Pahlawan dalam Dunia Wayang
Siswo Pramono
09-11-2006

Di Indonesia, tanggal 10 November dirayakan sebagai Hari Pahlawan. Waktu
masih bocah, saya pernah bertanya kepada éyang: “Pahlawan itu pekerjaan
apa to mbah?” Éyang saya tertawa geli, “Nggèr, pahlawan itu bukan
pekerjaan; bukan pula status politik (seperti yang sering kita kenal saat
ini). Kepahlawanan adalah sikap hidup”. Lalu, éyang saya itu, yang juga
seorang dalang, bercerita tentang pahlawan dalam wawasan pewayangan.

Bumi gonjang-ganjing, langit kelap-kelip (bumi berguncang-guncang,
wayang-Jawa.jpg langit bersinar-sinar). Setiap krisis ― krisis
kekuasaan, kenegaraan, atau kemanusiaan―.melahirkan pahlawannya
masing-masing; dengan sifat khasnya masing-masing pula.

Pahlawan rezim penguasa
Pahlawan rezim penguasa adalah orang-orang yang ‘setia’, dan siap
berkorban untuk suatu rezim tertentu. Dalam banyak hal, kesetiaan tersebut
merupakan imbalan bagi kamuktèn (harta dan jabatan) yang diterima oleh si
pahlawan dari si penguasa.  Pahlawan model ini cenderung mengesampingkan
etika serta nilai-nilai kebenaran, keadilan, dan kemanusiaan, demi
kesetiaan yang murni dan konsekuen tadi.

Karna adalah contoh klasik pahlawan rezim penguasa. Anak hasil selingkuhan
Dewi Kunti dan Betara Surya (Dewa Matahari) ini, dibuang oleh ibunya untuk
menutup aib. 

Karna kecil yang terlunta-lunta, yang sempat diangkat anak oleh kusir
kerajaan Astina, akhirnya bisa merayap ke puncak karir sebagai prajurit
yang cemerlang. Atas jasa-jasa dan pengabdian Karna, rezim totaliter
Kurawa di Kerajaan Astina memberinya jabatan adipati.

Walaupun kerajaan Astina belum mengenal undang-undang otonomi daerah,
adipati tetaplah jabatan empuk dan basah yang dambaan setiap birokrat,
politisi, dan prajurit, termasuk Karna.

Ketika pecah Bharata Yuda (perang saudara Bharata), Kunti membujuk Adipati
Karna untuk meninggalkan rezim batil Kurawa dan bergabung saja dengan
Pandawa, yang sedang memperjuangkan hak-hak mereka yang sah atas kerajaan
Astina. 

Sang Adipati menolak, karena dia sudah terlanjur berhutang budi, ikut
mengecap kamuktèn, dan terlibat kebatilan berjamaah dengan rezim Kurawa
tadi.

Akhirnya, di Kurusetra, Karna tewas di tangan Arjuna, saudara tirinya. 
Jadilah Adipati Karna seorang pahlawan rezim Kurawa; rezim kebatilan yang
dibelanya sampai mati.

Pahlawan negara
Pahlawan negara adalah orang-orang yang ‘setia’, dan siap berkorban untuk
negara, bukan untuk rezim penguasanya. Dalam banyak hal, kesetiaan
tersebut merupakan ikatan emosi sangat kuat antara si pahlawan dengan
negeri kelahirannya.

Pahlawan model ini juga rela mengesampingkan nilai-nilai kemanusiaan, demi
keutuhan dan keselamatan negara. Dan yang dimaksud dengan ‘negara’ adalah
rakyat, pemerintah (yang idealnya juga dipilih rakyat), dan wilayah.
Sedumuk bathuk, senyari bumi; setiap jengkal wilayah harus dipertahankan,
at all cost, jangan sampai ada yang memisahkan diri atau diambil orang
lain.

Kumbokarna adalah contoh klasik seorang pahlawan negara. Walaupun saat itu
nasionalisme belum berkembang, adik raja jahat Dasamuka ini terpaksa
madheg senopati untuk menangkal invasi pasukan Sri Rama atas kerajaan
Alengka. Rama nglurug ke Alengka karena istrinya, si jelita Dewi Sinta,
dicuri si hidung belang Dasamuka. 

Sebenarnya, Kumbokarna sendiri termasuk orang yang menentang perbuatan
culas Dasamuka ini. Bahkan, sebagai protes terhadap kakaknya, Kumbokarno
mengembalikan semua kamuktèn yang diperolehnya dari rezim Alengka.

Kalau saja Sri Rama menyelesaikan kasus pencurian istri ini secara
baik-baik di pengadilan, atau secara kasar melalui carok (duel ala
Madura), tentu si Kumbokarno tidak akan cawé-cawé. Tetapi karena Sri Rama
melakukan invasi militer ke Alengka, terpaksalah Kumbokarna melakukan
kewajiban konstitusinoal bela-negara. Akhirnya, Kumbokarna pun gugur
sebagai pahlawan negara.

Pahlawan kemanusiaan
Pahlawan kemanusiaan adalah orang-orang yang ‘setia’, dan siap berkorban
untuk prinsip-prinsip humanisme, bukan untuk negara, apalagi rezim
penguasanya. Dalam banyak hal, kesetiaan tersebut mengakar pada idealisme
yang sangat kuat untuk membangun dunia yang lebih baik, yang lebih aman
bagi setiap orang. Pahlawan model ini terkadang melupakan realitas politik
dalam mengejar cita-cita luhur tadi.

Gunawan Wibisono, juga adik Dasamuka, merupakan contoh klasik seorang
pahlawan kemanusiaan. Karena terlalu bersemangat dalam memperjuangkan
hak-hak azasi manusia, termasuk hak Sinta untuk menolak cinta Dasamuka,
akhirnya rezim Alengka memerintahkan dinas intelijennya untuk membunuh
Gunawan Wibisono.

Untunglah, Gunawan berhasil bergabung dengan pasukan Sri Rama. Tentu saja,
tindakan mencari asylum ini dianggap sebagai pengkhianatan oleh Dasamuka.
Gunawan Wibisono diangkat sebagai penasihat perang Sri Rama, yang akhirnya
berhasil melakukan regime change di Kerajaan Alengka.

Pahlawan ideal?
Saya bukan dalang, bukan pula orang bijak yang mampu memberikan pitutur
tentang pahlawan yang ideal. Jadi terserah sampéyan, sebagai penonton
wayang, atau pembaca kisah wayang ini, untuk memilih sendiri model
pahlawan yang paling ideal menurut selera masing-masing. Yang jelas,
menurut éyang saya, wayang semakin hilang dan pahlawan juga semakin
jarang. Sumonggo.

Ditulis oleh Siswo Pramono, Pengamat politik dan budaya, tinggal di Den
Haag.

Sumber: Radio Nederland

=====
Lalampahan rewuan mil, cukup dimimitian ku salengkah.


 
____________________________________________________________________________________
Want to start your own business?
Learn how on Yahoo! Small Business.
http://smallbusiness.yahoo.com/r-index


PENTING..!

attachment akan dihapus & tidak diteruskan kepada seluruh member.

dilarang beriklan. pelanggaran atas peraturan ini akan dikenai sanksi berupa 
pencabutan membership.

terutama bagi pengguna ms outlook/outlook express, dihimbau untuk selalu 
mengupdate antivirusnya.
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kisunda/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kisunda/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke