Innalillah....
baru tahu kalau desaku kebanjiran.... pertama kali ini desa petung kebanjiran...

--- Pada Kam, 10/6/10, banu <[email protected]> menulis:

Dari: banu <[email protected]>
Judul: [kendal-online] kendal banjir
Kepada: [email protected]
Tanggal: Kamis, 10 Juni, 2010, 5:33 PM







 



  


    
      
      
      




  
  
    Kamis, 10 Juni 2010 
      10:37 
  
    
      Akibat hujan yang 
      mengguyur selama hampir 12 jam dari pukul 15.30 wib hingga Rabu (9/6) 
      dinihari, tujuh Kecamatan di wilayah Kabupaten Kendal dilanda banjir. 
      Tujuh Kecamatan tersebut adalah Kecamatan Patebon; Kota Kendal; Kaliwungu 
      Selatan; Kangkung; Ngampel ; Rowosari dan Pageruyung. Banjir disebabkan 
      oleh meluapnya enam sungai di Kendal, yakni sungai Blorong; Blukar; 
Bodri; 
      Buntu; Kendal dan Kalikuto.
      Di Kec. Patebon tepatnya 
      di Dusun Binangun Desa Wonosari, perbatasan antara Desa Wonosari dan Desa 
      Bangunsari, tanggul jebol sepanjang + 200 m, menyebabkan satu – satunya 
      jalan yang menghubungkan Desa Wonosari dan Desa Bangunsari dan Desa 
      Kartika Jaya terputus di 2 Titik, dengan kedalaman antara +2 s/d 3 meter 
      dengan panjang yang pertama +20 Meter dan kedua +30 Meter akibat tergerus 
      luapan air sungai bodri. Air juga menggenangi pemukiman penduduk sebanyak 
      545 KK sebanyak 1.788 jiwa di Desa bangunsari dengan ketinggian +75cm, 
      selain itu menggenangi tanaman Jagung seluas 40Ha dan cabe seluas 70Ha 
      umur 60-75 hari dengan ketinggian 50 cm.
      Di Kec. Kendal banjir 
      menggenangi perumahan di Kelurahan Sukodono, RT 1, 4 dan RT 12 + 100 jiwa 
      , Kelurahan Kebondalem RT 1 s/d 18, Keurahan Langenharjo RW I dan II dan 
      manggisan + 40 KK 250 jiwa, Kelurahan Trompo Rt 1- RT 4 + 50 Rumah 250 
      jiwa masing – masing terendam air antara 30 – 50 Cm. Khusus untuk 
      Kelurahan Kalibuntuwetan banjir cukup parah di dukuh Birusari RT 10 dan 
11 
      RW 03 ketinggian air mencapai 1 meter dan menggenangi rumah 80 KK dan 700 
      jiwa adan areal sawah siap tanam seluas 120 ha dan padi baru tanam + 10 
      hari seluas 10 ha dengan kerugian ditaksir 25.000.000,- (dua puluh lima 
      juta rupiah).
      Di Kecamatan Kaliwungu 
      Selatan di Desa Kedungsuren dusun Krajan Kulon RT 7 RW 3, air menggenangi 
      areal seluas 1 ha dengan ketinggian 4 meter bangunan yang terendam 
      sebanyak 10 bangunan terdiri dari 9 rumah dan 1 musholah sebanyak 10 KK 
30 
      jiwa.
      Di Kec. Rowosari di Desa 
      Gempolsewu, Banjir menyebabkan 1 Perahu milik sdr. Seno dusun Sewuni Rt 8 
      /RW 4,yang diawaki 17 Orang tengelam, 15 orang selamat 2 belum 
diketemukan 
      masing – masing atas nama Sdr. Sukeni Tawang barat RT 4 / 3 dan Sdr. 
      Yatimin tegalsari RT 5 / 5 desa Rowosari (kerugian diperkirakan 
      Rp.10.000.000, -). Selain itu 1 perahu jukung milik sdr. Rasimu dusun 
      sigentang hilang (kerugian diperkirakan Rp.9.000.000, -) dan 3 Kolam Lele 
      milik Kelompok nelayan ikannya hanyut kerugian mencapai Rp.9.000.000, -. 
      Air juga menggenangi 3 dusun yaitu dusun Tegalkapang, kumpulsari, dan 
      tawang barat air menggenangi rumah + 1000 jiwa dengan kedalaman antara 30 
      – 50 CM.
      Di Kec. Ngampel banjir 
      melanda di Desa Ngampelkulon 15 ha tanaman tembakau, Desa Sudipayung 135 
      ha tanaman tembakau dan palawijo, Desa Putatgede 50 Ha tanaman Tembakau, 
      Desa Banyuurip 50 rumah dan 100 ha tanaman tembakau, Desa Dempelrejo 70 
      Rumah dan 60 ha tanaman tembakau , masing – masing dengan ketinggian 
      antara 20 -30 cm. Khusus di Desa Sudipayung 1 buah rumah milik Bp. Sukri 
      di dekat tanggul kali Blorong longsor , kerugian diperkirakan 20 juta 
      rupiah.
      Di Kecamatan Kangkung di 
      Desa Kangkung banjir mengakibatkan Jembatan ukuran 30 x 6 Meter yang 
      menghubungkan Desa kangkung dean Desa Jungsemi, Lebosari, Rejosari dan 
      Kalirejo putus sepanjang + 5 meter akibat digerus air sungai yang meluap, 
      sehingga akses 5 desa ke kecamatan terputus.
      Di Kecamatan Pageruyung 
      Hujan menyebabkan banjir di desa Petung dan menyebabkan 3 rumah warga di 
      Dusun Krajan RT 2 / RW 1 terendam air dan sebagian harta bendanya hanyut. 
      Kerugian diperkirakan Rp. 2.000.000,- (dua juta rupiah)
      Langkah - langkah yang 
      telah dilaksanakan antara lain memantau dan memonitor , serta tanggap 
      darurat dari tim SAR ke lokasi bencana; droping bahan 
      makanan ke lokasi bencana dan pendirian dapur umum; korban sementara 
      diungsikan ke tetangga / keluarga serta Kerja bhakti warga .( sumber 
      Kesbangpolinmas ).
      sumber:http: //www.kendalkab. go.id/index. php?option= 
com_content&view=article&id=1063:kendal- banjit&catid=45:berita&Itemid=63


    
     

    
    


 



  





Kirim email ke