Setelah PG Cepiring dibuka kembali, menanam tebu sepertinya menjadi salah satu pilihan yg menarik. Adakah warga KOL yang menjadi petani tebu?
=============================================== IGN Butuh 3.000 Ha Lahan Tebu KENDAL- PT Industri Gula Nusantara (IGN) Cepiring, masih belum mampu memenuhi bahan baku tebu untuk mendukung kapasitas produksi pabrik gulanya. PT IGN masih memerlukan sedikitnya 3.000 ha lahan tebu di wilayah Kendal dan sekitarnya. Saat ini, lahan yang disewa maupun dikelola sendiri oleh IGN untuk ditanami tebu baru mencapai 440 ha. Sementara dari lahan petani yang ditanami tebu baru mencapai 300 ha saja. Menurut Direktur Utama PT IGN, Kamadjaya, kapasitas produksi pabrik mencapai 30 ribu ton per harinya. “Tapi tahun kami hanya bisa memproduksi 2 ribu ton saja per harinya. Pasokan bahan baku tebu dari petani masih sangat kurang,” katanya. Dijelaskan, apabila kapasitas produksi 30 ribu ton per hari tercapai, maka output gula mencapai 550 ton per hari. Namun hingga saat ini, pabrik gula di Cepiring itu hanya mampu menghasilkan 160 ton saja per harinya. Guna mencapai kapasitas produksi pabrik, pihaknya terus berupaya menggandeng petani agar mau menanam tebu. Salah satu caranya adalah terus melakukan edukasi ke masyarakat bahwa menanam tebu tidaklah merugikan, tapi justru sebaliknya. Selain itu agar masyarakat berminat menanam tebu maka pada masa tanam I, sewa lahan, penyediaan bibit, pupuk, dan juga perawatan dari awal sampai panen ditanggung sepenuhnya oleh IGN. “Keprasan pertama akan kita berikan ke petani, barulah keprasan kedua akan diserahkan ke pabrik. Upaya ini untuk mendukung ketersediaan bahan baku,” jelasnya. Ekspansi Dikatakan, guna mendukung program swasembada gula nasional, IGN juga akan ekspansi ke Kalimantan. Di lokasi baru itu, rencananya akan ditanami tebu di atas lahan seluas sedikitnya 25 ribu ha. Pabrik baru tersebut rencananya segera dioperasikan setelah semua sarana dan prasarana siap. PT IGN tahun ini mulai menggiling tebu pada Selasa (22/6) mendatang. Mulai 20 Juni, pasokan diharapkan mulai masuk ke pabrik. Rencananya tahun ini IGN akan memproduksi gula sebesar 150 ribu ton. “Target itu naik 49% bila dibandingkan 2009 lalu yang produksinya 100.400 ton,” jelas Kamadjaya. Kapasitas produksi itu diharapkan mampu mendukung terpenuhinya kebutuhan gula di Jateng. Perhitungan Dinas Perkebunan Jateng, konsumsi gula pada tahun 2013 mencapai kisaran 440.000 ton. ( Best Regards, Ery Wijaya http://erywijaya.wordpress.com/ http://energyplanning.wordpress.com

