10 Kesalahan Saat Kencan Pertama
Shutterstock
Awas
salah kostum di kencan pertama. Pastikan Anda tahu akan pergi ke mana
di kencan pertama. Seperti di gambar, wanita tersebut mengenakan sepatu
hak tinggi, padahal jalan-jalan ke kebun. Pasti sulit untuk bergerak.
/
Selasa, 7 Juli 2009 | 11:40 WIB
KOMPAS.com - Akhirnya,
setelah usaha tarik-ulur yang alot dan cukup lama, Anda dan dia sepakat
untuk pergi kencan. Wah, kencan pertama, nih. Awal sejarah hubungan
antara Anda dan dia. Jika Anda dan dia dicomblangi, sih, mungkin bukan
hal yang besar jika ternyata kencan tak sesuai dengan yang diharapkan.
Namun, jika teman kencan Anda orang yang benar-benar Anda sukai, pasti
Anda ingin segalanya berjalan lancar, kan?Nah, untuk
memastikan akan ada kencan kedua dan selanjutnya, hindarilah
kesalahan-kesalahan yang sering terjadi saat kencan pertama. Berikut di
antaranya:
1. Datang terlambat
Bahkan terlambat
5 menit saja sudah sangat memengaruhi imej Anda pada sang teman kencan.
Untuk bisa pergi bersama Anda saja sudah merupakan hal yang menegangkan
buat dia (untuk Anda juga, kan?). Jadi, bayangkan rasa deg-degan itu
harus diperparah dengan Anda datang terlambat. Pikirannya pasti sudah
melayang ke mana-mana, apalagi Anda tak memberi kabar sebelumnya.2. Saltum
Pastikan
Anda dan si dia tahu arah kencan ini. Supaya kencan berjalan mulus dan
tak saling bertanya, “Kamu mau ke mana?” Karena kompromi yang saling
dipaksakan, akhirnya Anda malah pergi ke tempat yang membosankan.
Mengetahui lokasi kencan juga berguna agar Anda bisa menentukan apa
yang harus dikenakan. Bayangkan, Anda mengenakan sepatu hak tinggi,
padahal si dia mengajak Anda ke Kebon Binatang Ragunan, yang notabene
membuat Anda harus berjalan jauh. Begitu pula sebaliknya, ketika Anda
mengenakan sepatu sandal santai, tiba-tiba si dia mengajak ke sebuah
acara formal.3. Jauhi pembicaraan seputar "keyakinan"
Bukan
hanya masalah keyakinan dalam hal agama, tapi juga dalam hal lain.
Misalkan "keyakinan" dalam bidang politik, musik, aliran film, atau
lainnya. Mengapa? Ketika Anda dan dia mengetahui bahwa masing-masing
memegang sisi yang berbeda, kencan Anda bisa-bisa berujung kepada debat
kusir. Memang menyenangkan untuk bisa bertukar pikiran dan pendapat
dengan orang yang Anda sukai. Namun, bukankah lebih baik Anda dan dia
mencapai level kenyamanan dulu sebelum bertarung dan berdebat?4. Awas, mata
keranjang
Tentunya,
sekarang ini bukan hanya pria yang punya kebiasaan mata jelalatan. Anda
yang sudah sekian lama jomblo, pasti punya "radar" untuk melirik
cowok-cowok tampan berbadan tegap. Hindari hal-hal semacam ini. Begitu
pula Anda, ketika melihat si dia yang baru pertama kali kencan dengan
Anda mulai mencuri-curi pandang ke wanita seksi di meja seberang, hal
ini bisa menjadi pertanda Anda sebaiknya mulai mencari pria lain.5. Mengajak
teman
Oke,
mungkin Anda baru kenal orang ini, tapi bukan berarti Anda bisa
mengajak teman untuk menemani Anda berkencan, kan? Membawa teman saat
kencan akan membuat Anda terlihat kekanak-kanakan dan insecure.
Jadi, di saat Anda akan membuat janji untuk berkencan, Anda bisa
tanyakan, “Hanya kita berdua, kan?” Untuk memastikan bahwa si dia pun
tak akan membawa teman.6. Terlalu agresif
Kendalikan emosi Anda. Memang, ini adalah kencan pertama, dan Anda merasa
begitu excited.
Namun usahakan jangan terlalu berlebihan menunjukkannya. Misalnya
dengan menyentuh dia pada bagian-bagian tertentu di depan umum atau
duduk terlalu berdekatan. Hal ini untuk memastikan Anda tidak
memberikan kesan sebagai wanita nakal.7. Kurang agresif
Tujuan
utama dua insan berkencan adalah untuk saling mengenal satu dengan yang
lain. Maka, usahakan Anda dan dia saling membuka diri. Jangan hanya
berdiam diri dan mengharap si dia akan mulai berbicara terus-menerus.
Ketika Anda diam saja dan tak banyak merespons, si dia pun akan
berpikir ada yang salah dengan dirinya.8. Membatalkan di menit-menit terakhir
Membatalkan
kencan karena ada suatu kejadian luar biasa dan tak bisa ditoleransi
adalah alasan yang masih bisa diterima. Namun, ketika Anda membatalkan
kencan di menit-menit menjelang pertemuan sangat tidak disarankan.
Karena di jam-jam tersebut persiapan kencan sudah dimulai. Apalagi
ketika Anda memutuskan tidak datang tanpa memberi kabar apa pun. Wah,
hal seperti ini sangat kejam. Anda tak hanya membuang waktu dia untuk
menunggu Anda, tetapi juga mempermalukan dan melukai harga dirinya.9. Menguasai
pembicaraan
Cobalah
untuk mengambil napas setelah mengucapkan satu kalimat. Berikan
kesempatan teman kencan Anda untuk bicara dan mengutarakan pendapatnya.
Selain itu, kecuali si dia meminta Anda untuk memesankan makanan
untuknya, jangan melakukan hal tersebut untuknya.
NAD
Sumber : marie claire
Catatan :
Kencan pertamaku, ketok pintu dibukain terus ditinggal tidur, lha aku ngobrol
deh sama camer! Jauh-jauh dari Jakarta ke Kaliwungu 2 minggu sekali... (itu
namanya kesalahan ke-10; pasangan nggak tahu kalau ditaksir)
kwak kwak kwak
Berbagi foto Flickr dengan teman di dalam Messenger. Jelajahi Yahoo!
Messenger yang serba baru sekarang! http://id.messenger.yahoo.com