samsul ulum
The Forest Trust wildlife&HCVF specialist kaliwungu city, kendal, central java www.tft-forests.org --- Pada Kam, 15/4/10, botol ulum <[email protected]> menulis: Dari: botol ulum <[email protected]> Judul: puting beliung hancurkan hutan Kepada: [email protected], [email protected], "kelompok pemerhati goa" <[email protected]>, "samsul ulum" <[email protected]>, "Toto Sapto Widodo" <[email protected]>, "inayah sulaiman" <[email protected]>, [email protected], "eko juni eko" <[email protected]>, [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], "des ardz" <[email protected]>, "ninus ardi" <[email protected]> Tanggal: Kamis, 15 April, 2010, 8:59 PM Angin Puting Beliung Porak Porandakan Hutan Cepu LINGKUNGAN HIDUP Angin Puting Beliung Porak Porandakan Hutan Cepu Oleh : Samsul Ulum | 14-Apr-2010, 01:44:02 WIB KabarIndonesia - Sabtu 9 januari 2010, Kawasan hutan KPH Cepu diporak-porandakan oleh angin puting beliung pada malam Minggu kelabu tersebut. Musibah angin puting beliung yang menimpa KPH Cepu tergolong dalam kejadian luar bisa, karena mengakibatkan kerusakan yang sangat besar. Musibah terparah terjadi di daerah sekitar jalan raya Blora–Cepu. Beberapa pohon jati yang besar bahkan ada yang roboh menghalangi jalan sehingga mengakibatkan jalur Cepu–Blora dialihkan ke jalur lain. Penutupan jalan tersebut dilakukan selama kurang lebih delapan jam. Selain itu pohon-pohon jati yang beusia ratusan tahun di daerah pemakaman umum juga banyak yang roboh, sehingga membuat pemakam umum menjadi porak poranda. Menurut Deden Faozi BS.cF Kasi PSDA KPH Cepu, angin puting beliung yang menimpa kawasan hutan di KPH Cepu telah mengakibatkan kerusakan pada 234 petak di 6 BKPH (Nanas, Nglebur, Cabak, Kendilan, Pasar Sore, dan Ledok). BKPH Pasar Sore merupakan BKPH yang paling parah tingkat kerusakan yang diakibatkan oleh angin putting beliung tersebut. Adapun jumlah tanaman yang rusak mencapai ribuan batang pohon yang terdiri dari tegakan KU I sampai VIII. Volume kayu yang diakibatkan oleh bencana tersebut sangat besar yaitu mencapai ribuan kubik juga. Musibah tersebut juga mengakibatkan perlunya revisi Jatah Tebang Tahunan (JPT) KPH Cepu, revisi tersebut saat ini masih dalam tahap pengesahannya. Banyaknya pohon yang roboh membuat proses pengamanan kayu bencana ke TPK berlangsung lebih dari sebulan. Untuk mempercepat proses penyaradan kayu, KPH Cepu mengunakan Loader yang di pinjam dari KPH Randublatung. Proses pengamanan kayu di lapangan juga di intensifkan selama 24 jam. Pengamanan kayu selain mengerahkan kekuatan penuh dari pohlut juga mengerahkan para staf KPH Cepu untuk turut mengamankan kayu dari bahaya pencurian kayu. Bagi masyarakat sekitar hutan, musibah tersebut merupakan berkah bagi mereka. Hal tersebut karena mereka mendapatkan rencek (ranting pohon) yang sangat banyak dari pohon-pohon jati yang roboh. Bahkan menurut salah satu warga yang memunggut rencek di sekitar lokasi, mereka mampu menghasilkan rencek 10 kali lebih banyak dibandingkan hari biasa. Hasil rencek mereka tata di sepanjang pinggir Jalan Raya Blora –Cepu sambil menunggu para pembeli datang atau mereka bawa pulang untuk keperluan memasak. sumber : http://www.kabarindonesia.com/berita.php?pil=4&jd=Angin+Puting+Beliung+Porak+Porandakan+Hutan+Cepu&dn=20100413104835 __________________________________________________ Apakah Anda Yahoo!? Lelah menerima spam? Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap spam http://id.mail.yahoo.com

