Semua orang kalau ditanya mau berwisata? Jawabanna akan bermacam-macam. Ada 
yang menjawab untuk apa, nggak penting. Ada pula yang menjawab menghabiskan 
uang saja. Dan kebanyakan orang menjawab nanti kalau akhir pekan atau hari 
libur saja. Pada saat – saat mendekati hari libur sekolah seperti sekarang, 
orang sudah mulai banyak merencanakan liburan. Tapi tunggu dulu, memanfaatkan 
momentum libur sekolah tak selamanya menguntungkan untuk liburan. Betul kata 
orang yang beranggapan liburan menghabiskan banyak uang.
  Pada hari-hari biasa yaitu Senin sampai Jumat, tempat wisata menawarkan objek 
wisatanya dengan harga tiket sesuai ketentuan atau relative. Sedangkan pada 
akhir pekan dan hari libur harga tiket melonjak lebih mahal dari harga 
semestinya. Hal ini sungguh terjadi di semua tempat wisata di Indonesia. Namun 
mungkin ada yang tidak. Padahal kalau akhir pekan dan hari libur pengunjung 
relative lebih banyak. Tentunya pendapatan yang diperoleh akan lebih banyak. 
Tanpa menaikkan harga tiket pendapatan lebih banyak dengan jumlah pengunjung 
yang melimpah. Tapi mengapa mesti menaikkan harga. Kan sudah lebih untung walau 
dengan harga biasa. Lalu kenapa hal ini terjadi dan apa penyebabnya. Saya 
sendiri juga tidak tahu.
  Penyebabnya bisa bermacam-macam. Seperti memanfaatkan hasrat masyarakat yang 
tak memperdulikan bajet saat sudah berlibur, atau memang ini sudah ada 
aturannya?. Menurut pendapat saya alasan yang paling logis yaitu mengenai 
masalah kepegawaian. Seharusnya pada akhir pekan dan hari libur para pegawai 
juga libur. Tetapi pada hari tersebut mereka harus berangkat. Layaknya buruh 
pabrik yang berangkat kerja saat tanggal merah, mereka menganggap itu termasuk 
lembur kerja. Jadi mereka harus digaji lebih karena lembur itu. Mungkin juga 
ini lah yang terjadi pada tempat wisata dengan pegawai dan pengelola tempat 
wisata. Secara pegawai juga butuh libur kerja. Mereka perlu hari libur kerja 
untuk berkumpul dengan keluarga. Wajar kalau mereka menerima gaji lebih atas 
kerelaannya mengorbankan akhir pekan dan hari liburnya hanya untuk bekerja. 
Kalau pabrik membayar gaji lembur pegawai dari hasil barang atau jasa yang 
diproduksi. Lalu dari manakah pegawai tempat wisata digaji. Itu lah mungkin 
sebab naiknya harga tiket saat hari libur. Kelebihan keuntungan dipakai untuk 
menggaji pegawai.
Tapi ini hanya pendapat seorang tanpa penelitian ilmiah. Kalau tidak setuju 
silakan coba teliti sendiri sebabnya. Kalau setuju, pikirkan lagi jika akan 
liburan.
Thank's for your attention
Gayane nganggo bahasa Inggris.


Kirim email ke