Betul P Tjandra. Sejauh pengamatan saya tidak sedikit user yang memilih
KB yang canggih namun kecanggihannya tidak dioptimalkan. Sering sekali
membeli KB karena terpana salah satunya pada style built in yang ada,
padahal syle built in itu dibuat sesuai dengan lagu atau irama yang
sedang top saat itu. Untuk user yang ini siap2 saja beli KB yang terbaru
atau beli style terbaru kalau jenis irama mulai berubah. KB yang sudah
ada sebetulnya sudah cukup untuk mengikuti berbagai jenis musik kalau
user itu kreatif. Kondisi inilah yang dimanfaatkan oleh vendor KB
seperti Yamaha yang memberikan akses internet untuk bisa download dari
situsnya.
Dilingkungan saya (kebetulan saya nge band, saya nggak pegang KB) selalu
menggunakan KB bukannya shyntesizer. Alasan teman KBist sound nya lebih
gampang milihnya. Hasilnya ya fungsi untuk style nggak pernah dioprek.
Dari baru sekitar 5 tahun yang lalu sampai saat ini isinya masih gitu2 saja.
Mudah2an milih kita ini, KSOF, bisa memberikan pembelajaran kepada
teman2 milis disini untuk tidak tergantung kepada vendor dan lebih bisa
mendayagunakan fungsi2 yang ada di KBnya.
Salam.
-Rie-
VW music wrote:
Kalau saya bilang sih bbukan tergantung usernya sih pak tapi apa si
user menyadari atau tdk fungsi tsb. Dan justru kebanyakkan user tdk
menyadarinya. Ini jg karena opini yg salah dari pakar di lapangan sana.
Bagi user yg baru masuk ke dunia keyb tentunya style editor tdk
terpakai tapi begtiu user sdh bs keyb nya, maka yg dicari yah
seharusnya style editor itulah.
TIA,
P. Tjandra.
Jkt.
--- In [email protected]
<mailto:Keyboard_Organ_Style-File%40yahoogroups.com>, Tjutjuk Hari
Purwanto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Setuju bung Tutug, Style editor seperti yang Anda katakan sangat mutlak
> diperlukan.
> Seberapa penting style editor diperlukan tergantung kepada usernya.
> Untuk pemain band rasanya tidak memerlukan style editor. Banyak pemain
> band yang mengunakan KB dan bukannya menggunakan synthesizer. Disamping
> itu untuk teman2 yang baru belajar dan baru mengenal KB, tanpa style
> editorpun ok saja. Ini pendapat saya lho.
> Salam.
>