Sekitar tahun '96 ketika alun-alun kawedanan kaliwungu selesai di renovasi dan 
ditata dengan bentuk yang mungkin cukup wagu krn waktu itu masih belum tembus, 
terhadang bangunan di pojok timur utara (titipan sepeda), ada ruang publik yang 
bisa memuaskan masyarakat untuk berinteraksi atau sekedar menghabiskan malam di 
tengah padang "savana" hehe....belum tersekat oleh ruang-ruang komersialisasi, 
rumput tampak hijau ranum bagai karpet khatulistiwa. Tapi lihatlah kondisi 
sekarang ini, komersialisasi di tiap jengkal lahan yang ada, manusia berkerumun 
seperti sesak nafas, tak ada kegiatan santai di atas padang "savana", rumputpun 
enggan untuk tumbuh meski sekarang musim hujan. Salah siapa ini? atau mungkin 
hanya imbas dari kebutuhan manusia akan materi sehingga ruang publik dijamah 
dan diperkosa dengan tanpa kenal lelah? Entah kapan ruang publik ini akan 
menjadi seperti dulu lagi...............


      Buat sendiri desain eksklusif Messenger Pingbox Anda sekarang! Membuat 
tempat chat pribadi di blog Anda sekarang sangatlah mudah. 
http://id.messenger.yahoo.com/pingbox/

Kirim email ke