Naek mah genggerong pulitisi2, hasil kajian ti 3 paguron luhur tos palid duka 
kamana

Makarya Mawa Raharja




________________________________
Dari: oman abdurahman <[email protected]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Kam, 10 Maret, 2011 10:23:43
Judul: Re: [kisunda] bbm naek ?

  
Tina kaputusan anu akhir ti Menteri Energi & Sumber Daya Mineral (Pamarentah) 
aya kacindekan yen harga BBM moal diatekeun. Ngan, konsekuensina, lamun harga 
minya terus nerekel, APBN anu bari diitung deui (kusabab asumsi harga minyakna 
geus kudu dirobah).

manar  


2011/3/10 Gunawan Yusuf <[email protected]>

  
>sababaraha waktos kapengker, harga minyak sempat anjlok, sakedahna pemerintah 
>kenging untung ngahemat apbn tp ninggang minyak naek, geuning rame rek naekeun 
>bbm, aya tiasa anu ngajelaskeun ?
>
>
>TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Akibat krisis yang terjadi di Timur Tengah, 
>khususnya 
>Libya membuat harga minyak dunia naik.
>Persoalan naiknya harga minyak dunia ini berimbas kepada harga Bahan Bakar 
>Minyak(BBM) di Indonesia. Kenaikan minya dunia ini diprediksi akan menjadi 
>masalah serius. Hal tersebut nantinya akan menganggu APBN.
>
>"Persoalan harga minyak akan jadi serius, minyak yang naik 18 dollar per barel 
>akan menjadi tekanan kuat ke APBN kita, diketahui untuk 1 barel akan 
>memberikan 
>tekanan ke APBN kita sebesar Rp 0,8 trilyun," ujar Wakil Ketua DPR, Pramono 
>Anung saat ditemui di gedung DPR, Jakarta, Rabu(9/3/2011).
>
>Menurut Pramono, apabila pemerintah menganggap sepele masalah harga minyak, 
>akan 
>berdampak buruk sektor-sektor lain dan ini cukup mengkhawatirkan.
>
>"Pemerintah harus pakai blue print baru dan jangan berpatokan kepada harga 
>minyak lama, kita juga harus lihat tren di Timur Tengah terutama di Libya 
>belum 
>stabil," jelasnya.
>
>Artinya, lanjut Pramono pemerintah harus menjaga defisitnya makin tinggi atau 
>subsidinya dinaikkan.
>
>"Pemerintah juga harus lihat ada atau tidaknya pertumbuhan industri, dan atau 
>menaikkan subsidi BBM," tandasnya.
>
>



Kirim email ke