Assalamu'alaikum Wr Wb
aduh kang Maman mah mani teras ngarorojok, heheheh, hihihihih, janten sok 
ararisin...aya sesepuh di ieu milis oge kang Oman Abdurohman, langkung sae 
rupinamah ku kang Oman geura...kanggo ngaguar Madzhab Ja'fari'ah.

Dina masalah fiqh-na mah, para Imam Marja oge teu patos nekankeun teuing, 
sapertos dina Sholat, saparantosna Takbirotul Ihrom dina cara ngalipetkeun 
panangan, apanan di Ulama Sunni mah benten-benten, aya anu Lipetannana dina 
handapeun udel, dina tengah-tengah patuangan, ngalipetkeun panangan digigir 
palih kiwa, aya deui anu lipetan panangannana dina Dada palihan Jantung 
dittutupan. Ari Madhab Ja'fariah mah di lepaskeun, hartosna teu ngalipetkeun 
panangan tatapi lepeng wae kumaha asalna samemeh ngangkat panangan nalika 
Takbirotul ihrom.

Dina ngadu'a oge Madzhab Ja'fariah mah sok ngangkat dua pangan, tapi pikeun anu 
kana Manhaj Salaf anu ayeuna mah, ngadu'a teh teu kudu ngangkat dua panangan 
boh dina Kunut (dina Sholat) atawa ngadu'a diluar Sholat tapi ieu oge sapalihna 
aya anu ngiringan ngangkat dua pangan dina nalika ngadu'a sok sanajan teu 
ngangkeun Madz Ja'fariah oge.

Pon kitu deui dina Mieling Maulid Nabi saw, katerangan anu ngiatkeun kana eta 
ngayakeun Maulid Nabi saw teh ayana di Para Ulama Mazdhab Ja'fariah tur nganggo 
katerangan Kitabu Sittah (Kitab Hadist anu 6) epengan Ulama-ulama Sunni, 
simkuring maosan dina fatwa Ulama-ulama Manhaj Salaf www.assunah.or.id atanapi 
di http://www.assunnah.mine.nu perayaan Maulid Nabi saw teh bid'ah alias sesat, 
panjang bahasannanamah tapi mung Hiji alesannana mah Teu aya Conto ti Nabi saw, 
mieling lahirna Nabi saw dikaitkeun sareng Hadist Bid'ah tea.

janten ngabahasna kang Maman panjang, mung ari Intina mah tina Rukun Islam wae, 
ari dina Mazdhab Ja'fari'ahmah urutan Ma'rifat teh urutan mimiti kumargi nyutat 
kana Kitab Najhul Balaghoh nerangkeun yen "Awwalu Dini Ma'rifatu bihi" tah ieu 
oge ku simkuring parantos di bahas dina Subject Islam Jeung Pluralisme-cep 
Wirabuana tea, bilih kang Maman kalangkung mangga kantung Klik wae didieu : 
http://groups.yahoo.com/group/kisunda/message/15942

terasna ka dieu KLIK http://groups.yahoo.com/group/urangsunda/message/108341
didieu oge aya salah sawiyos konsep para Ulama dina Nafsirkeun Al-Qur'an sareng 
Hadistna.
tah, Kang Maman timana ngabasna nya, hehehehe, hihihihih, ah ararisin, mangga 
wae kang Oman, kang Waluya geura pedar perkawis Madzhab Ja'fariah, 
amalan-amalan anu sok seueur dilakukeun ku NU eta tiantawisna seueur tina 
katerangan Madzhab Syi'ah.

Biografi Iman Ja'far, punten teu di sundakeun :
Index >> Daftar Isi Imam Ja'far Ash-Shadiq a.s.a. Biografi Singkat Imam Ja'far 
Ash-Shadiq a.s.Imam Ja'far Ash-Shadiq a.s. dilahirkan di Madinah pada tanggal 
17 Rabi'ul Awal 83 H. Ayahnya adalah Imam Muhammad Baqir a.s. dan ibunya adalah 
Ummu Farwah binti Qasim bin Muhammad bin Abu Bakar. Namanya adalah Ja'far, 
julukannya adalah Ash-Shadiq dan panggilannya adalah Abu Abdillah. Ia syahid di 
Madinah diracun oleh Manshur Ad-Dawaniqi pada tanggal 25 Syawal 148 H. dalam 
usianya yang ke-65 tahun. Ia dikuburkan di pekuburan Baqi'.b. Program-program 
Imam Shadiq a.s. (dalam Menyebarkan Islam)Imam Shadiq a.s. telah memusatkan 
seluruh tenaga dan pikirannya dalam bidang keilmuan, dan hasilnya, ia berhasil 
membentuk sebuah "hauzah" pemikiran yang telah berhasil mendidik fuqaha` dan 
para pemikir kaliber dunia. Dengan demikian, ia telah meninggalkan warisan ilmu 
yang sangat berharga bagi umat manusia. Di antara murid-muridnya yang ternama 
adalah Hisyam bin Hakam, Mukmin Ath-Thaaq, Muhammad bin Muslim, Zurarah bin 
A'yan dan lain sebagainya. Gebrakan ilmiah Imam Shadiq a.s. telah berhasil 
menguasai seluruh penjuru negeri Islam sehingga keluasan ilmunya dikenal di 
seluruh penjuru negara dan menjadi buah bibir masyarakat. Abu Bahar Al-Jaahizh 
berkata: "Imam Shadiq telah berhasil menyingkap sumber-sumber ilmu di muka bumi 
ini dan membuka pintu ilmu pengetahuan bagi seluruh umat manusia yang 
sebelumnya belum pernah terjadi. Dengan ini, ilmu pengetahuannya menguasai 
seluruh dunia". Tujuan utama kegiatan ilmiah dan budaya Imam Shadiq a.s. adalah 
menyelamatkan umat manusia dari jurang kebodohan, menguatkan keyakinan mereka 
terhadap Islam, mempersiapkan mereka untuk melawan arus kafir dan syubhah yang 
menyesatkan dan menangani segala problema yang muncul dari ulah penguasa waktu 
itu. Usaha Imam Shadiq a.s. tersebut --dari satu sisi-- adalah untuk melawan 
arus rusak akibat situasi politik yang terjadi pada masa dinasti Bani Umaiyah 
dan Bani Abasiyah. Penyelewengan akidah yang terjadi pada masa itu banyak 
difaktori oleh penerjemahan buku-buku berbahasa Yunani, Persia dan India, dan 
bermunculannya aliran-aliran berbahaya seperti Ghulat, kaum zindiq, pemalsu 
hadis, ahlur raiy dan tasawuf. Aliran-aliran inilah yang telah menyiapkan 
lapangan bagi tumbuhnya banyak penyelewengan saat itu. Imam Shadiq a.s. melawan 
mereka, dan dalam bidang keilmuan, ia mengadakan dialog terbuka dengan mereka 
sehingga alur pemikiran mereka diketahui oleh khalayak ramai. Dan dari sisi 
lain, ia juga --dengan usahanya tang tak kenal lelah-- telah berhasil 
menyebarkan akidah yang benar dan hukum-hukum syariat, memasyarakatkan ilmu 
pengetahuan dan mempersiapkan para ilmuwan guna mendidik masyarakat. Imam 
Shadiq a.s. menjadikan masjid Rasulullah SAWW di Madinah sebagai pusat 
kegiatan. Masyarakat datang berbondong-bondong  dari berbagai penjuru untuk 
menanyakan berbagai masalah dan mereka tidak pulang dengan tangan kosong.Di 
antara "figur-figur" yang pernah menimba ilmu dari Imam Shadiq a.s. adalah 
Malik bin Anas, Abu Hanifah, Muhammad bin Hasan Asa-Syaibani, Sufyan 
Ats-Tsauri, Ibnu 'Uyainah, Yahya bin Sa'id, Ayub As-Sijistani, Syu'bah bin 
Hajjaj, Abdul Malik bin Juraij dan lain-lain.Imam Shadiq a.s. memerintahkan 
kepada para pengikutnya untuk tidak berlindung kepada penguasa zalim dan 
melarang mereka untuk mengadakan kerja sama dalam bentuk apa pun dengannya. Ia 
juga mewasiatkan kepada mereka untuk melakukan taqiyah supaya para musuh tidak 
menyoroti gerak-gerik mereka.Imam Shadiq a.s. menganjurkan kepada semua 
masyarakat untuk mendukung perlawanan yang dipelopori oleh Zaid bin Ali melawan 
dinasti Bani Umaiyah. Ketika berita kematian Zaid bin Ali sampai ke telinganya, 
ia sangat terpukul dan sedih. Ia memberikan santunan kepada setiap keluarga 
yang suaminya ikut berperang bersama Zaid bin Ali sebesar 1000 Dinar. Begitu 
juga, ketika pemberontakan Banil Hasan a.s. mengalami kekalahan total, ia 
sangat sedih dan menyayangkan ketidakikutsertaan masyarakat dalam pemberontakan 
tersebut. Meskipun demikian, ia enggan untuk merebut kekuasaan. Hal ini 
ditangguhkannya sehingga umat betul-betul siap untuk mengadakan sebuah 
perombakan besar-besaran, ia dapat menyetir alur pemikiran yang berkembang di 
tengah-tengah masyarakat dan dapat memperbaiki realita politik dan sosial yang 
sudah betul-betul bobrok. c. Imam Shadiq a.s. dalam Kaca Mata Orang LainFuqaha` 
dan para ilmuwan yang hidup pada masa Imam Shadiq a.s. serta mereka yang hidup 
sesudah itu memujinya dengan penuh keagungan dan keluasan ilmu pengetahuan. 
Mereka antara lain: a.       Abu Hanifah, pemimpin dan imam mazhab Hanafiah. Ia 
berkata: "Aku tidak pernah melihat orang yang lebih alim dari Ja'far bin 
Muhammad". Dalam kesempatan lain ia juga berkata: "Jika tidak ada dua tahun 
(belajar kepada Ja'far bin Muhammad), niscaya Nu'man akan celaka". Nama asli 
Abu Hanifah adalah Nu'man bin Tsabit.b.      Malik, pemimpin dan imam mazhab 
Malikiah. Ia pernah berkata: "Beberapa waktu aku selalu pulang pergi ke rumah 
Ja'far bin Muhammad. Aku melihatnya selalu mengerjakan salah satu dari tiga hal 
berikut ini: mengerjakan shalat, berpuasa atau membaca Al Quran. Dan aku tidak 
pernah melihatnya ia menukil hadis tanpa wudhu`".c.       Ibnu Hajar 
Al-Haitsami berkata: "Karena ilmunya sering dinukil oleh para ilmuwan, akhirnya 
ia menjadi buah bibir masyarakat dan namanya dikenal di seluruh penjuru negeri. 
Para pakar (fiqih dan hadis) seperti Yahya bin Sa'id, Ibnu Juraij, Malik, 
Sufyan Ats-Tsauri, Sufyan bin 'Uyainah, Abu Hanifah, Syu'bah dan Ayub 
As-Sijistani banyak menukil hadis darinya".d.      Abu Bahar Al-Jaahizh 
berkata: "Ilmu pengetahuan Ja'far bin Muhammad telah menguasai seluruh dunia. 
Dapat dikatakan bahwa Abu Hanifah dan Sufyan Ats-Tsauri adalah muridnya, dan 
hal ini cukup untuk membuktikan keagungannya".e.       Ibnu Khalakan, seorang 
sejarawan terkenal menulis: "Dia adalah salah seorang imam dua belas mazhab 
Imamiah dan termasuk salah seorang pembesar keluarga Rasulullah yang karena 
kejujurannya ia dijuluki dengan ash-shadiq. Keutamaan dan keagungannya sudah 
dikenal khalayak ramai sehingga tidak perlu untuk dijelaskan. Abu Musa Jabir 
bin Hayyan Ath-Thurthursi adalah muridnya. Ia menulis sebuah buku sebanyak 
seribu halaman yang berisi ajaran-ajaran Ja'far Ash-Shadiq dan memuat lima 
ratus pembahasan".d. Keberhasilan Imam Shadiq a.s. dalam Membentuk Sebuah 
Tatanan Masyarakat Baru di Balik Berkecamuknya Situasi Politik Masa Imam Shadiq 
a.s. adalah masa melemahnya pemerintahan Bani Umaiyah dan menguatnya kekuatan 
Bani Abasiyah. Dua kelompok ini saling tarik-menarik kekuatan dan berperang 
demi merebut dan mempertahankan kekuasaan. Sejak Hisyam bin Abdul Malik 
berkuasa, perang politik Bani Abasiyah sudah dimulai. Pada tahun 129 H. mereka 
mulai mengadakan pemberontakan bersenjata, dan akhirnya, pada tahun 132 H. 
mereka mencapai kemenangan. Pada masa-masa itu Bani Umaiyah sedang menghadapi 
berbagai problema politik sehingga mereka tidak memiliki kesempatan untuk 
mengadakan penekanan serius terhadap Syi'ah. Bani Abasiyah pun karena mereka 
ingin merebut kekuasaan atas nama membela keluarga Rasulullah SAWW dan membalas 
dendam atas darah mereka yang sudah terteteskan, mereka tidak berani mengadakan 
penekanan terhadap para pengikut Ahlul Bayt a.s. Atas dasar ini, periode 
tersebut adalah sebuah periode tenang bagi Imam Shadiq a.s. dan para 
pengikutnya meskipun sangat relatif. Ia menggunakan kesempatan ini 
sebaik-baiknya dengan memulai sebuah gebrakan kebudayaan yang tidak 
tanggung-tanggung. Karena ia yang berhasil menyebarkan fiqih dan ilmu Ahlul 
Bayt a.s. dengan pesat serta mempermantap hukum dan teologi Syi'ah, akhirnya 
mazhab Syi'ah dikenal dengan nama mazhab Ja'fari. Imam Shadiq a.s. menghadapi 
segala aliran pemikiran dan akidah yang berkembang pada waktu itu. Dengan 
segala upaya ia telah menjelaskan Islam dan tasyayyu' di hadapan mereka dan 
berhasil membuktikan keunggulan pemikiran Syi'ah dibandingkan dengan 
aliran-aliran pemikiran tersebut.Imam Shadiq a.s. mendidik murid-muridnya 
sesuai dengan bakat yang dimilikinya. Hasilnya, setiap orang dari mereka 
memiliki spesialisasi dalam ilmu-ilmu tertentu, seperti hadis, tafsir, fiqih 
dan kalam.Hisyam bin Salim bercerita bahwa pada suatu hari kami duduk di 
hadapan Imam Shadiq a.s. Tidak lama kemudian seseorang yang berkewarganegaraan 
Syam minta izin untuk masuk. Setelah ia masuk, Imam berkata kepadanya: 
"Duduklah! Apa yang kau inginkan?". Ia menjawab: "Saya mendengar bahwa engkau 
menjawab semua pertanyaan orang. Aku datang untuk berdebat denganmu". "Dalam 
bidang apa?", tanya Imam kembali. "Dalam bidang bacaan Al Quran", jawabnya 
pendek.Imam Shadiq a.s. menoleh kepada Hamran seraya berkata: "Hamran, orang 
ini adalah milikmu!"Orang Syam itu kembali berkata: "Aku ingin berdebat 
denganmu, bukan dengan Hamran". "Jika engkau dapat mengalahkan Hamran, berarti 
engkau telah mengalahkanku", ia menimpali.Dengan terpaksa ia menerima untuk 
berdebat dengan Hamran. Setiap pertanyaan yang dilontarkan dijawab dengan tegas 
dan berdalil oleh Hamran hingga akhirnya ia merasa kalah dan kecapaian. 
"Bagaimana engkau melihat Hamran?", tanya Imam a.s. "Sungguh Hamran sangat 
cerdik. Setiap pertanyaan yang kulontarkan, dijawabnya dengan tepat", jawabnya. 
Setelah itu ia berkata kembali: "Saya ingin berdebat denganmu berkenaan dengan 
bahasa dan sastra Arab". Imam a.s. menoleh kepada Aban bin Taghlib seraya 
berkata: "Berdebatlah dengannya!" Aban pun tidak memberi kesempatan kepadanya 
untuk mengelak dan berdalih serta akhirnya ia menyerah."Aku ingin berdebat 
mengenai fiqih denganmu", lanjutnya. Imam a.s. menoleh kepada Zurarah seraya 
berkata: "Berdebatlah dengannya!" Ia pun mengalami nasib yang sama."Aku ingin 
berdebat denganmu berkenaan dengan ilmu kalam", katanya lagi. Imam a.s. 
menunjuk Mukmin Ath-Thaaq untuk melayaninya. Dan tidak lama kemudian ia pun 
mengalami nasib yang sama.Begitulah seterusnya ketika ia meminta untuk berdebat 
berkenaan dengan masalah kemampuan (seseorang) untuk melakukan kebaikan dan 
keburukan, tauhid dan imamah, Imam a.s. menunjuk Hamzah Ath-Thayyar, Hisyam bin 
Salim dan Hisyam bin Hakam untuk melayaninya. Dan mereka dapat melaksanakan 
tugas mereka masing-masing dengan baik.Melihat peristiwa yang sangat 
menyenangkan itu Imam Shadiq a.s. tersenyum bahagia.Pada kesempatan ini kami 
haturkan kepada para pembaca budiman hadis-hadis suci pilihan yang pernah 
diucapkan oleh Imam Shadiq a.s. selama ia hidup.1. Mengecek diri setiap hari 
"Seyogianya setiap muslim yang mengenal kami (Ahlul Bayt) untuk mengecek setiap 
amalannya setiap hari dan malam. Dengan demikian ia telah mengontrol dirinya. 
Jika ia merasa berbuat kebaikan, maka berusahalah untuk menambahnya, dan jika 
ia merasa mengerjakan  keburukan, maka beristigfarlah supaya ia tidak hina di 
hari kiamat".2.Istiqamah "Jika Syi'ah kami mau beristiqamah, niscaya malaikat 
akan bersalaman dengan mereka, awan akan menjadi pelindung mereka (dari terik 
panas matahari), bercahaya di siang hari, rezekinya akan dijamin dan mereka 
tidak akan meminta apa pun kepada Allah kecuali Ia akan 
mengabulkannya".3.Akibat menipu dan dengki "Barang siapa yang menipu, menghina 
dan memusuhi  saudaranya (seiman), maka Allah akan menjadikan neraka sebagai 
tempat kembalinya. Dan barang siapa merasa dengki terhadap saudaranya, maka 
imannya akan meleleh sebagaimana garam meleleh (di dalam air)".4.Wara', usaha 
dan menolong mukminin "Janganlah kalian terbawa arus mazhab dan aliran! Demi 
Allah, berwilayah kepada kami tidak akan dapat digapai kecuali dengan wara`, 
usaha yang keras di dunia, dan menolong saudara-saudara seiman. Dan tidak 
termasuk Syi'ah kami orang yang menzalimi orang lain".5.Hasil percaya kepada 
Allah "Barang siapa yang percaya kepada Allah, maka Ia akan menjamin segala 
yang diinginkannya, baik yang berkenaan dengan urusan dunia maupun akhiratnya, 
dan akan menjaga baginya apa yang sekarang tidak ada di tangannya. Sungguh 
lemah orang yang enggan membekali diri dengan kesabaran untuk menghadapi sebuah 
bala`, tidak mensyukuri nikmat dan tidak mengharapkan kelapangan di balik 
sebuah kesulitan".6.Praktek akhlak "Bersilaturahmilah kepada orang yang memutus 
tali hubungan denganmu, berikanlah orang yang enggan memberimu, berbuat baiklah 
kepada orang yang berbuat jahat kepadamu, ucapkanlah salam kepada orang yang 
mencelamu, berbuat adillah kepada orang yang memusuhimu, maafkanlah orang yang 
menzalimimu sebagaimana engkau juga ingin diperbuat demikian. Ambillah 
pelajaran dari pengampunan Allah yang telah mengampunimu. Apakah engkau tidak 
melihat matahari-Nya menyinari orang yang baik dan orang yang jahat dan air 
hujan-Nya turun kepada orang-orang yang saleh dan bersalah?".7.Pelan-pelan! 
"Pelankanlah suaramu, karena Allah yang mengetahui segala yang kau simpan dan 
tampakkan. Ia telah mengetahui segala yang engkau inginkan sebelum kalian 
meminta kepada-Nya".8.Surga dan neraka adalah kebaikan dan keburukan sejati 
"Segala kebaikan ada di depan matamu dan segala keburukan juga ada di depan 
matamu. Engkau tidak akan melihat kebaikan dan keburukan (sejati) kecuali di 
akhirat. Karena Allah azza wa jalla telah menempatkan semua kebaikan di surga 
dan semua keburukan di neraka. Hal itu dikarenakan surga dan nerakalah yang 
akan kekal".9.Wajah Islam Islam itu telanjang. Bajunya adalah rasa malu, 
hiasannya adalah kewibawaan, harga dirinya adalah amal saleh dan tonggaknya 
adalah wara`. Segala sesuatu memiliki asas, dan asas Islam adalah kecintaan 
kepada kami Ahlul Bayt".10.Beramal untuk akhirat "Beramallah sekarang di dunia 
demi kebahagiaan yang kau  harapkan di akhirat".11.Pahala membantu para 
pengikut Ahlul Bayt a.s. "Tidak ada seorang pun yang membantu salah seorang 
pengikut kami walaupun dengan satu kalimat kecuali Allah akan memasukkannya ke 
dalam surga tanpa hisab".12.Jauhilah riya`, berdebat dan permusuhan "Jauhilah 
riya`, karena sifat riya` akan memusnahkan amalanmu, jauhilah berdebat, karena 
berdebat itu akan menjerumuskanmu ke dalam jurang kehancuran dan jauhilah 
permusuhan, karena permusuhan itu akan menjauhkanmu dari Allah".13.Kebersihan 
jiwa adalah tolak ukur penentu seorang mukmin "Jika Allah menghendaki kebaikan 
atas seorang hamba, maka Ia akan membersihkan jiwanya. Dengan itu, ia tidak 
akan mendengar kebaikan kecuali ia akan mengenalnya dan tidak melihat 
kemungkaran kecuali ia akan mengingkarinya. Kemudian Ia akan mengilhamkan di 
hatinya sebuah kalimat yang akan mempermudah segala urusannya".14.Meminta afiat 
kepada Allah "Mintalah afiat kepada Tuhan kalian. Bersikaplah wibawa, tenang 
dan milikilah rasa malu".15.Jiwa doa adalah amal "Perbanyaklah doa, karena 
Allah menyukai hamba-hamba-Nya yang berdoa kepada-Nya. Ia telah menjanjikan 
kepada mereka untuk mengabulkan (doa-doa mereka). Pada hari kiamat Ia akan 
menghitung doa-doa mereka sebagai sebuah amalan yang pahalanya adalah 
surga".16.Cinta orang-orang miskin "Cintailah orang-orang miskin yang muslim, 
karena orang yang menghina dan bertindak sombong terhadap mereka, ia telah 
menyimpang dari agama Allah dan Ia akan menghinakannya dan murka atasnya. Kakek 
kami SAWW pernah bersabda: "Tuhanku telah memerintahkanku untuk mencintai 
orang-orang miskin yang muslim".17.Akar kekufuran "Jangan menghasut orang lain, 
karena akar kekufuran adalah hasud dan iri dengki".18.Amalan penumbuh benih 
kecintaan "Tiga amalan dapat menumbuhkan benih kecintaan: memberi hutang, 
rendah diri dan berinfak".19.Amalan penumbuh benih permusuhan "Tiga amalan 
penimbul benih permusuhan: kemunafikan, kezaliman dan kesombongan".20.Tiga 
tanda untuk tiga orang "Tiga hal tidak dapat diketahui kecuali dalam tiga 
kondisi: penyabar tidak akan dikenal kecuali dalam kondisi marah, pemberani 
tidak akan diketahui kecuali ketika perang dan saudara tidak akan diketahui 
kecuali ketika (kita) membutuhkan".
Sakitu heula kan Maman
Wassalamu'alaikum Wr Wb
baktos
Agus Wirabudiman

  ----- Original Message ----- 
  From: Reksa Gantra 
  To: [email protected] 
  Sent: Tuesday, December 19, 2006 2:09 PM
  Subject: Re: [Urang Sunda] Mazhab Jafariah



  Waalaikumsalam Wr.Wb.,

  Hatur nuhun pisan, Kang Agus.

  Perkawis diajar mah sami. Abdi oge masih keneh diajar. Sanaos, rumaos, sok 
hayang gampangna: Rada ngedul ngotektak sorangan. Hayangna dihuapan bae. Siap 
saji. Hehehe... Ongkoh, pan pakepuk ku urusan sanes sareng ...cicing. 

  Ke, dupi eta numutkeun Kitab Mazdahibul Khomsah teh kumaha? Sigana, aya saena 
salira medar eta eusi kitab. Keun we sakatiasa salira. Tong sieun lepat. Ieu 
mah, saur tadi ge, etang-etang silaturahmi. Bari diajar atanapi ngarawatan Basa 
Sunda.

  Timpah panuhun sareng pangbaktos,
  Pun Maman

  Agus Wirabudiman <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
    Assalamu'alaikum Wr Wb
    Fatwana dina Kitab Mazdahibul Khomsah (5 Mazdhab
    nyaeta Imam Ja'fariah-Maliki-Hambali-Safi'i-Hanafi).

  __________________________________________________
  Do You Yahoo!?
  Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around 
  http://mail.yahoo.com 
  .

[Non-text portions of this message have been removed]



PENTING..!

attachment akan dihapus & tidak diteruskan kepada seluruh member.

dilarang beriklan. pelanggaran atas peraturan ini akan dikenai sanksi berupa 
pencabutan membership.

terutama bagi pengguna ms outlook/outlook express, dihimbau untuk selalu 
mengupdate antivirusnya.
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kisunda/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kisunda/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke