wis pak ojo ngerokok meneh.. hihihi 2009/4/7 Yusuf Iskandar <[email protected]>
> > Jadi Penerjun Tidak Boleh Merokok > --------------------------------- > > Duduk lesehan berdua anak lelaki saya (Noval) di depan televisi menjelang > maghrib. Saluran TV One sedang menyiarkan diskusi tentang tragedi jatuhnya > pesawat Fokker-27 milik TNI AU di hanggar pangkalan udara Husein > Sastranegara kemarin siang. Di sela-sela dialog, ditayangkan rekaman > kegiatan prajurit TNI AU, di antaranya ada terjun payung. Anak saya tampak > serius memperhatikan adegan terjun payung massal oleh Paskhas TNI AU. > > Tiba-tiba Noval bertanya : "Pak..., bapak berani enggak terjun payung?". > Saya diam sesaat mecoba menerka-nerka kemana arah pertanyaan anak saya yang > satu ini yang seringkali tak terduga. > > "Kalau sekarang ya enggak berani", jawab saya kemudian. Rupanya jawaban itu > tidak memuaskan Noval. Dengan nada mengejek dia melanjutkan : "Wah, bapak > kan hobby petualangan, suka dengan tantangan, masak enggak berani ikut > terjun payung...". > > "Siwalan!", kata saya dalam hati. Jelas saya tidak terima diejek anak saya > begitu. Lalu saya mencoba menjelaskan dengan sabar : "Ya, seberani-beraninya > orang, sebelum melakukan kegiatan apapun, apalagi yang beresiko tinggi, > harus melakukan pelatihan terlebih dahulu. Tidak boleh begitu saja ikut ini, > ikut itu...", jawab saya. > > Noval masih belum puas dengan jawaban saya. Dia pun melanjutkan : > "Seandainya bapak ikut latihan dulu, apa bapak berani melakukan terjun > payung?". Waduh, modar aku...! Mendidih juga darah setengah tua saya. > > "Berani saja!", jawab saya tidak mau kalah. "Tapi di usia bapak sekarang, > ya jelas bapak tidak bisa". Jawaban ini membuat Noval jadi penasaran. > > "Memang kenapa?", tanyanya ingin tahu. > "Pertama, karena kondisi fisik bapak sudah menurun. Berbeda halnya kalau > sejak muda kondisi fisiknya memang terlatih untuk kegiatan terjun payung. > Kedua, bapak seorang perokok", jawab saya. > > "Ooo, seorang penerjun tidak boleh merokok ya...", kata Noval seakan-akan > memahami (meski saya tahu sebenarnya dia belum paham). > "Lha, iyalah", jawab saya merasa menang. > "Tapi kenapa ya, pak". Eh, masih ngeyel juga dia. > Asal-asalan saja saya menjawab : "Ya, karena susah..... Begitu meloncat > terjun dari pesawat terus menghisap rokok dalam-dalam lalu menghembuskan > asapnya ke langit. Pasti akan merepotkan sekali...". > "Aaaaaaaah.....", teriak Noval, bersamaan dengan kumandang adzan magrib > dari masjid dekat rumah. > > Yogyakarta, 7 April 2009 > Yusuf Iskandar > > http://yiskandar.wordpress.com > > > -- ASROFI Address 1 : Jl. RA Kartini No.14 Kebumen Sukorejo Kendal Jawa Tengah Address 2 : Jl. Attahiriyah No.33H Pejaten Barat Pasar Minggu Jakarta Selatan Address 3 : Ds. Getas Blawong Rt.02 Rw.04 Pageruyung Kendal Mobile : +6281 311 661 479 Yahoo : asrofism G-Talk : [email protected] Email : [email protected] Blog : www.asrofi.web.id Office : www.sentraproperty.com

