Memang tidak mudah (!) Sebagai penggiat pemberdayaan masyarakat tingkat RW 
menemui banyak tantangan. 
Banyak program dari pemerintah, untuk mensejahterakan warga masyarakat, tetapi 
dalam perjalanannya melenceng dari yang diharapkan.  Apalagi permasalahan 
dana.. kebocoran dana (Korupsi), sudah terjadi dari hulu sampai hilir, akhirnya 
... tidak sampai ke masyarakat.

Dan cermin masyarakat (pola pikir) sekarang adalah, pemimpin daerahnya adalah 
koruptor.. selama tidak ada perbaikan yang signifikan.  Contoh kecil di 
masyarkat kasus KTP (?) digariskan bahwa KTP gratis tapi pada kenyataannya di 
pegawai Kelurahan pada berebut ngurus dengan harga Rp 50.000 s/d Rp. 75.000,-  
kasus SIM (?) berapa sebenarnya ...

Apalagi dengan wilayah se-Kabupaten, tapi inilah tantangannya sebagai Bupati, 
wong anda juga mau ikutan PILKADA.  Kita dimilis bisa diskusi, dan saya setuju 
bahwa Pemimpin harus concern mensejahterakan rakyat dan 
tahu betul cara mensinergikan sumber daya yang ada.
Ayo, bupati belajar.. sejahterakan rakyatmu boleh dengan IT atau yang lain 
dengan hati.

Sumber daya yang ada di Kendal (mudah2an bener) :
- Pabrik Teh Medini, Boja dengan ketinggian s/d 2050 dpl; bisa dibuat Festival 
Medini pada acara ulang tahun berdirinya yang merupakan peninggalan Belanda; 
ajak anak-anak mengenal cara berkebun, mememetik teh, bagaimana proses 
pengolahan daun teh menjadi minuman teh yang setiap pagi terhidang dimeja 
sarapan.
- Pabrik Gula Cepiring, bisa meniru kabupaten lain dengan wisata sepoer teboe; 
disini juga bisa dibuat event, pameran foto jadoel, pementasan budaya kendal 
dll. 
- Festival Kerupuk; di Kendal yang saya tahu ada macam2 kerupuk dari kerupuk 
pasir di Kaliwungu, kerupuk petis di SiJeruk Kendal , kerupuk kulit kerbau di 
Pegadon, kerupuk kulit sapi di Kauman Kendal, (mohon maaf keseringan dimintai 
oleh2 kerupuk sama tetangga)

Salut buat mas Rofi yang sudah punya 2 karyawan
Juga mas Agus di Kaliwungu dengan porang dan bio-fuel etanolnya

aburayhan

--- Pada Kam, 4/2/10, PakPur <[email protected]> menulis:

Dari: PakPur <[email protected]>
Judul: Re: [kendal-online] Untuk Kendal yang Lebih Baik (Inspired by Kick  
Andy's "Bukan Bupati Biasa")
Kepada: [email protected]
Tanggal: Kamis, 4 Februari, 2010, 8:31 AM










        




 












Mohon izin numpang berpendapat milisser KOL Ysh
Salam kenal Mas Bastian, saya PakPur, bukan warga Kendal asli, tapi sehari-hari 
mengais rejeki di Kendal, btw, saya berKTP Kendal juga loo .... :)

Ngomong2 soal memajukan kabupaten, saya sangat setuju dengan 4 point yang 
panjenengan tulis di postingan itu. Namun. hal ini pula yang menjadi pertanyaan 
"besar" di kab. tercinta kita.

Kebetulan saya pernah "blusukan" di penjuru Kendal, kebetulan waktu itu saya 
jadi pendamping pada salah satu LSM di Kendal. Dengan mata kepala sendiri saya 
melihat potensi yang luar biasa untuk bisa memajukan masyarakat Kendal. Ada 
beberapa wilayah yang sangat PD dalam "mengubah nasib" dan nasib baik menyertai 
mereka. Adapula wilayah yang kurang bernasib baik, karena sang pembawa amanah 
melenceng dari kesepakatan nurani.

Saya sendiri pernah sangat terpukul manakala "ngonangi" ada deal-deal 
tersembunyi yang sama sekali tidak memihak masyarakat secara luas. Melihat 
bagaimana data-data orang hidup dijadikan "pijakan", dst. Saya bertanya : ada 
apa dengan jalan "perjuangan" ini ? 

Kita tentu butuh "pengkritisi" kebijakan, namun kita juga butuh "eksekutor 
lapangan" yang dengan atau tanpa dukungan pemerintah, tetap mau dan bersedia 
melakukan pengembangan untuk Kendal. Orang-orang yang secara sadar memang 
bervisi dan bermisi memajukan Kendal. Di mana orang2 ini ? Apakah mungkin 
saling bertemu ? Seandainya orang-orang ini bisa saling bertemu, yang saya 
bayangkan adalah pembicaraan realistis memajukan Kendal. Tapi bisakah ?

Ada satu hal yang "mengganggu" atau menggelitik benak saya. Saya sedikit 
khawatir seandainya kesibukan berdiskusi (saja) akan melenakan kewaspadaan, 
sehingga kesempatan untuk berkembang dan mengembangkan Kendal justru jatuh (dan 
dikuasai) oleh "pemenang" dari luar Kendal. Jangan-jangan ......

Salam "Kendal tercinta"
PakPur(penggiat Open Source untuk kemandirian)
Pada 4 Februari 2010 02:36, mxyzptlx <[email protected]> menulis:
















 



  


    
      
      
      Kenalan dulu lah, saya member baru soale
Nama saya Bastian, ber-KTP Kendal dengan tempat lahir di Kendal tapi belum 
begitu paham seluk beluk Kendal. At least, dengan bergabung dengan milist ini, 
bisa menambah pengetahuan saya tentang daerah yang melekat pada identitas 
pribadi saya, syukur syukur bisa ikut 'urun pikir' untuk kemajuan Kendal.


Di first post ini, saya ingin ber-uneg-uneg mengenai tayangan kick andy di 
Metro Tv yang tayang pada 22 Januari 2010 kemaren. Judulnya "Bukan Bupati 
Biasa "... Topik yang sangat responsif. 


Untuk yang ndak sempet lihat, saya coba gambarkan menurut pemahaman saya. Pada 
kesempatan tersebut Andy F. Noya menghadirkan Bupati dari Sragen, Gorontalo, 
Lamongan, Wakatobi, dan Jombang yang kemudian meminta mereka untuk menguraikan 
inovasi mereka untuk memajukan daerahnya. Mudah ditebak, pikiran saya  langsung 
tertuju pada "Ada apa dengan Kabupaten Kendal..?"


Dengan mengesampingkan daerah lain di pulau Jawa yang mungkin punya banyak 
prestasi, namun tidak ikut terpilih untuk tampil di acara tersebut, saya 
terusik untuk mencari tahu, apa potensi Kendal yang bisa dikembangkan untuk 
membuat daerah ini memiliki sesuatu yang bisa dibanggakan.


Berkaca dari Bupati Sragen yang meningkatkan akses komunikasi dan kemudahan 
pelayanan rakyatnya dengan mengembangkan teknologi informasi yang tepat guna. 
Menurut saya kota kita ini sudah mempunyai potensi ke arah itu. Lihat saja di 
tekno.kompas.com  Walaupun hanya remastering dari Karmic Koala, hal itu sudah 
sangat membanggakan. Tinggal ditunggu saja bagaimana pengembangan selanjutnya, 
mungkin ada rencana untuk mengembangkan aplikasi opensource untuk mem-boost 
kinerja pemerintah daerah dan melakukan expense and revenue control pada APBD ? 
Bisa saja. Kita punya brainware, itu yang terpenting.


Mengenai daerah lain, secara sederhana saya simpulkan bahwa Bupati bupati 
tersebut sangat concern dalam bidang kesejahteraan rakyat. Tapi... (ada 
tapinya, untuk membedakan dengan yang lainnya) tapi mereka tahu betul cara 
mensinergikan sumber daya yang ada, yaitu : 

Pengetahuan, intelektualitas, dan pengalaman dari diri sendiri  Pemahaman 
mendalam tentang potensi potensi yang ada di daerah untuk dimaksimalkan bagi 
kepentingan rakyatMemiliki visi ke depan yang didukung dengan poin 1 dan 
relevan dengan poin 2
Melaksanakan poin 1, 2, dan 3 di atas dengan totalitas dan penuh tanggung jawab
Maaf, saya hanya warga biasa. Bukan tim sukses dari calon bupati manapun. Dan 
saya tidak bermaksud untuk membanding bandingkan, bahkan saya tidak berharap 
Kendal untuk masuk ke Metro Tv atau stasiun Tv apapun untuk diliput 
prestasinya. Kesejahteraan Kendal itu, hanya rakyat Kendal saja yang  bisa 
merasakan dan memberikan nilai, bukan Andy Noya atau tim program Kick Andy 
hehehehe.. 


Nah, sekarang rakyat kendal (termasuk saya), tanya kepada dirimu sendiri apa 
yang sudah kamu lakukan untuk kemajuan daerahmu? Karena menurut saya, kemajuan 
dan kesejahteraan Kendal bukan semata mata tanggung  jawab bupati sahaja, 
rakyat juga bisa memberikan andil sekecil apapun itu. Karena, rakyat merupakan 
salah satu komponen dari apa yang disebut dengan Sumber Daya Daerah itu. 


Mungkin ini hanya uneg uneg saja untuk Kendal yang lebih baik. Mungkin ada yang 
mau bikin group di facebook  ? atau ada tanggapan ?


Salam,

Nugroho Bastian



Ps : Untuk Kendal yang lebih baik : 
Saya selalu mengantri dengan tertibSaya tidak pernah melawan arus pada jalur 
lambat dekat mesjid agung pada waktu yang ditentukan walaupun saat itu saya 
naik sepeda onthel 




 




    
     

    
    






  

















    
    







 




      Lebih Bersih, Lebih Baik, Lebih Cepat - Rasakan Yahoo! Mail baru yang 
Lebih Cepat hari ini! http://id.mail.yahoo.com

Kirim email ke