Dari milis tetangga semoga bermanfaat !!!!!

----- Original Message -----
From: "Mujiballah Komil" <[EMAIL PROTECTED]>
To: "pakguruonline" <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Wednesday, July 20, 2005 12:05 PM
Subject: [pakguruonline] E-codes lemk babi pada produk makanan dan kosmetika


> Sekilas Info dari Miling List Anggota ICMI
> -------------------------------------------
>
> "Maka hendaklah manusia itu memperhatikan makanannya"  (QS. 'Abasa : 24)
>
> Oleh Dr.M.Anjad Khan
>
> Salah seorang rekan saya bernama Shaikh Sahib bekerja sebagai pegawai di
> Badan Pengawasan Obat & Makanan (POM) di Pegal, Perancis. Tugasnya adalah
> mencatat semua merek barang, makanan dan obat-obatan.
>
> Produk apapun yang akan disajikan suatu perusahaan ke pasaran, bahan-bahan
> produk tersebut harus terlebih dahulu mendapat ijin dari Badan pengawas
Obat
> dan Makanan  Prancis dan Shaikh Sahib bekerja di Badan tersebut bagian QC
,
> oleh sebab itu dia mengetahui berbagai macam bahan makanan yang
dipasarkan.
> Banyak dari bahan-bahan tersebut dituliskan dengan istilah yang dituliskan
> dalam bentuk matematis seperti E-904, E-141. Awalnya, saat Shaikh Sahib
> menemukan bentuk matematis tersebut, dia penasaran dan kemudian menanyakan
> kode matematis  tersebut kepada seorang perancis yang berwenang dalam
bidang
> itu  dan orang tersebut menjawab " KERJAKAN SAJA TUGASMU, DAN
> JANGAN BANYAK TANYA.
>
> Jawaban tersebut menimbulkan kecurigaan buat Shaikh Sahib dan dia kemudian
> mulai mencari tahu kode matematis tersebut dalam dokumen yang ada.
Ternyata
> apa yang dia temukan cukup mengagetkan kaum muslim di dunia.
>
> Hampir diseluruh negara barat termasuk Eropa,  pilihan utama untuk daging
> adalah daging babi. Peternakan babi sangat banyak di negara-negara
tersebut.
> Di perancis sendiri jumlah  peternakan babi mencapai lebih dari 42.000.
>
> Jumlah kandungan lemak dalam tubuh babi sangat tinggi dibandingkan dengan
> hewan lainnya. Namun orang eropa dan amerika berusaha menghindari
> lemak-lemak tersebut. Kemudian yang menjadi pertanyaan sekarang;
dikemanakan
> lemak-lemak babi tersebut ? jawabannya adalah: Babi-babi tersebut dipotong
> di rumah-rumah jagal dalam pengawasan Badan POM dan yang membuat pusing
> Badan tersebut adalah membuang lemak yang sudah dipisahkan dari daging
babi.
> Dahulu kira-kira 60 tahun yang lalu, lemak-lemak tersebut dibakar.
>
> Kemudian mereka berpikir untuk memanfaatkan lemak-lemak tersebut. Sebagai
> awal ujicobanya mereka membuat sabun dengan bahan lemak tersebut dan
> ternyata itu berhasil.
>
> Lemak-lemak tersebut diproses secara kimiawi, dikemas sedemikian rupa dan
> dipasarkan Dalam pada itu negara-negara di eropa memberlakukan aturan yang
> mengharuskan bahan-bahan dari setiap produk makanan, obat-obatan harus
> dicantumkan pada kemasan. Oleh karena itu bahan yang terbuat dari lemak
babi
> dicantukam dengan nama Pig Fat (lemak babi)  pada kemasan produk. Mereka
> yang sudah tinggal di Eropa selama 40 tahun terakhir ini mengetahui hal
> tersebut.
>
> Namun produk dengan bahan lemak babi tersebut dilarang masuk ke
> negara-negara Islam pada saat itu sehingga menimbulkan defisit perdagangan
> bagi negara pengekspor. Menoleh kemasa lalu, jika anda hubungkan dengan
Asia
> Tenggara, anda mungkin tahu tentang factor yang menimbulkan perang
saudara.
> Pada saat itu, peluru senapan dibuat di Eropa dan diangkut ke belahan
benua
> melalui jalur laut. Perjalanannya memakan waktu berbulan-bulan hingga
> mencapai tempat tujuan sehingga bubuk mesiu yang ada di dalamnya mengalami
> kerusakan karena terkena air laut.
>
> Kemudian mereka punya ide untuk melapisi peluru tersebut dengan lemak
babi.
> Lapisan lemak tersebut harus digigit dengan gigi terlebih dahulu sebelum
> digunakan. Saat berita mengenai pelapisan tersebut tersebar dan sampai
> ketelinga tentara yang kebanyakan Muslim dan beberapa Vegetarian (orang
yang
> tdk makan daging), maka tentara - tentara tersebut menolak berperang
> sehingga mengakibatkan  perang saudara ( civil war ).
>
> Negara-negar eropa mengakui fakta tersebut dan kemudian menggantikan
> penulisan lemak babi dalam kemasan dengan menuliskan lemak hewan. Semua
> orang yang tinggal di Eropa sejak tahun 1970 - an mengetahuinya.  Saat
> perusahaan produsen ditanya oleh pihak berwenang dari negara Islam
mengenai
> lemak hewan tersebut, maka jawabannya bahwa lemak tersebut adalah lemak
> sapi & domba, walaupun demikian lemak-lemak tesebut haram bagi muslim
> karena penyembelihan hewan ternak tersebut tidak mengikuti syariat islam.
> Oleh karena itu  produk dengan label baru tersebut dilarang masuk ke
negara-
> negara islam. Sebagai akibatnya, perusahan-perusaha produsen menghadapi
> masalah  keuangan yang sangat serius karena 75% penghasilan mereka
> diperoleh dengan menjual produknya ke negara islam,  dimana laba penjualan
> ke negara islam bisa mencapai milliar dolar.
>
> Akhirnya mereka memutuskan untuk membuat kodifikasi bahasa yang hanya
> dimengerti oleh Badan POM sementara orang awam tidak mengetahuinya. Kode
> tersebut diawali dengan kode E-CODES.  E-INGREDIENTS ini terdapat di
banyak
> produk perusahaan multinasional termasuk pasta gigi, sejenis permen karet,
> cokelat, gula-gula, biscuit, makanan kaleng, buah-buahan kalengan dan
> beberapa multi vitamin dan masih banyak lagi jenis produk makanan &
> obat-obatan lainnya.
>
> Olehkarenanya, saya mohon kepada semua umat islam untuk memeriksa terlebih
> dahulu bahan-bahan produk yang akan kita konsumsi dan mencocokannya dengan
> daftar kode E-CODES berikut ini. Jika ditemukan kode- kode berikut ini
dalam
> kemasan produk yang akan kita beli, maka hendaknya dapat dihindari karena
> produk dengan kode-kode tersebut di bawah ini mengandung lemak babi.
>
> E100, E110, E120, E 140, E141, E153, E210, E213, E214, E216, E234,
> E252,E270, E280, E325,
> E326, E327, E334, E335, E336, E337, E422, E430, E431, E432, E433,
> E434, E435, E436, E440,
>
> E470, E471, E472, E473, E474, E475,E476, E477, E478, E481, E482,
> E483, E491, E492, E493, E494, E495, E542,E570, E572, E631, E635, E904.
>
> Adalah tanggung jawab kita semua sebagai umat islam untuk mengikuti
syariat
> islam dan juga memberitahukan  informasi ini  kepada saudara-saurdara
kita.
>
> M.Anjad Khan
> Medical Research Institute
> United States
> -------------------------------------
> " Maka makanlah yang halal lagi baik dari rezki yang telah diberikan Allah
> kepadamu; dan syukurilah nikmat Allah, jika hanya kepadaNya saja kamu
> menyembah " (QS. An Nahl : 114)
>
>
>
> ==========================
>
> Mailing list ini bertujuan sebagai media informasi, komunikasi, diskusi,
dan media masukan atau sumbang saran dari dan untuk guru, pejabat, tokoh
pendidikan, serta masyarakat yang peduli terhadap pendidikan.
>
> Kirimkan pendapat dan saran anda berupa :
> 1. Makalah atau tulisan singkat seputar pendidikan.
> 2. Jurnal/Artikel pendidikan.
> 3. Berita dan issue strategis pendidikan, serta
> 4. Tanggapan anda
>
> Alamat moderator/owner :
> Subdin Program Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat
> Jl. Jend. Sudirman No. 52 Padang - Sumatera Barat
> Indonesia
>
> Related site:
> http://www.geocities.com/pakguruonline
> http://www.geocities.com/jipsumbar
> http://www.geocities.com/siswaonline
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>





PENTING..!

attachment akan dihapus & tidak diteruskan kepada seluruh member.

dilarang beriklan. pelanggaran atas peraturan ini akan dikenai sanksi berupa 
pencabutan membership.

terutama bagi pengguna ms outlook/outlook express, dihimbau untuk selalu 
mengupdate antivirusnya.
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kisunda/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke