolonel Yehuda mengungkapkan, tindakan
pasukan Zionis masuk ke gedung-gedung sambil melepaskan rentetan
tembakan sudah menjadi praktek standar bagi pasukan Israel. "Pernah
terjadi, sebuah gedung terbakar dan kami harus menyelamatkan pasukan
kami secepatnya," kata Yehuda.

Meski demikian, sejumlah tentara Israel mengaku shock melihat
kerusakan yang mereka timbulkan dalam serangan ke Jalur Gaza. "Kondisi
Gaza hancur lebur seolah-olah kami membombardirnya selama
bertahun-tahun, padahal kami baru beberapa minggu saja melakukan
serangan. Anda tidak bisa membayangkan bagaimana kerusakan yang telah
kami lakukan," kata Alon

"Saya bukan orang baru di kemiliteran. Dua saudara lelaki saya
bertugas di unit tempur yang menyaksikan serangan ke Gaza. Saya bisa
katakan bahwa ini adalah serangan paling agresif yang pernah kami
lakukan untuk melawan para pejuang Palestina," sambungnya.

Tentara-tentara Israel itu juga mengakui bahwa mereka menggunakan
senjata kimia fosfor putih untuk membombadir target-target di Gaza.
Pengakuan para tentara Israel itu mematahkan bantahan Israel yang
menolak tuduhan bahwa militernya menggunakan senjata kimia berbahaya
dan terlarang.

Seorang prajurit Israel mengklaim bahwa mereka menggunakan senjata
kimia itu dengan bertanggung jawab. "Senjata itu sudah sering
digunakan," kata prajurit tadi.
(ln/iol)http://eramuslim. com/berita/ dunia/prajurit- israel-akui- 
militer-terapkan -taktik-perang- brutal.htm

 














      Mencari semua teman di Yahoo! Messenger? Undang teman dari Hotmail, Gmail 
ke Yahoo! Messenger dengan mudah sekarang! http://id.messenger.yahoo.com/invite/

Kirim email ke