Anak saya kelas 1 SD. Mungkin ia menjadi salah satu korban tayangan t(e)v(e), 
bukan t(i)v(i). Akibat terlampau banyak dihantam tayangan hantu, anak saya 
menjadi penakut.
Ia takut tidur sendirian. Malam hari ke belakang sendiri tidak berani. 
pokoknya, malam hari merupakan saat yang membuat takut.
Saya hampir tidak mungkin mendampingi dia saat nonton teve. Melarangpun rasanya 
percuma. Sebaliknya sayapun bukan ahli untuk membuat ketakutannya hilang. 
Saya hanya bisa menjelaskan dan ngajak dia ngomong sesuai dengan pemahaman saya 
dan pertimbangan kepatutan buat dia.
Alhamdulillah, sekarang dia sudah jauh lebih enjoy saat malam hari. Tidur 
sendiri dengan lampu dimatikan tidak membuatnya takut lagi. Cuma ke belakang 
saat tengah malam aja dia masih membangunkan saya atau ibunya minta ditemeni 
karena toiletnya ada di luar rumah.
Kepada teman-temannya yang masih memprovokasi dengan ketakutan pada hantu, anak 
saya bilang, "Gak pantes kamu takut sama hantu, sama setan. Orang kamu sama 
Tuhan saja berani. Suruh sholat, gak sholat. Itu kan berani sama Tuhan. Takut 
sama setan itu sama dengan menyu-tu-ku-tu-kan (dia suka agak rancu menyebut 
kata 'menyekutukan') Tuhan."
Seorang teman saya tersenyum ketika dia kebetulan mendengar anak saya ngomong 
begitu. Lantas temen saya itu menyinggung kata sufisme.
Saya tidak paham masalah sufisme. Saya hanya bersyukur, anak saya tidak 
senantiasa ketakutan lagi sama hantu atau setan.
Tapi, kini anak saya mempunyai ketakutan lain. Itu yang kini sering menjadi 
bahan omongannya. "Yah, berani sama orang tua, gak mau dimintai tolong sama 
orang tua, itu sama juga berani sama Tuhan ya?"
Tampaknya masih akan panjang untuk menjawab semua pertanyaannya. Terlebih lagi 
untuk membuatnya konsisten dengan pemahamannya....




--- In [email protected], "Marufin" <u...@...> wrote:
>
> Sama pak Muhtadin.. saya juga tidak tahu banyak. Mungkin pada tingkat 
> tertentu kita baru bisa menemui hal-hal yang ditulis dalam buku tsb.
> Tapi kalo kita temui yang seperti disebutkan di tulisan tsb, ya.. kita coba 
> jauhi.
> 
> Kalo kita temui sebaliknya, penuh dengan contoh2 yang sama dengan yang 
> dikerjakan rasulullaah atau shahabatnya.. langsung saja kita dekati.. kita 
> amalkan..
> 
> Alhamdulillaah.. Allaah sudah memberikan agama yang mudah buat kita semua.. 
> Sudah cukup jelas dan tuntas. Tidak memerlukan tambahan atau pengurangan.
> 
> Dalam hal keagamaan, apa-apa yang dari rasulullaah atau sebagian besar 
> shahabatnya, insya Allaah itu sunnah (tata cara rasul)..
> Sebaliknya, berarti bukan sunnah..
> 
> Lebih baik mencari jalan yang relatif lebih mendekati dengan jalannya 
> rasulullaah.. daripada memilih di luar itu.
> Mari hidupkan sunnah, supaya jalan yang pernah ditempuh rasul beserta 
> shahabatnya bisa kita 'napak tilasi' dan ini merupakan jalan yang insyaAllaah 
> mendapatkan syafaat nabi.. amiin..
> 
> Wassalaamu'alaikum..
> 
> 
>   ----- Original Message ----- 
>   From: Muhtadin 
>   Sent: Wednesday, April 22, 2009 11:35 AM
>   Subject: Bls: [kendal-online] Apa itu ajaran SUFI?
> 
> 
> 
> 
> 
>         Tariqah nasabandiyah dan sadzaliyah yang saya loihat spertinya kok ga 
> sperti yang digambarkan dalam tulisan itu ya....?
>         Kalo di tulisan itu bener2 bid'ah dan syirik, tapi yang saya lihat 
> kok spertinya ga gitu.
>         Yang merasa benar sendiri, meminta sama makhluk dll, di tariqah 
> nasabandiyah dan sadzaliyah yang saya lihat kok ga ada kaya gitu.
>         Tapi mohon maaf, saya juga belom ikutan didalamnya sih..... Jadi 
> belom tahu persis...
>         Allah yang maha tahu benar dan tidaknya......
> 
> 
> 
>         --- Pada Rab, 22/4/09, Marufin <u...@...> menulis:
> 
> 
>           Dari: Marufin <u...@...>
>           Topik: [kendal-online] Apa itu ajaran SUFI?
>           Kepada: "Kendal Online" <[email protected]>
>           Tanggal: Rabu, 22 April, 2009, 7:53 AM
> 
> 
> 
>           Semoga bermanfaat.
> 
>           ----- Original Message ----- 
>           From: eldi
>           Sent: Wednesday, April 22, 2009 7:37 AM
>           Subject: Apa itu ajaran SUFI?
> 
> 
>           Apa itu ajaran Sufi? / Tasawuf? benarkah ajaran ini sesuai dengan 
> Islam (al Qur'an dan Sunnah)?  
>           Nama dan ajaran Sufisme tidak pernah dikenal atau ada pada masa 
> kehidupan Rasul Shallallaahu 'alaihi wa Salam, para shahabat dan Tabi'in. 
> kemudian setelah itu muncul sekelompok orang zuhud yang mengenakan pakaian 
> sangat sederhana yang disebut dengan shuf (kulit domba) dan dari situlah awal 
> penamaan sufi. Ada juga pendapat yang mengatakan bahwa sufi berasal dari kata 
> sufiya yang dalam buku-buku falsafah Yunani diartikan dengan hikmah. 
> 
>           Yang jelas munculnya nama baru ini ternyata membawa dampak bagi 
> kaum muslimin, dimana akhirnya ajaran Sufi ini pecah menjadi sekian banyak 
> aliran (tharikat) dan sufi yang berkembang sekarang ini lebih banyak 
> kebid'ahan dan pemyimpangannya dibanding pendahulunya. Berikut ini penjelasan 
> syaikh Muhammad bin Jamil Zainu tentang beberapa pokok ajaran sufi beserta 
> tinjauannya dari pandangan Al Qur'an dan Sunnah. 
> 
>           lebih lengkap lihat pada lampiran...
> 
> ************ ********* ********* ********* **Sekarang Gratis Nelpon SLJJ 
> Flexi diperluas  keYogya************ ********* ********* ********* ** 
>        
> 
> 
> 
> 
> ------------------------------------------------------------------------------
>   Dapatkan nama yang Anda sukai! 
>   Sekarang Anda dapat memiliki email di @ymail.com dan @rocketmail.com.
> 
>   
> *****************************************
> Sekarang Gratis Nelpon SLJJ Flexi diperluas  ke
> Yogya
> ***************************************** 
> 
> *****************************************
> Sekarang Gratis Nelpon SLJJ Flexi diperluas  ke
> Yogya
> *****************************************
>


Kirim email ke