Karajaan Singapura disabit-sabit dina Pustaka Rajya Rajya i Bhumi Nusantara 
seratan Panitia Wangsakerta. Sanes kitu, ambu?



--- On Fri, 7/30/10, richadiana kartakusuma <[email protected]> 
wrote:

From: richadiana kartakusuma <[email protected]>
Subject: Re: [kisunda] Karajaan Singapura?
To: "mh" <[email protected]>, [email protected]
Date: Friday, July 30, 2010, 5:48 PM







 



  


    
      
      
      lah meni sok anu pararajang .... kang Asep Surascheve biasana nu sok 
rajin geura .... cape ngetikna ... abdi nuju mengunduh macem2 data .... gitu 
loch....


From: mh <khs...@gmail. com>
To: Ki Sunda <kisu...@yahoogroups .com>
Sent: Sat, July 31, 2010 4:40:58 AM
Subject: [kisunda] Karajaan
 Singapura?









 



    
      
      
      Asa karek ngadenge, di Cirebon baheula cenah aya ngaran Karajaan 
Singapure.
Kumaha dongengna eta teh Ambu? Cing sugan aya baraya nu apal.

======
Artefak Kerajaan Singapura Ditemukan Warga Mertasinga                           
 
          

                                            
            
                                          


    
    
                  
  
    
  
  
  
  
  
    

  
  
  
        Jumat, 30/07/2010 - 20:41
      

  
        
    
            
                    
AKIM GARIS/"PRLM"SEJUMLAH
 anak berdesakan, penasaran ingin menyaksikan dua buah jembangan (tempat
 air) yang diduga merupakan artefak Kerajaan Singapura di Blok Situs 
Lawang Gedhe, Desa Mertasinga, Kec. Gunungjati, Kab. Cirebon, Jumat 
(30/7). Singapura merupakan cikal bakal Kesultanan Cirebon.*
        
        

SUMBER, (PRLM).- Sejumlah warga menemukan sebagian artefak yang 
diduga peninggalan Kerajaan Singapura di Blok Situs Lawang Gedhe, RT/RW 
02/03 Desa Mertasinga, Kec. Gunungjati, Kab. Cirebon, Jumat (30/7).
Artefak berupa jembangan (tempat air) yang baru kelihatan dua buah 
terbuat dari tembikar tersebut saling mengait antara yang satu dengan 
lainnya, ditemukan tidak sengaja oleh warga setempat saat bermaksud 
menggali septic tank di pekarangan milik H. Rusno. "Kami kaget ketika 
menggali lubang untuk septic tank di tengah bangunan yang masih dalam 
proses. Tanah yang digali bunyinya mencurigakan. Apalagi, setelah 
cangkul saya mengenai benda tersebut," kata Widi (60), salah seorang 
pekerja.
Hal senada disampaikan Ipin dan Agus yang turut menggali lubang 
tersebut. Menurut mereka, setelah salahsatu cangkul mengenai benda 
tersebut, selanjutnya lebih hati-hati menggalinya. "Kami pun terkejut 
setelah dikupas tanahnya ternyata kelihatan ada dua buah jembangan besar
 yang saling terkait," kata Agus.
Mulyono (52), seorang tokoh masyarakat setempat yang juga kerabat H. 
Rusno mengatakan, benda tersebut kemungkinan merupakan peninggalan P. 
Surya Negara, pada masa Kerajaan Singapura. Ibu Kota kerajaan tersebut 
berada di Desa Mertasinga.
"Masyarakat Mertasinga menginginkan agar artefak tersebut segera 
diangkat oleh instansi terkait, jika tidak, masyarakat pun akan siap 
mengangkatnya. Namun, jangan sampai benda tersebut keluar dari 
Mertasinga, karena masyarakat siap untuk melestarikannya, " kata Mulyono.
Sementara itu, budayawan Cirebon, Nurdin M. Noer mengungkapkan, 
sebagian artefak yang ditemukan di sekitar situs Lawang Gedhe Desa 
Mertasinga diperkirakan peninggalan Kerajaan Singapura yang berdiri 
sekitar abad ke-12. "Singapura adalah salah satu kerajaan kecil yang 
wilayahnya berada di sekitar Kecamatan Gunungjati.  Merupakan kerajaan 
pada masa awal, sebelum Kerajaan Cirebon berdiri," kata Nurdin, 
menjelaskan. (A-146/das) .***web: http://www.pikiran- rakyat.com/ node/118906

  



    
     








      

    
     

    
    


 



  






      

Kirim email ke