Cerita yang luar biasa, terkadang saya jadi merenungkan keislaman diri saya 
yang terbawa dari lahir, bukan dari perjuangan seperti Pak Syafii

 Salam, 


Ery Wijaya
http://erywijaya.wordpress.com/
http://energyplanning.wordpress.com 







________________________________
From: ASROFI <[email protected]>
To: KENDAL KENDAL <[email protected]>
Sent: Sunday, 13 September, 2009 1:21:38
Subject: [kendal-online] Profil Muslim Hari ini - Syafii Antonio

  
Ekonom Islam : Muhammad Syafii Antonio, MSc. 
August 15th, 2006  by salam  
Saya
lahir di Sukabumi, Jawa Barat, 12 mei 1965. Nama asli saya Nio Cwan
Chung. Saya adalah WNI keturunan Tionghoa. Sejak kecil saya mengenal
dan menganut ajaran Konghucu, karena ayah saya seorang pendeta Konghucu.
Selain mengenal ajaran Konghucu, saya juga mengenal ajaran Islam
melalui pergaulan di lingkungan rumah dan sekolah. Saya sering
memperhatikan cara-cara ibadah orang-orang muslim.
Kerena terlalu sering memperhatikan tanpa sadar saya diam-diam suka
melakukan shalat. Kegiatan ibadah orang lain ini saya lakukan walaupun
saya belum mengikrarkan diri menjadi seorang muslim.
Kehidupan keluarga saya sangat memberikan kebebasan dalam memilih
agama. Sehingga saya memilih agama Kristen Protestan menjadi agama saya.
Setelah itu saya berganti nama menjadi Pilot Sagaran Antonio.
Kepindahan saya ke agama Kristen Protestan tidak membuat ayah saya
marah. Ayah akan sangat kecewa jika saya sekeluarga memilih Islam
sebagai agama.
Sikap ayah saya ini berangkat dari image gambaran buruk terhadap
pemeluk Islam. Ayah saya sebenarnya melihat ajaran Islam itu bagus.
Apalagi dilihat dari sisi Al Qur’an dan hadits. Tapi, ayah saya sangat
heran pada pemeluknya yang tidak mencerminkan kesempurnaan ajaran
agamanya.
Gambaran buruk tentang kaum muslimin itu menurut ayah saya terlihat
dari banyaknya umat Islam yang berada dalam kemiskinan,
keterbelakangan, dan kebodohan. Bahkan, sampai mencuri sandal di
mushola pun dilakukan oleh umat Islam sendiri. Jadi keindahan dan
kebagusan ajaran Islam dinodai oleh prilaku umatnya yang kurang baik.
Kendati demikian buruknya citra kaum muslimin di mata ayah, tak
membuat saya kendur untuk mengetahui lebih jauh tentang agama islam..
Untuk mengetahui agama Islam, saya mencoba mengkaji Islam secara
komparatif (perbandingan) dengan agama-agama lain.
Dalam melakukan studi perbandingan ini saya menggunakan tiga pendekatan, yakni 
pendekatan sejarah, pendekatan alamiah,
dan pendekatan nalar rasio biasa. Sengaja saya tidak menggunakan
pendekatan kitab-kitab suci agar dapat secara obyektif mengetahui
hasilnya.
Berdasarkan tiga pendekatan itu, saya melihat Islam benar-benar
agama yang mudah dipahami ketimbang agama-agama lain. Dalam Islam saya
temukan bahwa semua rasul yang diutus Tuhan ke muka bumi mengajarkan
risalah yang satu, yaitu Tauhid. Selain itu, saya sangat tertarik pada
kitab suci umat Islam, yaitu Al-Qur’an.
Kitab suci ini penuh dengan kemukjizatan, baik ditinjau dari sisi
bahasa, tatanan kata, isi, berita, keteraturan sastra, data-data
ilmiah, dan berbagai aspek lainnya.
Ajaran Islam juga memiliki system nilai yang sangat lengkap dan
komprehensif, meliputi system tatanan akidah, kepercayaan, dan tidak
perlu perantara dalam beribadah. Dibanding agama lain, ibadah dalam
islam diartikan secara universal. Artinya, semua yang dilakukan baik
ritual, rumah tangga, ekonomi, sosial, maupun budaya, selama tidak
menyimpang dan untuk meninggikan siar Allah, nilainya adalah ibadah.
Selain itu, dibanding agama lain, terbukti tidak ada agama yang
memiliki system selengkap agama
Islam. Hasil dari studi banding inilah yang memantapkan hati saya untuk
segera memutuskan bahwa Islam adalah agama yang dapat menjawab
persoalan hidup..
Masuk Islam
Setelah melakukan perenungan untuk memantapkan hati, maka di saat
saya berusia 17 tahun dan masih duduk di bangku SMA, saya putuskan
untuk memeluk agama Islam. Oleh K.H.Abdullah bin Nuh al-Ghazali saya
dibimbing untuk mengucapkan ikrar dua kalimat syahadat pada tahun 1984.
Nama saya kemudian diganti menjadi Syafii Antonio.
Keputusan yang saya ambil untuk menjadi pengikut Nabi Muhammad saw.
Ternyata mendapat tantangan dari pihak keluarga. Saya dikucilkan dan
diusir dari rumah. Jika saya pulang, pintu selalu tertutup dan
terkunci. Bahkan pada waktu shalat, kain sarung saya sering diludahi.
Perlakuan keluarga terhadap
diri saya tak saya hadapi dengan wajah marah, tapi dengan kesabaran dan
perilaku yang santun. Ini sudah konsekuensi dari keputusan yang saya
ambil.
Alhamdulillah, perlakuan dan sikap saya terhadap mereka membuahkan
hasil. Tak lama kemudian mama menyusul jejak saya menjadi pengikut Nabi
Muhammad saw.
Setelah mengikrarkan diri, saya terus mempelajari Islam, mulai dari
membaca buku, diskusi, dan sebagainya. Kemudian saya mempelajari bahasa
Arab di Pesantren an-Nidzom, Sukabumi, dibawah pimpinan K.H.Abdullah
Muchtar..
Lulus SMA saya melanjutkan ke ITB dan IKIP, tapi kemudian pindah ke
IAIN Syarif Hidayatullah. Itupun tidak lama, kemudian saya melanjutkan
sekolah ke University of yourdan (Yordania). Selesai studi S1 saya
melanjutkan program S2 di international Islamic University (IIU) di
Malaysia, khusus mempelajari ekonomi Islam.
Selesai studi, saya bekerja dan mengajar pada beberapa universitas.
Segala aktivitas saya sengaja saya arahkan pada bidang agama. Untuk
membantu saudara-saudara muslim Tionghoa, Saya aktif pada Yayasan Haji
Karim Oei. Di yayasan inilah para mualaf mendapat informasi dan
pembinaan. Mulai dari
bimbingan shalat, membaca Al-Qur’an, diskusi, ceramah, dan kajian
Islam, hingga informasi mengenai agama Islam. (Hamzah, mualaf.com)
Redaksi : Saat ini M Syafii Antonio aktif diberbagai Lembaga
Keuangan Islam/Syariah baik Bank maupun Non Bank, dan membina berbagai
pendidikan syariah
Dr. Muhammad Syafii Antonio, MSc
- Doktor Banking & Micro Finance, University of Melbourne, 2004
- Master of Economic, International Islamic University, Malayasia, 1992
- Sarjana Syariah, University of Jordan, 1990
- Komite Ahli Pengembangan Perbankan Syariah pada Bank Indonesia
- Dewan Komisaris Bank Syariah Mega Indonesia
- Dewan Syariah BSM
- Dewan Syariah Takaful
- Dewan Syariah PNM
- Dewan Syariah Nasional, MUI
ASROFI

Address 1 : Jl. RA Kartini No.14 Kebumen Sukorejo Kendal Jawa Tengah
Address 2 : Jl. Attahiriyah No.33H Pejaten Barat Pasar Minggu Jakarta Selatan
Address 3 : Ds. Getas Blawong Rt..02 Rw.04 Pageruyung Kendal

Mobile  : +6281 311 661 479
Yahoo : asrofism
G-Talk : m...@asrofi. web.id
Email : m...@asrofi. web.id
Blog : www.asrofi.web. id
Office : www.sentraproperty. com

   


      

Kirim email ke