Bung Tutug,
Saya setuju dengan pendapat anda, kayaknya ngak mungkin juga berharap warung Tegal mau menyediakan rendang segurih di warung Padang.
Jadi menurut saya bukanlah satu kemunduran atau sebuah kesalahan ketika biasanya anda makan diwarteg, tetapi pada suatu saat pengen makan rendang dan untuk itu anda pindah kewarung Padang, sebuah pilihan yang wajar toh.......!
Kalau boleh saya ibaratkan PA 50 itu sebagai rendang Padang, maka sekarang saya sedang mencari juru masaknya untuk belajar.....ada yang besedia ????????
Salam Style File,
DD
tutug <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Bung dodjo,
barangkali itulah sebabnya mengapa Yamaha, Korg, Roland atau yang
lain memilih untuk tetap dengan ciri khas keyboard mereka. Mereka
juga tidak ingin menyeragamkan teknik dan style mereka, seperti
komputer, meski berbeda produk, tetapi penggunaannya tetap sama.
Masing-masing punya kelebihan dan kekurangan, tinggal kita pemakai
yang memilih, mana yang sesuai dengan kepentingan kita. Karena itu,
jika ada diskusi tentang merek mana yang paling hebat, pasti tidak
bakal ketemu.
Yamaha mungkin tidak bakal tertarik untuk membuat suara gendang
seperti punya korg. Begitu pula Korg tidak akan pernah membuat style
pop semanis Yamaha. Kitalah yang harus memilih, mana yang kita
butuhkan.
Namun beruntunglah kini ada style converter yang sedikit membantu
kita, mencomot style bagus dari merek lain agar bisa kita mainkan di
keyboard kita. Sayangnya style converter masih mahal dan tidak 100
persen mengonvert dengan persis seperti aslinya. Kita harus mengedit
lagi.
tutug
Click here to donate to the Hurricane Katrina relief effort.
Untuk bubaran, silahkan kirim email ke : ( To unsubscribe from this group, send an email to: )
[EMAIL PROTECTED]
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "Keyboard_Organ_Style-File" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
