Wealah Bayu ini kok selama pemerintahan HB tinggalnya di mana?? maap memang 
daerah Kabupaten Kendal atas (Boja dsktrnya daerah basis merah hehe)...

Ini bukan masalah pribadi, tapi masalah umum. mas rezim HB itu memang 
pembangunan besar2an jalan, karena dia meniru prinsip Sukarno dan ideologi 
Sosialis, yakni pembangunan bukan dimulai dari hal kecil, tapi pembangunan 
dimulai dari proyek2 mercusuar, lalu kemudian setelah proyek itu jadi maka 
diharapkan hal2 yg kecil akan terdongkrak dengan sendirinya. Misalnya, dulu 
soekarno membangun Monas, Senayan, dll. Jangan dikira pembangunan itu mesti 
ditunjukkan dengan hal-hal makro. Pembangunan karakter dan birokrasi itu juga 
bagian dari pembangunan, dan costnya juga gak kecil. 

Terus terang saya bukan pendukungnya siapa2, tapi saya anti Jeng WK. Rezim HB 
itu terkenal dengan kotor dan acak2annya struktur pemerintahan, siapa bisa 
kasih upeti dia yang bisa dapat posisi. Perlu bukti? keluarga saya guru SD, dan 
untuk bisa jadi kepala sekolah harga tawar adalah minimal setor 15 juta. Kadang 
di jamannya HB kepangkatan itu bukan hal yg utama untuk bisa diangkat jadi 
pejabat, semuanya bisa diatur. Contoh Kepala Dinas Pariwisata itu dulu seorang 
Guru, Camat Boja juga Guru, DPKD itu juga Guru....hehehe...wes pokoke sopo seng 
iso setor ya dia dapat posisi.

Dan lagi, permainan HB terkenal kasar, penuh premanisme, tetangga saya yang 
seorang PNS di Sekda sekaligus ketua LKMD berseteru dengan lurah yang notabene 
pendukung HB, yang diseterukan ya soal kebijakan HB di daerah. Esoknya dia 
"diungsikan" di Plantungan hehe..dan saya kira masih banyak contoh2 yang 
lain...Klo sampe Bayu tutup mata yo artinya sampeyan memang kurang sensitif..

Bagi saya incumben menang akan lebih baik dari pada Jeng WK, karena dia 
mempunyai wawasan yg lumayan bagus dalam bidang penataan pemerintahaan, tapi 
akan lebih baik lagi klo ada yang lain yang lebih baik.

Dulu keluarga HB-WK ini telah menyatakan pailit di depan pengadilan Tipikor dan 
tidak mampu membayar kerugian negara yang ditilap oleh HB Sang Suami. Padahal 
uang yang dipakai "jajan" oleh HB dan kroninya itu hanya 13 Milyar. Lha 
sekarang, lihat saja, berdasarkan laporan kekayaan ke KPU total jendral 
pasangan YAKIN hanya 2.8 M. Padahal klo uang segitu jelas ndak ada apa2nya 
dibanding dengan rame2 kampanyenya, dan juga yg barusan tertangkap oleh Panwas; 
bagi2 duit 20 ribuan.

Klo saya kok tetap pesimis dengan isttrinya, seperti yang diberitakan di Koran 
Suara Merdeka, Jeng WK berniat untuk melanjutkan pembangunan dan program2 yg 
dilakukan oleh Suaminya. Padahal pembangunan yg dilakukan oleh HB ini banyak yg 
salah desain, salah prediksi, dan cenderung dipaksakan. Contohnya Terminal yang 
mangkrak, pelabuhan yang pengadaan tanahnya penuh makelarisme dan aksi tipu2. 
Klo berdasarkan sumber dalam di pemerintahan, di rezim HB itu semua proyek 
secara real terwujud di masyarakat hanya dilaksanakan 60% dari Pagu Dana yang 
ada, 20% diambil oleh HB dan 20% diambil sebagai keuntungan Kontraktor. Bisa 
dibayangkan klo misalkan mbangun sekolah dengan dana 100 juta realisasinya yg 
dikerjakan hanya dengan uang 60 juta. Klo ambruk piye?

Jadi jangan tertipu dengan pembangunan yg mercusuar. Semakin besar pagu 
anggaran pembangunannya, akan semakin besar juga diselewengkan. Bagi saya seh 
akan lebih baik jika pembangunan itu benar2 menyentuh rakyat, bukan sekedar 
mercusuarnya saja. 

Ya saya seh sepakat dengan guyonannya mas Anton,"Apakah ketika suami korupsi 
sedangkan istri tau dan membiarkan bukan sbg tindakan korupsi juga? Harusnya 
kalo tau suaminya koruptor, istri yg 
pertama lapor ke polisi...???"
 Best Regards, 


Ery Wijaya
http://erywijaya.wordpress.com/
http://energyplanning.wordpress.com 







________________________________
From: Arlies Bayu <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Thu, 10 June, 2010 13:30:56
Subject: Re: [kendal-online] Kecewa dengan pelayanan di puskesmas

  
Dari kemarin kok pesimis terus tho mas..Sebenernya optimisnya dengan yang siapa 
mas. Sepertinya yang sedang menjabat sekarang juga sama saja.. Saya malah 
pesimis kalau pimpinannya gak ganti..Seperti yang disampaikan mas Huda, dalam 
dua tahun ini pembangunan sepi. Jangankan yang jadi kepala dinas, penerimaan 
PNS juga sarat dengan KKN.

apa ada masalah pribadi dengan pemerintahan Pak Hendi jaman itu, kok dari 
kemarin replynya pesimis dengan calon terpilih..heheheheh ehe..just kidding..

 Arlies Bayu Swastika
 +6281320480100
bay_...@yahoo. com






________________________________
From: ery wijaya <muh_ery_wijaya@ yahoo.co. uk>
To: kendal-online@ yahoogroups. com
Sent: Thu, June 10, 2010 1:06:10 PM
Subject: Re: [kendal-online] Kecewa dengan pelayanan di puskesmas

  
Tapi saya kok pesimis ya ganti pimpinan bakal memperbaiki kinerja, soalnya 
mengenang masa rezim Bupati HB kan sudah bukan rahasia lagi klo yang bisa jadi 
kepala Dinas/Kantor hanya orang2 yg dekat dengan dia atau orang2 yg bisa 
menyetor upeti dalam jumlah tertentu. Tentu kita semua masih ingat ketika 
seorang guru kelas tiba2 bisa jadi Camat di Boja, atau seorang guru kelas 
tiba-tiba jadi Kepala Dinas.

Apakah strategi yang sama akan diterapkan oleh Jeng WK setelah 
dilantik?wallahuala m :) tapi klo saya kok YAKIN iya hehe...

 Salam, 


Ery Wijaya
http://erywijaya. wordpress. com/






________________________________
From: "aldar_combo@ hotmail.com" <aldar_combo@ hotmail.com>
To: kendal-online@ yahoogroups. com
Sent: Thu, 10 June, 2010 12:59:35
Subject: Re: [kendal-online] Kecewa dengan pelayanan di puskesmas

  
Nek aku dadi bupatine....

Powered by Telkomsel BlackBerry®
________________________________

From:  Budi Yuwono <buyuw...@rocketmail .com> 
Sender:  kendal-online@ yahoogroups. com 
Date: Wed, 9 Jun 2010 22:22:58 -0700 (PDT)
To: <kendal-online@ yahoogroups. com>
ReplyTo:  kendal-online@ yahoogroups. com 
Subject: Re: [kendal-online] Kecewa dengan pelayanan di puskesmas
  
Syukurlah bkn dulu ya pak, krn kepala DKK nya khan sdh diganti, protes donk pak 
sama dia...syukur2 sama bupati yang baru ini biar kepala DKK nya diganti lagi 




________________________________
 From: agusmst <agus...@gmail. com>
To: kendal-online@ yahoogroups. com
Sent: Thu, June 10, 2010 10:15:16 AM
Subject: Re: [kendal-online] Kecewa dengan pelayanan di puskesmas

  
Ikut prihatin dengan fenomena ini kapan ya PNS kita bisa bekerja secara 
profesional ????
padahal kalau gaji PNS sekarang sdh sangat layak dan cenderung tinggi 
kog ya tdk di imbangi dengan kinerja yg baik ???
kapan kendal bisa berkembang kalau sumber daya yg ada tdk bisa bekerja 
secara profesional. ....
sekarang jamannya pelayanan prima , pelayanan terpadu yg banyak di promo 
kan di beberapa daerah apakah kendal tidak ingin spt ini .... ?
maaf bagi yg tidak berkenan hanya sekedar sharing saja
salam hormat
agus mst
Web blog. http://agrobisnissu kajaya.blogspot. com

Muhtadin wrote:
> 
>
> Ketika masih kecil aku diajak ortu berobat ke puskesmas pasien 
> ngantri, eh ternyata sekarang beda,
> Beberapa hari yang lalu ke puskesmas kok cuma satu pasien, itupun pas 
> sudah selesai berobat dan mau pulang.
> Wahhh.... pegawainya sepertinya pada santai ngobrol bergerombol dan 
> lucunya ada yang dengan enaknya sambil merokok, padahal di puskesmas.
> Orang yang kuantar berobat tadi sambil jalan pulang nampak kesal, 
> bonceng motorku sambil marah2, batinku "wah kok marah sama aku, 
> padahal kecewa dengan pelayanan puskesmas"
> katanya petugas puskesmas sebelum nyuntik ngersulo/ngedumel "yahmene 
> kok teko berobat..... ?"
> wah.... padahal itu jam 9.30, lah jam kerja mereka sampai jam 
> berapa.....? malah sebagian mereka ada pegawai yg sambil tiduran di 
> ruang periksa, kaya pasien yang sakit aja. itupun aku juga lihat sendiri.
> Kira-kira dengan bupati yang baru gimana kalo tahu masalah ini ya.....?
>
>
> 





 


      

Kirim email ke