Dari milis tetangga, semoga bermanfaat,,,,,
Owa Jawa, si Genit yang Nyaris Punah
OWA JAWA, dikenal sebagai salah satu binatang yang masuk dalam daftar
merah, dengan status Criticatly Endangered versi World Conservation
Society. Binatang jenis kera yang masuk famili hylobatidae ini mudah
dikenali karena tidak memiliki ekor. Owa Jawa termasuk kera pohon sejati
(arboreal monkey). Hampir sepanjang hidupnya kera ini tak pernah turun dari
pohon.
Selain mudah dikenali karena tidak punya ekor, Owa juga termasuk genit
karena memiliki bulu yang bagus. Mulai dari abu-abu, hitam, coklat muda,
kemerahan, hingga putih. Hewan ini pun terkenal punya bodi paling seksi
dibanding ,jenis kera lain yang lebih gembrot.
Uniknya, meski dikenal sebagai raja pohon, Owa justru termasuk kera yang
jalannya tegak alias tidak menggunakan keempat tangan dan kakinya,
melainkan mengandalkan kedua kakinya.
Owa Jawa kini terancam punah, karena selain habitatnya yang makin
berkurang, tingkat keberhasilan reproduksinya pun rendah. Pada kondisi
habitat yang baik, Owa betina hanya bisa bunting sekali setiap tahun. Jika
habitat terganggu, sedikit saja Owa betina baru yang bisa bunting setiap
tiga tahun sekali. Siklus alami ini juga terjadi di tempat penangkaran
seperti di pusat perlindungan atau kebun binatang.
Ditambah lagi dengan maraknya perburuan satwa ini yang terus meningkat.
Kebanyakan Owa diburu untuk diperdagangkan atau dijadikan peliharaan.
Biasanya, pemburu itu menembak induknya, lalu anaknya ikut jatuh dan baru
diambil.
Cara tersebut tergolong sadis, sebab akan menghilangkan kesempatan binatang
itu berkembang biak. Membunuh seekor Owa, sama dengan membunuh tiga ekor.
Sebab, yang betina rata-rata mampu melahirkan tiga anak dalam satu siklus
hidupnya. Padahal, saat anaknya diambil, belum tentu mampu bertahan hidup.
Harus Dihentikan
Oleh karena itu, perburuan Owa harus dihentikan. Masyarakat disarankan
tidak menjadikan hewan ini sebagai binatang peliharaan. Salah satu bahaya
memelihara hewan ini adalah rentan menularkan virus penyakit.
Baik dari manusia ke Owa, maupun sebaliknya. Selain perburuan, ancaman
kepunahan juga disebabkan kawasan hutan makin kritis. Pohon-pohonan sebagai
tempat hidupnya makin berkurang akibat penebangan liar dan berubahnya
fungsi hutan menjadi lahan pertanian dan ladang.
Selain itu, dari beberapa pasangan Owa yang tersebar di penangkaran di
seluruh dunia, kurang dari 10 pasangan Owa Jawa yang mempunyai keberhasilan
dalam memperoleh keturunan. Faktor lain yang juga menjadi penyebab dari
turunnya populasi yang drastis tersebut, adalah rendahnya tingkat
kesuksesan perkembangbiakan serta kurangnya pemahaman atas perilaku
reproduksi dan biologis Owa Jawa.
Kawasan kaki Gunung Pangrango dan Taman Safari Indonesia merupakan habitat
asli Owa. Owa atau Javan Gibbon (dinamakan Javan Gibbon karena hanya
terdapat di Jawa) tak memiliki ekor dengan tubuh langsing berbulu halus
lebat kelabu keperakan.
Mukanya berkulit hitam pekat, macam topeng dikelilingi rambut kehitaman,
seram namun kocak. Gerak akrobatik gelayutan makhluk ini di pohon tinggi,
mungkin tak tertandaingi makhluk lain di bumi ini.
Keluarkan Suara
Habitat ideal Owa adalah hutan dengan ketinggian 600 meter di atas
permukaan laut. Sangat mungkin jika kini Owa hidup di hutan mendekati
puncak gunung, karena terdesak akibat kerusakan habitatnya oleh manusia.
Owa dewasa memiliki tinggi tubuh 80 centimeter dan mampu hidup hingga umur
20 tahun.
Owa termasuk memiliki sebaran di beberapa lokasi hutan bagian barat dan
tengah Pulau Jawa. Faktor- faktor seperti berkurangnya luas dan kualitas
habitat serta perburuan liar menyebabkan populasi owa jawa berkurang secara
signifikan.
Secara garis besar, kelompok primata itu menggunakan empat pola lokomotor,
yakni bergantung, berjalan, memanjat, dan melompat. Hewan itu sering lebih
agresif dalam beraktivitas ketika siang hari saat matahari bersinar terik
dan suhu udara panas.
Mereka lebih banyak mendiami hutan dataran rendah yang mempunyai tajuk
pohon yang rapat sebagai populasi habitatnya
Kebiasaan Owa adalah dengan mengeluarkan suara pada pagi hari ketika
memulai aktivitasnya. Mulai aktif pada pukul 05:30 dan mencapai puncaknya
antara pukul 08.30-12.00 yang digunakan untuk mencari makan dan aktivitas
lain. Aktif kembali dari pukul 14.30-17.30 sampai menemukan pohon tidur.
Makanan primata ini adalah dedaunan, buah-buahan, dan terkadang makan
serangga sebagai tambahan protein. Owa jawa dalam mencari makan selalu
berpindah-pindah secara berkelompok menjelajah dari satu pohon ke pohon
lainnya. Owa Jawa dalam kehidupannya bersifat monogamus, yaitu hanya
mempunyai satu pasangan semasa hidupnya.
Upaya pelestarian harus dilakukan untuk melestarikan binatang ini. Tujuan
utama dari upaya pelestarian Owa yang dilakukan adalah untuk memelihara
proses ekologis dan sistem kehidupan, mempertahankan keanekaragaman genetis
serta pemanfaatan jenis ekosistem secara berkelanjutan.
Pelestarian Owa dapat dilakukan misalnya saja dengan mempertahankan jenis
tumbuhan yang menjadi makanan dan habitat Owa yakni dengan melakukan
penanaman kembali jenis-jenis tumbuhan yang menjadi sumber makanan Owa
tersebut.
Selain itu, dapat pula dilakukan observasi secara berkelanjutan dan
menyeluruh terhadap aspek kehidupan dan prilaku Owa yang dapat dijadikan
masukan dalam rangka penyempurnaan proses rehabilitasi/ pelestariannya.
Yang juga perlu dilakukan adalah kegiatan edukasi bagi masyarakat luas,
khususnya yang tinggal di daerah kawasan hutan. Masyarakat sekitar hutan
sangat berperan penting dalam proses pemberian informasi mengenai
pendeteksian keberadaan Owa Jawa yang dipelihara oleh masyarakat.
Sebagai masyarakat awam, tidak banyak yang dapat kita lakukan untuk
membantu melestarikan kekayaan zoology yang dimiliki bangsa ini.
Namun setidaknya kita dapat melakukan hal sederhana dalam mendukung upaya
pelestarian alam ini, misalnya dengan saling mengingatkan atau melakukan
pengawasan dan melaporkan pada pihak terkait jika di sekitar kita ada pihak
yang melakukan perburuan liar atau merusak hutan. Mari selamatkan Owa Jawa dari
kepunahan!!
Menambah banyak teman sangatlah mudah dan cepat. Undang teman dari
Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger sekarang!
http://id.messenger.yahoo.com/invite/