Jiga carita siteron wae, diemet-emet, teuing iraha tamatna.

82 Merek Susu Formula Diteliti Ulang

Kamis, 10 Maret 2011 | 16:32 WIB

*TEMPO Interaktif*, *Jakarta* - Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih
mengatakan Kementerian Kesehatan akan meneliti ulang 82 merek susu formula
yang diduga mengandung bakteri *Enterobacter sakazakii*.

Menurut Endang, separuh dari merek susu yang diteliti adalah produk dalam
negeri dan separuhnya lagi dari luar negeri. Anggaran penelitian akan
diambil dari Kementerian Pendidikan Nasional dan Badan Pengawas Obat dan
Makanan.

Pada 2006, peneliti Institut Pertanian Bogor Sri Estuningsih menemukan bahwa
22,7 persen dari 22 merek susu formula yang beredar pada 2003-2006 telah
tercemar bakteri *Enterobacter sakazakii*. Tapi peneliti tak menyampaikan
kepada masyarakat ihwal susu formula yang dimaksudkan.

Endang mengatakan yang melakukan penelitian ulang adalah Litbang Kementerian
Kesehatan dengan melibatakan BPOM serta IPB. "BPOM juga ikut karena mereka
yang biasa melakukan pengujian dari tahun ke tahun," kata Endang di Istana
Negara, Kamis (10/3).

Menurut dia, Kementerian Kesehatan dan sejumlah lembaga terkait sedang
membahas proses penelitian, seperti menentukan merek susu yang harus
diperiksa, bagaimana cara mengambil sampel susu yang akan diteliti, dan
penelitian akan dilakukan di laboratorium mana. Dia mengatakan penelitian
ini akan dilakukan selama enam bulan.

Saat ini, kata Endang, pihaknya sedang mengumpulkan sampel di pasaran.
Pihaknya tidak akan meminta susu dari produsen karena dikhawatirkan produsen
akan memilihkan susu yang terbaik. "Kami akan membeli susu yang ada di
pasar," kata Endang.

Ia mengatakan hingga saat ini belum ada laporan jatuhnya korban akibat
bakteri tersebut. Soal penyakit meningitis yang bisa disebabkan oleh bakteri
tersebut, Endang mengatakan penyebabnya bisa dari bakteri serupa yang ada di
dalam keju.

EKO ARI WIBOWO

http://www.tempointeraktif.com/hg/kesra/2011/03/10/brk,20110310-319108,id.html

Kirim email ke