hmmmmmh

--- On Tue, 12/2/08, Rudy <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: Rudy <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: RE: [kisunda] Batin, Jiwa & roh naon hartina sareng benteun na ?
To: [email protected]
Date: Tuesday, December 2, 2008, 8:16 PM










    
            Bahasan Roh,



Salah sahiji buku tos diterbitkeun saurna aya di gramedia, ngan teu

kaleureusan sim kuring keur di luar nagreg, manawi tos aya nu ngaos



Gambaran na ieu di handap.



Buku ini diterbitkan untuk menjelaskan spiritual secara mudah dan sederhana

untuk orang banyak. Selama ini Spiritual adalah bidang bahasan yang

membingungkan. Sebab itu marilah kita kembali pada dasarnya. Spiritual

adalah ilmu tentang Spirit atau Roh. Jangan jangan dicampur adukkan dengan

berbagai hal lain. Spiritual adalah perjalanan jiwa mencari dan menemukan

yang abadi dan illahi, yaitu yang berwujud Spirit. 



Kita tidak bicarakan metafisika dan paranormal dan ajaran2 "New Age" yang

berisi aneka cara metode dan praktik. Seribu satu macam. Kita akan bicara

inti spiritual. 



Kita tidak akan bicara politik, sosial, ekonomi, bahkan tidak mengenai

agama. Kita bicara mengenai Rohani kita saja. Dalam spiritual kita harus

bicara tentang Hubungan Pribadi kita dengan Spirit, terutama Spirit yang

berdiam dalam lubuk samudera batin kita yang terdalam, Roh Suci, Cahaya

Penuntun, Sang Percikan Illahi. 



Buku Laws of Spiritual adalah sebuah rangkuman dasar spiritual. Dilengkapi

dengan sebuah model dasar spiritual alam semesta yang bisa menjelaskan

secara lebih utuh perjalanan spiritual manusia. 



ISI BUKU. 



Buku Laws of Spiritual terdiri dari 10 kompetensi dasar spiritual yang

tersusun sebagai berikut: 



Pengantar dan berbagai Definisi 



Kompetensi 1. Pengenalan pada Roh, terutama Roh Percikan Illahi, Roh yang

tertinggi, yang berdiam dalam diri setiap manusia, Anda dan saya. Inilah

kunci dan titik puncak perjalanan spiritual. Inilah Roh yang secara riil

akan memberi Anda hidup setelah mati. Dalam bab ini saya akan uraikan

cara-cara praktis kita membangun hubungan dengan Inner Spirit. 



2. Transformasi Spiritual. Inilah fungsi dan pekerjaan pokok dari Sang

Percikan Illahi. Kita manusia diubah, dilahirkan lagi, ditransformasi, dari

kodrat evolusi binatang menjadi kodrat spiritual. Ini proses nyata yang kita

alami sepanjang hidup kita. Pekerjaan itu disebut Spiritualisasi. Ilmunya

adalah Spiritual. Hasilnya adalah kita manusia akan menjadi lebih Spiritual..

Hasil akhirnya adalah jiwa kita diubah menjadi total Spirit. 



Kompetensi 3-5 adalah Nilai-nilai pokok yang dibentuk dan diajarkan oleh

Tuhan dan Roh Percikan Illahi dalam diri manusia. Spiritual itu belajar

Nilai (Values), bukan sekedar makna atau wujud fisik. Makna dipelajari oleh

filsafat. Wujud dan zat dipelajari dalam ilmu pengetahuan. Spiritual

membahas Nilai. Spiritual tidak berusaha memaknai atau menafsirkan dengan

otak. Spiritual itu belajar tentang nilai-nilai semesta yang hanya bisa

dipahami oleh hati. 

Ada tiga nilai pokok spiritual : 

- Cintakasih , 

- Rahmat dan Pengampunan, Welas Asih 

- Perbuatan Baik 



Mengapa tiga itu? Sebab inilah proses spiritualisasi alam semesta. Sebab

Cinta adalah prinsip motivasi dan ENERGI spiritual dari Tuhan. Welas asih

adalah SIKAP (attitude) kita secara pasif pada orang lain. Dan Perbuatan

baik adalah Kasih IN ACTION kepada orang lain. 



Kompetensi ke-6 dan 7 membahas tentang pemahaman Hukum Universal Alam

Semesta, terutama hukum Karma atau Sebab Akibat. Anda tidak bisa lepas dari

hukum ini, sehebat apapun diri Anda mengelakkannya. Alam semesta memiliki

akunting yang persis untuk sebab akibat. Sebab itu di sinilah kita belajar

Moral atau pertimbangan Baik dan Jahat. Hukum berikunya adalah tentang

Memberi dan Menerima. Inilah dasar dari the Law of Attraction dan semua

keberhasilan hidup. Give, give and give all yourself to God and to humanity..

You will see success. 



Kompetensi 8 dan 9 membahas 2 kecakapan komunikasi praktis antara Tuhan dan

manusia. 

Worship atau Penyembahan, dimana kita memuja dan menyembah dengan segenap

hati tanpa mengharap balasan. Inilah proses refleksi jiwa dimana diri kita

akan menjadi makin illahi seperti diri Tuhan yang illahi itu. Inilah proses

pengisian energi spiritual. 



Yang kedua adalah Doa, dimana kita menyampaikan permohonan dan mendengar

jawaban dari alam roh. Inilah kerjasama atau sinergi dengan alam roh. Kita

perlu menyampaikan dan kita perlu melatih diri kita untuk mendengar jawaban

doa. Doa selalu mengharap jawaban. Inilah proses sinergi dengan alam

semesta. 



Kompetensi 10 merangkum dan membahas yang terpenting dari semuanya, dan itu

kembali pada yang pertama, yaitu ketaatan pada kehendak Roh Percikan Illahi

yang ada dalam diri manusia. Kalau kita taat pada Yang Didalam, dipastikan

kita akan mendapat support penuh dari Beliau yang didalam dan kita akan

melihat kehidupan abadi. 



Dari Tuhan, kembalinya pada Tuhan. Kita manusia diberi kehendak bebas untuk

memutuskan ikut yang mana, kehendak Tuhan atau kehendak sendiri? Kembalinya

segala sesuatu pada diri kita masing-masing!



From: Roza Rahmadjasa Mintaredja



...nya pasti, ruh mah, teu karuhan jalan2.

anu biasa jalan2 atw pulang anting mah, ngaranna sukma.

'sukma nyusup laju dipinda sukma'

teu percaya???

cobian maot heula atuuuuh.....

..atw ngelmu paeh samemeh paeh...teu kedah maot heula

........bade?

upami bade...ketik REG....

jaaaadi tah baleunghar, ku REGE2AN


      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

Kirim email ke