kebiasaan pedagang tuh pak, kalo yg kualitas bagus biasanya lansung di kebun 
atau yg punya pohon ato klo tidak di pengepul tingkat 1 yg artinya belum masuk 
arena sortir. nah yg di jual bebas di pasar kadang dah di sortir dan celakanya 
lagi bisa dapat kualitas no 2

--- Pada Sen, 12/7/10, Budi Yuwono <[email protected]> menulis:

Dari: Budi Yuwono <[email protected]>
Judul: Re: [kendal-online] Jenis-jenis Durian dan Kenikmatannya !
Kepada: [email protected]
Tanggal: Senin, 12 Juli, 2010, 5:06 PM















 
 



  


    
      
      
      Kok yang di jual di pasaran jarang nemuin yang durian seperti dibawah 
ya..., rata2 warnanya putih, ponggenya besar, dagingnya tipis, rasanya ngak 
manis, aromanya kurang wangi, tidak kering, banyak yang busuk, isinya ngak 
banyak, pokoknya ngak puas, jadi pilih yang montong





From: "aldar_combo@ hotmail.com" <aldar_combo@ hotmail.com>
To: kendal-online@ yahoogroups. com
Sent: Mon, July 12, 2010 9:26:40 AM
Subject: Re: [kendal-online] Jenis-jenis Durian dan Kenikmatannya !

  

Jadi inget "JUPE belah Duren"

Powered by Telkomsel BlackBerry®


From: moh anto <anto_sarimanan@ yahoo.com> 
Sender: kendal-online@ yahoogroups. com 
Date: Mon, 12 Jul 2010 10:10:14 +0800 (SGT)
To: <kendal-online@ yahoogroups. com>
ReplyTo: kendal-online@ yahoogroups. com 
Subject: [kendal-online] Jenis-jenis Durian dan Kenikmatannya !

  







dari milis tetangga, nikmatnya,,, ,,,





  


Jenis-jenis Durian dan Kenikmatannya ! 



1. DURIAN AJIMAH

Durian ini dikenal sebagai durian bung karno. Konon, karena jenis ini merupakan 
salah satu jenis durian yang digemari oleh Presiden Pertama RI tersebut. Durian 
ini dapat ditemukan di daerah Ciomas, Bogor. Bentuk buahnya bulat dengan duri 
yang besar dan jarang. Kulit buahnya tipis dan berwarna hijau keabuan. Daging 
buah tebal, berwarna kuning muda, kering, dan teksturnya agak berserat. Rasanya 
manis agak pahit karena mengandung alkohol. Ponggenya besar, tetapi bijinya 
kecil. Kebanyakan buahnya tumbuh sempurna. Meskipun berukuran kecil, tetapi 
jika dibelah berisi daging buah yang padat. Ukuran buahnya tergolong sedang, 
ratarata beratnya 1,5-3 kg/buah.



 


2. DURIAN BOKOR

Durian ini berasal dari Sukahaji, Majalengka, Jawa Barat. Durian in.; dilepas 
sebagai varietas unggul pada tahun 1993. Buahnya besar, berat per buahnya dapat 
mencapai 3,9 kg. Buahnya bulat panjang berwarna hijau kekuning-kuningan. Kulit 
buahnya berketebalan sedang, antara 3-5 mm. Durinya besar, berbentuk kerucut, 
serta tersusun jarang. Daging buahnya berketebalan sedang, berwarna kuning 
muda, bertekstur halus, dan tak be.rserat. Rasanya manis dan aromanya harum. 
Jumlah pongge per buah antara 15-20 dengan jumlah biji sempurna 10-20. 
Produktivitas tanaman cukup baik, dapat menghasilkan 150-200
 buah/pohon/ tahun. Tahan penyakit busuk akar, tetapi agak peka hama penggerek 
buah.




 


3. DURIAN BUBUR

Durian ini berasal dari Semarang, tepatnya di daerah Brongkol. Bentuk buahnya 
bulat memanjang dengan duri runcing dan tersusun rapat. Kulit buah berwarna 
kuning kehijauan dan berjuring lima. Belimbingan juringnya agak jelas terlihat. 
Daging buah tebal, padat, dan pada tiap jurin g tampak penuh dengan pongge yang 
berjumlah 1-5. Teksturnya kesat dan kering, rasanya manis, dan aromanYa harum. 
Ukuran buahnya cukup besar, rata-rata berat per buah antara 4-5 kg, sedangkan 
bijinya kecil. Produktivitas tanaman yang dewasa cukup tinggi, per pohonnya 
dapat menghasilkan antara 300-400 buah/tahun.




 

4. DURIAN CHANEE

Durian ini berasal dari Thailand. Mampu berbuah pada umur 4-5 tahun dengan 
menggunakan bibit sambung pucuk atau okulasi. Produksinya banyak. Mampu 
beradaptasi dengan berbagai lingkungan, tetapi tidak tahan terhadap penyakit 
yang disebabkan oleh phytophthora sp. Buahnya berbentuk bulat panjang dengan 
duri besar yang tersusun jarang. Beratnya mencapai 4 kg dengan warna kulit 
hijau. Dagingnya tebal dengan warna kuning keemasan. Rasanya manis, bertekstur 
lembut, dan beraroma harum sedang.




 

5. DURIAN HEPE

Namanya dikaitkan dengan keadaan bijinya yang kempes (hepe: Sunda). Durian ini 
antara lain dapat ditemukan di daerah Jonggol, Bogor. Buahnya berbentuk bulat 
telur clan berwarna hijau kecokelatan. Kulit buah agak tebal dengan duri 
runcing dan tersusun rapat. Keistimewaannya antara lain terdapat pada daging 
buahnya yang tebal dan rasan.ya yang manis pahit. Daging buahnya berwarna krem, 
agak berserat dan kering. Ukuran buahnya sedang, bobotnya antara 1-2 kg/buah. 
Produksi per pohonnya antara 300-400 buah/ tahun.




 

6. DURIAN KAMUN

Merupakan varietas durian lain yang cukup populer di daerah Banjarnegara. Salah 
satu keistimewaan durian ini yaitu biji buahnya banyak yang kempes. Bentuk 
buahnya bulat lonjong dengan duri berbentuk kerucut clan tersusun agak rapat. 
Daging buahnya kering, berlemak, dan berwarna kuning tembaga. Rasanya manis 
agak legit dengan aroma harum yang tidak tajam. Berat rata-rata per buah antara 
22,5 kg. Produktivitas cukup baik, per pohon dapat menghasilkan 300-400 
buah/tahun.




 

7. DURIAN KAN YAO

Durian asal Thailand ini berbentuk bulat dengan warna kulit hijau, berduri 
besar agak jarang. Bobot buahnya 2–5 kg. Dagingnya tebal, berwarna kuning 
sampai krem, berasa manis, bertekstur agak lembek, dan beraroma harum.




 

8. DURIAN KANI

Durian - yang bernama asli chanee - ini merupakan introduksi dari Thailand dan 
telah ditetapkan sebagai salah satu verietas unggul. Bentuk buahnya bulat 
dengan kulit kuning kecokelatan. Durinya berbentuk kerucut, tajam, dan tersusun 
agak rapat. Kulit buahnya tipis, antara 3-5 mm, dan agak sukar dibelah. Daging 
buahnya cukup tebal, kering, berlemak, dan berwarna kuning. Rasanya tidak 
terlalu manis dan tekstur buahnya tidak terlalu lembut. Aromanya sedang. Jumlah 
pongge per buah antara 5-18 dengan biji sempurna 5-12. Bijinya kecil, lonjong. 
Ukuran buahnya termasuk besar, berat rata-rata 2-4 kg per buah. Durian ini 
bersifat genjah. Produktivitasnya sekitar 20-50 buah/pohon/tahun. Durian kani 
agak peka penyakit busuk akar dan hama penggerek buah.




 

9. DURIAN KENDIL

Durian ini berasal dari daerah Brongkol, Semarang. Namanya dikaitkan dengan 
bentuknya yang bulat seperti kendil (periuk). Karena bulatnya, durian ini dapat 
diletakkan dalam posisi berdiri tanpa terguling. Kulit buahnya mudah dibelah. 
Buahnya terdiri dari lima juring clan setiap juring berisi daging buah yang 
menyatu sehingga tampak penuh dan padat. Daging buah berwarna kuning, rasanya 
manis legit, dan aromanya sedang (tidak tajam). Ukuran dan berat buahnya 
relatif seragam, rata-rata berat per buah antara 33,5 kg. Produktivitas 
rata-rata per pohon hanya sekitar 5070 buah/tahun.




 

10. DURIAN KRADHUM THONG

Durian ini berasal dari Thailand. Bentuk buahya bulat. Durinya jarang. Kulitnya 
berwarna hijau. Bobot buahnya sekitar 1,5-3 kg. Dagingnya tebal, berwarna 
kuning, berasa manis, bertekstur lembut, dan beraroma harum.




 

11. DURIAN LAMBAU

Jenis durian ini berasal dari Desa Wadas, Kecamatan Bener, Purworejo, Jawa 
Tengah. Buahnya berbentuk bulat clan kebanyakan terdiri dari lima juring. Kulit 
buahnya agak tebal dan berwarna kuning kecokelatan. Durinya berukuran sedang, 
berbentuk kerucut, dan tersusun rapat. Ponggenya besar, daging buahnya tebal, 
kering, berserat agak kasar, dan berwarna kuning. Rasanya manis clan aromanya 
tajam menyengat. Biji buahnya kecil. Produktivitasnya rendah, setiap pohon 
dapat menghasilkan 30 buah per musim.




 

12. DURIAN LUTUNG

Jenis durian ini dapat ditemukan antara lain di daerah Kendal. Bentuk buahnya 
tak beraturan, dari lonjong sampai agak bulat. Ku1it buah berwarna keabu-abuan 
dengan duri besar, tersusun agak rapat, dan kokoh. Buah durian ini biasanya 
berjuring lima. Pada masing-masing juring terdapat 1-4 pongge yang berukuran 
besar. Daging buahnya tebal, cukup kesat, dan berwarna kuning agak krem. 
Rasanya manis alkoholik dengan aroma yang tajam. Kelebihan durian ini antara 
lain bijinya kebanyakan kempes. Produksi per pohon kira-kira 100 buah/tahun.




 

13. DURIAN MONTHONG

Durian ini berasal dari Thailand. Tanaman Durian monthong merupakan tanaman 
genjah. Mampu berproduksi pada umur 4-5 tahun sejak ditanam dengan bibit asal 
sambung pucuk. Produksi buahnya cukup banyak. Mampu beradaptasi pada berbagai 
tempat. Sayangnya, tanaman ini tidak mempunyai ketahanan terhadap penyakit 
Phytophthora .sp. Bentuk buah bervariasi, dari bulat panjang sampai hampir 
persegi. Durinya besar dan tersusun jarang. Bobot buahnya mampu mencapai 6 kg. 
Kulitnya tebal dengan warna hij au. juringnya ada 5. Warna daging buah ada yang 
kuning emas, ada pula yang krem. Dagingnya sangat tebal dengan rasa manis legit 
dan aroma harum sedang.




 

14. DURIAN OTONG

Durian ini merupakan varietas introduksi dari Thailand. Durian ini secara resmi 
telah dilepas oleh Menteri Pertanian sebagai varietas unggul nasional. Bentuk 
buahnya bulat panjang dengan kedua ujung agak meruncing. Warna kulit buah hijau 
kekuningan dengan duri-duri kecil berbentuk kerucut serta tersusun agak rapat. 
Daging buah berwarna kuning menarik seperti kunyit, agak tebal, kering, dan 
kurang berlemak. Keistimewaannya, daging buahnya sangat manis clan teksturnya 
sangat halus. Aromanya sedang dan tidak begitu tajam. Jumlah pongge per buahnya 
antara 5-15 huah dengan jumlah biji sempurna 5-10. Berat buah dapat men capai 4 
kg. Produktivitas tidak begitu tinggi, antara 20-50 buah/pohon/tahun.




 

15. DURIAN PARUNG

Sebenarnya, tanaman induk durian parung sudah mati tersambar petir. Beruntung, 
ada peneliti dan hobiis tanaman durian yang berhasil mengokulasi. Saat ini, 
durian parung dapat ditemukan di daerah Darmaga, Bogor, dan Cilandak Barat, 
Jakarta Selatan. Buahnya berbentuk bulat memanjang dan berwarna hijau keabuan. 
Daging buahnya tebal, berwarna kuning, sedikit berserat, dan tidak begitu 
kering. Rasanya manis dan bijinya berukuran kecil.
















      

    
     

    
    


 



  










Kirim email ke