Akan saya coba urun rembug, tapi ini tidak dilandasi dengan referensi yang memadai, just guess.
Embun pada kaca dalam mobil tak ber-AC terjadi karena perbedaan suhu di luar dan di dalam mobil. Saat hujan suhu di luar mobil turun dengan cepat, sedangkan di dalam mobil menjadi semakin panas: dari mesin mobil dan nafas para penumpang. Karena suhu luar dingin, suhu kaca yang berhubungan langsung dengan udara luar juga ikut dingin, akibatnya uap air yang menempel pada kaca mengembun. Untuk mobil ber AC tentu saja hal ini tidak terjadi karena suhu di dalam lebih dingin dari suhu di luar. embun justru akan terjadi di kaca luar kalau suhu di dalam sangat dingin, tetapi karena ada wiper akan dengan mudah dihilangkan. Kaca terbuat dari oksida logam utama SiO2 (silika) yang sangat mudah menyerap uap air, seperti hal-nya kotak kue atau makanan kecil yang umumnya di dalamnya dimasukkan silika gel untuk menyerap air agar tidak lembab sehingga makanan tidak mudah menjamur. Mengoleskan shampoo tujuannya adalah melapisi/menutupi permukaan kaca agar tidak mudah lagi menyerap uap air sehingga tidak terjadi pengembuanan. lebih dari itu, shampoo kelihatannya terbuat dari surfactan sebagaimana halnya detergent yang mempunyai sisi polar (hidrofilik) dan nonpolar (hidrophobik). ketika sampo ini dioleskan ke kaca sisi polar akan mengarah ke kaca karena permukaan kaca juga polar sedangkan sisi non-polar (hidofobik: tidak suka air) mengarah keluar. Jadi dengan dioleskannya shampoo tidak saja permukaan kaca menjadi tertutup tetapi juga menyebabkan uap air enggan mendekat (karena tidak suka dengan sisi nonpolar shampoo), maka selamatlah kaca dari embun, begitu perkiraan saya. Untuk helm cakil, saya nggak yakin it gonna work sebab umumnya kaca depan terbuat dari plastik bukan dari gelas/kaca, tetapi tidak ada jelaknya, siapa tahu perkiraan saya salah. WaLLahu A'lam, Mudasir Department of Chemistry Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Gadjah Mada University, Sekip Utara PO Box Bls 21, Yogyakarta 55281 Indonesia HP:(+62)-811-251267 Fax:(+62)-274-545188 ________________________________ From: muhamad kundarto <[email protected]> To: [email protected] Sent: Monday, February 9, 2009 4:04:03 PM Subject: Re: [kendal-online] Hujan, Embun, Kaca Bis, dan Shampoo Anti Ketombe (KOK BISA YA???) aku juga sering lihat itu, setahuku hujan bersifat asam dan shampoo bersifat basa, jadinya netral deh... atau mungkin samphoo anti terhadap pembentukan embun namun proses kimianya belum tahu daku hehhee.... --- On Fri, 2/6/09, Arlies Bayu <bay_...@yahoo. com> wrote: From: Arlies Bayu <bay_...@yahoo. com> Subject: [kendal-online] Hujan, Embun, Kaca Bis, dan Shampoo Anti Ketombe (KOK BISA YA???) To: "kendal-online" <kendal-online@ yahoogroups. com> Date: Friday, February 6, 2009, 10:14 PM Sedikit cerita, mungkin bisa bermanfaat bagi teman2 yang punya mobil non AC.. Saat musim hujan tiba, masalah yang biasa dihadapi oleh pengguna kendaraan bermotor adalah hujan. Saat hujan tiba berbagai ancaman mengincar pengguna kendaraan bermotor, mulai dari banjir, jalan yang berlubang dan jalan licin, bahkan mungkin jalan longsor di beberapa daerah. Ancaman tersebut tak pandang bulu bisa mengincar siapa saja, baik itu kendaraaan roda dua, mobil atau bis. Masalah utama pangguna kendaraan roda dua adalah kehujanan. Ada beberapa alternatif menyikapi hujan bagi pengguna kendaraan bermotor yaitu berteduh, melanjutkan perjalanan dengan menggunakan jas hujan, atau nekat melanjutkan perjalanan tanpa jas hujan (ini dia yang sering saya lakukan, pengalaman kehujanan dari cirebon sampai kendal..mantab men). Untuk pengguna mobil dan bis mungkin tidak akan merasakan penderitaan sesadis pengguna sepeda motor (kecuali moil tanpa atap), tapi mungkin beberapa pengguna mobil atau bis akan merasakan suatu fenomena yang kerap muncul saat hujan tiba. Salah satunya adalah embun pada kaca mobil atau bis yang tidak ber AC. Untuk mobil atau bis ber AC mungkin embun ini tidak akan muncul asalkan AC mobil atau bis dapat menyesuaikan dengan udara di luar. Embun ini sangat menggangu pengemudi mobil atau bis yang tidak ber AC. Sehingga kerap kali adegan "ngelapi koco" dilakukan. Ada pengalaman unik saat di kampung halaman kemarin. Waktu itu saya dari Semarang mau pulang ke Boja. Saya putuskan untuk naek mini bus jurusan Semarang - Boja. Saya memilih duduk di depan, di pinggir pintu depan. Alasan saya memilih posisi ini bukan karena ingin melihat sang driver beraksi, tapi karena ingin terhindar dari desak-desakan penumpang. Saat itu hujan mulai turun, embun pun mulai muncul di bagian dalam kaca depan bus tersebut. Sejenak sang driver menghentikan bis dan mengambil SHAMPOO ANTI KETOMBE. Saya pikir akan digunakan untuk membersihkan kaca bagian luar yang awalnya penuh debu, tapi ternyata di gunakan untuk membersihkan kaca bagian dalam. Dengan sehelai KAIN PEL kering yang dibahasi dengan sedikit air hujan, SHAMPOO ANTI KETOMBE ini di oleskan secara merata di kaca depan bagian dalam. Wal hasil..Perjalanan dari Semarang ke Boja Tidak terganggu oleh embun..KOK BISA YA???? Arlies Bayu Swastika 085640091151 / 081320480100 bay_...@yahoo. com

