Indonesia adalah Induk Peradaban Dunia
  
SHUTTERSTOCK<http://www1.kompas.com/printnews/xml/2010/10/27/1856144/Indonesia.adalah.Induk.Peradaban.Dunia#>
  Rabu, 27 Oktober 2010 | 18:56 WIB

*JAKARTA, KOMPAS.com* - Hasil riset yang menyimpulkan bahwa Indonesia
sebagai induk peradaban dunia mendapat sorotan para peneliti di Indonesia.
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) langsung merespon temuan Profesor
Stephen Oppenheimer, seorang ahli genetika dan struktur DNA manusia dari
Oxford University, Inggris tersebut sebagai bahan perdebatan yang menarik
untuk diungkapkan kepada publik.

Dr. Hery Harjono, Deputi Ilmu Pengetahuan Kebumian (IPK) LIPI, mengungkapkan
bahwa menarik untuk mencermati penelitian yang menyebutkan Indonesia
merupakan awal peradaban dunia. Analisis yang sering dikenal sebagai Teori
Oppenheimer tersebut tertuang dalam buku karangannya berjudul "Eden in the
East". Menurutnya, pendapat tersebut tentu bisa menjadi referensi bagi
masyarakat Indonesia untuk melengkapi berbagai teori yang telah berkembang.

"Teorinya dikenal sebagai Oppenheimer Theory yang dengan tegas menyatakan
bahwa nenek moyang dari induk peradaban manusia modern (Mesir, Mediterania
dan Mesopotamia) adalah berasal dari tanah Melayu yang sering disebut dengan
*sunda land* (Indonesia)," paparnya dalam rilis pers yang diterima *
Kompas.com*, Selasa (27/10/2010).

Dia menambahkan bahwa "Eden In The East" mendasarkan kesimpulannya kepada
penelitian yang dilakukan selama puluhan tahun. Dokter ahli genetik dengan
struktur DNA manusia tersebut, lanjutnya, melakukan riset struktur DNA
manusia sejak manusia modern ada selama ribuan tahun yang lalu hingga saat
ini dengan pendekatan dasar yang digunakan disiplin keilmuan kedokteran,
geologi, linguistik, antropologi, arkeologi, dan *folklore*.

Lebih lanjut, Hery mengulas bahwa buku Prof. Dr. Stephen Oppenhenheimer
menegaskan orang-orang Polinesia (penghuni Benua Amerika) bukan berasal dari
China sebagaimana yang terpampang dalam setiap teks sejarah buku pelajaran,
melainkan dari orang-orang yang datang dari dataran yang hilang dari
pulau-pulau di Asia Tenggara.

Penyebaran kebudayaan dan peradaban tersebut, sambungnya, disebabkan "banjir
besar" yang melanda permukaan bumi pada 30.000 tahun yang lalu. "Inilah yang
menarik diperdebatkan dan menjadi kontroversi karena pertentangan dengan
teori sebelumnya," pungkasnya.

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bekerjasama dengan Ufuk Publishing
House menyelenggarakan seminar nasional bertajuk "Menelusuri Jejak Sejarah:
Indonesia Awal Peradaban Dunia?" Seminar ini berlangsung di Widya Graha LIPI
Lantai 1, Jl. Jend. Gatot Subroto 10 Jakarta pada Kamis (28/10/2010) pukul
09.00 WIB.

Pembicara utama (*keynote speaker*) seminar adalah Jimly Ash-Shiddiqie,
mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) RI. Kemudian, pembicara tamu dari
Oxford University, Inggris yakni Prof. Dr. Stephen Oppenheimer dan Dr. Frank
Joseph Hoff dari University of Washington. Sementara, pembicara lainnya
yaitu Prof. Dr. Sangkot Marzuki dari Lembaga Eijkman dan Dr. Eko Yulianto
dari Pusat Penelitian Geoteknologi LIPI.

*Tri Wahono*

*Dapatkan artikel ini di URL:*
http://www.kompas.com/read/xml/2010/10/27/1856144/Indonesia.adalah.Induk.Peradaban.Dunia

Kirim email ke