FYI Salam,
Ery Wijaya http://erywijaya.wordpress.com/ ----- Forwarded Message ---- From: Agya Utama <[email protected]> To: Sipil 95 UNDIP <[email protected]>; PPI Thailand <[email protected]> Sent: Monday, 16 March, 2009 7:16:06 Subject: [PERMITHA] Rahasia kenapa banyak yang ingin jadi anggota DPR ----- Forwarded Message ---- From: Mahir BhayaXhoot <ma_y...@yahoo. com> To: TL-Usakti Groups <tl-usa...@yahoogrou ps.com>; PPI Belanda <PPI-Belanda@ yahoogroups. com>; Oisaa Group <oi...@yahoogroups. com> Cc: Rendy Balcony <rendy_asrial@ yahoo.com>; Baldy Balcony <baldy_mulia@ yahoo.com>; Ramzi Syaryf <r4...@yahoo. com>; Yazid Abd Kadir <tabur_2...@yahoo. com>; Antar Sungkar <antarsungkar@ ymail.com>; Ferry PDT <ferry_...@yahoo. com>; Achmad Bahanan <syarief.achmad@ yahoo.com> Sent: Friday, 13 March, 2009 15:40:38 Subject: [PPI-Belanda] OOT : Rahasia kenapa banyak yang ingin jadi anggota DPR Pemilu 2009 adalah pemilu terbanyak yang melibatkan caleg atau calon legislatif, Sebenarnya berapa sih gaji dari anggota DPR? Penerimaan anggota DPR terbagi menjadi tiga kategori, yaitu rutin perbulan, rutin non perbulan dan sesekali. Rutin perbulan meliputi : Gaji pokok : Rp 15.510.000 Tunjangan listrik : Rp 5. 496.000 Tunjangan Aspirasi : Rp 7.200.000 Tunjangan kehormatan : Rp 3.150.000 Tunjangan Komunikasi : Rp 12.000.000 Tunjangan Pengawasan : Rp 2.100.000 Total : Rp 46.100.000/bulan Total Pertahun : Rp 554.000.000 Masing-masing anggota DPR mendapatkan gaji yang sama. Sedangkan penerimaan nonbulanan atau nonrutin. Dimulai dari penerimaan gaji ke-13 setiap bulan Juni. Gaji ke-13 :Rp 16.400.000 Dana penyerapan ( reses) :Rp 31.500.000 Dalam satu tahun sidang ada empat kali reses jika di total selama pertahun totalnya sekitar Rp 118.000.000. Sementara penghasilan yang bersifat sewaktu-waktu yaitu: Dana intensif pembahasan rencangan undang-undang dan honor melalui uji kelayakan dan kepatutan sebesar Rp 5.000.000/kegiatan Dana kebijakan intensif legislative sebesar Rp 1.000.000/RUU Jika dihitung jumlah keseluruhan yang diterima anggota DPR dalam setahun mencapai hampir 1 milyar rupiah. Data tahun 2006 jumlah pertahun dana yang diterima anggota DPR mencapai Rp 761.000.000, dan tahun 2007 mencapai Rp 787.100.000. Woww.. pantas jika mereka mengejar kursi DPR, belum lagi dana pensiunan yang mereka dapatkan ketika tidak lagi menjabat. Sumber:www.kabarinews. com enaknya.. tidur dibayar, ga malu dengan gajinya ya bpk-bpk terhormat? SELAMAT MEMILIH WAKIL RAKYAT – 9 APRIL 2009 (PLEASE DO NOT MISS IT) – JANGAN SALAH PILIH

