Saya setuju mas. Saat pas wafatnya beliau, yg teringat oleh saya mengenai pernyataan beliau yg banyak kontroversial. Misalnya saja bahwa ucapan salam bisa diganti dengan selamat pagi, siang dan selamat malam. Jelas2 bahwa salam tsb merupakan doa sesama muslim, berani2nya beliau mau menggantinya.
Padahal dia kan tokoh panutan umat. Kalau umat mengikutinya, betapa banyak orang yg mungkin akan tersesat dari jalan Allah SWT. Dan akan semakin banyak dosanya dengan semakin banyak orang yg mengikutinya. Ini bisa dilihat dari pasca pemakaman beliau. Ada sebagian umat yg mengambil tanah dari kuburnya...gak tahu mau dipake apa secuil tanah tsb? justru saya melihat adanya suatu kesyirikan di sini. Belum lg acara 7 hari tahlil di kuburan beliau yg itu jelas tidak pernah dicontohkan oleh Rasul, sahabat, maupun taabiin. Tp dilakukan oleh para pengikutnya. Sepertinya pembodohan umat masih saja terjadi di negeri ini. Saya hanya berharap bahwa penerus2 beliau ini ada yang meluruskan hal-hal tsb. Mudah2an Allah SWT mengampuni segala perbuatan tersebut, karena bisa jadi hal tsb dilakukan karena tidak adanya ilmu dan ketidaktahuan beliau maupun pengikutnya. Allahu a'laam. Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: Darusyifa Clinic <[email protected]> Date: Sat, 9 Jan 2010 22:25:34 To: <[email protected]> Subject: Bls: [kendal-online] E-Book Membaca Lagi Jejak Gus Dur. Maaf bung Syamsul,dari sederetan artikel tersebut mayoritas menyanjung Gus Dur seperti kebanyakan orang yang telah berlaku GHULUF(terlalu mengagung-agungkan beliau). Sehingga mereka menganggap bahwa apa yang dikatakan Gus Dur adalah kebenaran padahal kalau kita mau sedikit menggunakan mata hati kita betapa banyak pernyataan dan kebijakan Gus Dur yang merugikan umat Islam.Contohnya ketika mencicipi jabatan presiden RI begitu kontroversi akan menghapus TAP MPR tentang pelarangan komunisme di Indonesia,coba kita bayangkan seandainya komunisme kembali dibiarkan hidup di TA bencana apa yang akan terjadi buat bangsa dan negara pada umumnya dan umat Islam di Indonesia bukan tidak mungkin terjadi kembali penguburan hidup-hidup para imam masjid dan para kyai seperti pada era 1965-an.Syukurlah Allah SWT segera mengambil amanat jabatan tersebut dan menyelamatkan bangsa dan negara Indonesia dari bahaya kebiadaban komunisme yang anti tuhan itu.Alhamdulillah.Contoh lain ketika jutaan umat Islam mengecam Inul Daratista dengan goyang ngebornya yang jelas-jelas tidak syar'i,Gus Dur malah membelanya.Na'udzubillahi Mindzalik.Semoga Allah SWT mengampuni dosa-dosa beliau,menerima segala amalanya.Dan semoga Allah Al-Hadi segera menyadarkan dan menunjukkan kaum Nahdhiyien Indonesia agar terbiasa menghidupkan mata hatinya sehingga bisa melihat dengan adil yang haq adalah haq dan yang batil adalah batil dan tidak terjebak ke dalam sikap GHULUF sebagaimana orang nasrani mengagungkan Isa AS sebagai anak tuhan,ato sebagaimana orang-orang Syi'ah yang telah mendewa-sewakan Imam Ali dan Imam Husein.Allah-lah yang paling adil dalam menilai siapa yang benar dan siapa yang salah.Ihdinashirothol mustaqiem. --- Pada Jum, 8/1/10, samsul ulum <[email protected]> menulis: Dari: samsul ulum <[email protected]> Judul: [kendal-online] E-Book Membaca Lagi Jejak Gus Dur. Kepada: "kendal online" <[email protected]>, [email protected], "radut 23" <[email protected]>, "desi fa" <[email protected]>, "junaidi nafi" <[email protected]>, "sunarto kasi phl" <[email protected]>, "legra godeo" <[email protected]> Tanggal: Jumat, 8 Januari, 2010, 2:52 AM buat om celeng samsul ulum The Forest Trust wildlife&HCVF specialist kaliwungu city, kendal, central java www.tft-forests. org --- Pada Rab, 6/1/10, andre andreas <mataharikusatu@ yahoo.com> menulis: Dari: andre andreas <mataharikusatu@ yahoo.com> Judul: [fkkm] Fw: E-Book Membaca Lagi Jejak Gus Dur. Kepada: kerja.pembebasan@ gmail.com Tanggal: Rabu, 6 Januari, 2010, 8:42 AM Kumpulan Puluhan Artikel/Opini. Semoga bermanfaat. Bola Demokrasi – Sindhunata; Dengan Mati, Gus Dur Abadi - Yudi Latif; KETOKOHAN. Gus Dur dalam Perspektif Keulamaan - Anwar Hudijono; PLURALISME : Penerus Gus Dur Akan Muncul - Ingki Rinaldi; Usulan Gus Dur Pahlawan Nasional - Asvi Warman Adam; Orang Besar, dari Mana Datangnya? - M Alfan Alfian; Feyerabend von Jombang - L WILARDJO; Indonesia dan Gus Dur - BENNY SUSETYO; Gus Dur Telah Pergi - Franz Magnis-Suseno; Pluralisme Pasca-Gus Dur - Zuhairi Misrawi; Menghargai dan Mencari Figur Pengganti Gus Dur - Laode Ida; "Gitu Aja Kok Repot"-nya Gus Dur - Abdul Munir Mulkhan; Warisan Gus Dur - Jaya Suprana; Politik Luar Negeri Gus Dur - Budiarto Shambazy; Dia adalah Jendela kepada Dunia -Moeslim Abdurrahman; Gus Dur, Sang Nomor Satu - Indra J. Piliang; Dua Tahun Bersama Gus Dur di Istana - Wahyu Muryadi; Kepergian Seorang Nahdliyin - Masdar F Mas'udi; Kehilangan Besar - Fachry Ali ; Pekerjaan Rumah dari Gus Dur - Garin Nugroho; Gus Dur Sebenarnya Sedang Tidur - Arswendo Atmowiloto; Mencoba Membumikan Langit – Obituari Tempo; Persahabatan Tak Biasa di Sungai Tigris – Obituari Tempo; Perginya Penakluk Hati Rakyat – Obituari Tempo dst dst Silah kunjung http://lenteradiata sbukit.blogspot. com/2010/ 01/kumpulan- opini-mengenang- jejak-gus- dur.html dan saya temukan puisi bagus karya bung Heri Latief ini Selamat Jalan seorang tokoh telah pergi ke langit gerakan akar rumput liar kehilangan guyonan politik bergaya ngekik tersimpan dalam hati pengikutnya nyanyian anak jalanan semakin parau debu kemerdekaan jadi bayangan dan orang makin yakin, perjuangan membela kepentingan orang miskin Heri Latief Amsterdam, 30/12/2009 narasi gambar untuk GUS dari lentera Marka Nama Jalan, Mengenang Gus Dur dari Sungailiat Bangka merayakan pluralisme, toleransi dan solidaritas marka nama jalan, jalan raya identitas raya http://lenteradiata sbukit.blogspot. com/2010/ 01/mengenang- dengan-hormat- gus-dur-dari. html Anak-anak di Pantai. Mengenang Gus Dur dari Pasir Padi Bangka anak-anak menjejak pantai, bermain pada langit lapang, bermain pada laut luas tiada ada batas http://lenteradiata sbukit.blogspot. com/2010/ 01/anak-anak- dan-pantai- pasir-padi- bangka.html Menjala Ikan, Mengenang Gus Dur dari Pasir Padi Bangka belajar dengan menjalani nelayan cilik jala kecil dan ikan-ikan kecil http://lenteradiata sbukit.blogspot. com/2010/ 01/belajar- menjala-ikan- di-landai- pantai.html simak juga Catatan Akhir Tahun 2009, Menapak 2010 2009-2010. Rai Gedheg, Lanjutkan? Mari Tinggalkan Kontestasi Animal Farm Dalam Politik Indonesia! 2009-2010. Komedi Putar, Lanjutkan? Mari Melampaui Sistem Politik dan Ekonomi Yang Membusuk http://lenteradiata sbukit.blogspot. com/2010/ 01/catatan- akhir-tahun- 2009-menapak- 2010.html Berselancar lebih cepat. Internet Explorer 8 yang dioptimalkan untuk Yahoo! otomatis membuka 2 halaman favorit Anda setiap kali Anda membuka browser.Dapatkan IE8 di sini! (Gratis) Yahoo! Mail Kini Lebih Cepat dan Lebih Bersih. Rasakan bedanya sekarang! http://id.mail.yahoo.com

