Perkara nu katilu, cara ninyuh kopina, uing dibere resep ku Si Ambu, cenah
mah ieu resep teh resep pusaka kulawarga astana, eh istana Riau. Resepna teh
cenah, cara nyampur gula jeung kopina, perlu dikucek bari digarang dina
kompor. Cobaan geura, enya leuwih nyampur tah kopi jeung gulana teh.

Aya tambahan resep nginum kopi urang Siam. Cenah nginum kopi teh, hadena mah
sakalian jeung nginum enteh. Sanggeus ngalegik kopi, ditutup ku nyruput cai
enteh panas.

2011/6/1 YADI supriadi wendy <[email protected]>

>
>
>
>
> Ternyata ada 3 hal pokok utk bisa menikmati kopi berkwalitas:
>
> 1.Bahan biji kopi
>
> 2.Mesin pengolah kopi, ini sangat penting walaupun biji kopi klas kopi
> luwak, tp teknik penggorengan keliru ya rusak. Bisa juga digoreng
> sendiri, tp bisa gosong diluar dan mentah dalam, juga teknik
> penggilingannya perlu pengalaman yang luar biasa. Sementara alat
> penggorengan dan penggilingan yg terbaik di dunia sdh
> Paten impor seperti yg dipakai oleh Starbuck cofee harganya sekitar
> Rp.1,5Milyar.
>
> 3.Pembuat minuman kopi
> Ini juga sangat penting, setelah bahan ok, penggilingan ok, maka tahap
> akhir adalah pembuatan minuman kopi!
> BUKAN HANYA diCOR AIR PANAS SAJA! tapi cara yang berkwalitas tidak
> demikian, sedang alat pembuat kopi yang klas bawah dijual ditoko umum
> seharga Rp.0,5- 5Juta. Yang paling baik juga dipakai oleh starbuck cofee
> harganya sangat mahal, mungkin ratusan juta rupiah. Tapi klas midle juga
> bnyk dijual seharga Rp.20-50 jutaan. Prinsipnya mungkin mirip proses
> destilasi, dimana kopi diambil extraknya dengan tekanan uap air suhu
> diatas 100drajat C. Kalau kita beli expresso di starbuck copy, kira2
> seperti itu.
> (meureun cara ngocekna oge mangaruhan, naha sendokna nu diputer-puter
> atawa cangkirna nu digoyang-goyang)
>
> TENTANG KOPI LUWAK YANG TERMAHAL DAN TERANEH DI DUNIA BERASAL DARI
> INDONESIA!!
>
> Kopi ! minuman ekstase berkafein tinggi ini menempati peringkat 2 dunia,
> satu tingkat di bawah air putih dalam hal konsumsi. Tak kurang dari 2
> juta orang peminum setiap harinya, membuat kopi menjadi komoditas utama
> terbesar ketiga di bawah, minyak bumi dan gas.
> Karena kepopulerannya, tak mengherankan jika ada puluhan, bahkan ratusan
> jenis varietas baru yang ditemukan secara sengaja ataupun tidak
> bermunculan. Mulai dari yang dikenal dengan kopi Arabica, Yamen Mocha,
> Java, Oxaca, dll. Semua jenis varietas unggulan ini, berlomba -- lomba
> memasok kopi, memenuhi tingginya tingkat permintaan dari berbagai negara
> di dunia.
> Brasil, dikenal sebagai negara penghasil kopi terbesar di dunia. Negara
> ini memasok 2/3 atau sekitar 67.77 % dalam hal pengekspor kopi.
> Berikutnya adalah negara Kenya. Negara yang terletak di kawasan timur
> Afrika ini mengandalkan kopi sebagai komoditas utamanya.
> Sedangkan Indonesia sendiri menurut data statistik FAO menempati urutan
> ke 3 , sebagai pemasok kopi dunia. Kebetulan, ada 3 jenis varietas
> unggulan negeri ini yang sangat terkenal dan diminati oleh para
> kafeinisme dunia, julukan yang diberikan kepada orang -- orang penggemar
> minuman kopi.
> Ke 3 jenis kopi tersebut dikenal dengan kopi Sumatra ( Mandheling
> Lintong ), Sulawesi, dan Luwak.
> Kopi Sumatra merupakan varietas unggulan dari Indonesia. Di tanam di
> dataran tinggi, membuatnya memiliki aroma yang tajam, kuat, dan sedikit
> asam. Kopi Sumatra jenis inilah yang merupakan bahan pokok dalam
> pembuatan Espresso atau pun Doppio ( double espresso ) yang memilki
> aroma black yang kuat, penghilang rasa kantuk.
> Sedangkan bagi para penggemar Star Bucks. Kedai kopi kenamaan dunia,
> yang memiliki tak kurang 100 outlet yang tersebar di tiap negara, pasti
> tidaklah asing dengan rasa kopi Sulawesi. ..Yup !! Kopi Sulawesi, yang
> lebih dikenal di luar negeri dengan sebutan Kopi Kampung ini digunakan
> oleh Star Buck sebagai bahan baku meracik ragam minuman mereka. Mulai
> dari Latte macchiato, Viennese roast, Hazelnut chereme, dll.
> Saking tingginya permintaan dari jepang, Star Buck bahkan rela merogoh
> kocek mereka demi mematenkan kopi Sulawesi ini.
> Sedangkan yang terakhir adalah Kopi Luwak.
> Sebagian dari kita mungkin masih merasa asing dengan nama kopi ini,
> sebagian mungkin hanya mengetahuinya sebagai label kopi yang dijual di
> supermarket. Sebenarnya, seperti apakah kopi ini ? Mungkin, Kopi Luwak
> merupakan jenis kopi paling aneh di Indonesia, atau bahkan di dunia.
> Mengapa ?
> Karena proses pemetikan biji kopi Luwak sangat berbeda jauh dengan kopi
> -- kopi lain.
> Kopi pada umumnya dipanen terlebih kemudian bijinya dipetik bila sudah
> matang. Sedangkan, proses pemetikan kopi Luwak, boleh dibilang agak
> sedikit menjijikan. Dimana bila biji kopi telah matang, para petani
> melepas Luwak ( sejenis musang atau civet ) untuk memakan biji -- biji
> yang berjatuhan. Setelah itu mereka menunggu para Luwak tersebut
> membuang kotoran. Nah ! biji kopi yang keluar bersamaan dengan kotoran
> Luwak itulah yang diambil untuk diproses lebih lanjut.
> Banyak kalangan yang menyangsikan cara fermentasi sepeti ini. Namun,
> para peneliti riset di Kanada membuktikan, bahwa kandungan protein yang
> ada di perut Luwak, membuat biji kopi berfermentasi dan matang lebih
> sempurna. Sehingga, rasa yang dihasilkan jauh lebih enak dan padat
> dibandingkan kopi -- kopi yang lain.
> Pernah ada seorang peneliti dari Inggris datang jauh -- jauh menelusuri
> pelosok jawa hanya untuk membuktikan kebenaran mitos kopi Luwak. Namun,
> hingga satu bulan lamanya ia berkeliling Jawa, tak seorang pun yang
> dapat menunjukkan keberadaan kopi Luwak tersebut. Sehingga ia mengatakan
> bahwa mitos kopi Luwak tersebut hanyalah kebohongan belaka " it's a big
> Scam ".
> Namun, seperti kata pepatah. Anjing menggonggong khafilah berlalu, Kopi
> Luwak sudah masuk ke dalam daftar kopi paling dinikmati dan paling
> dicari. Harganya di pasaran dunia melambung tinggi. 635 U.S dollar harus
> dikeluarkan untuk mendapatkan 1 kg kopi Luwak. Di Amerika sendiri, untuk
> mencicipi kopi Luwak, kita harus merogoh kocek sebesar 50 U.S dollar,
> bila dikurs ke rupiah, harganya berkisar kurang lebih 400 -- 500 ribu
> rupiah. HANYA UNTUK SATU CANGKIR ! itu setara dengan harga 2 ribs Toni
> Romas, yang sepiringnya bernilai 200 ribu. Angka yang fantastis hanya
> untuk meneguk secangkir kopi.
> Kopi fenomenal ini bahkan sempat menjadi topic hangat di Amerika, dan
> masuk dalam acara Oprah Winfrey Show. Acara Realiti show Amerika yang
> dipandu Oprah ini ditonton tak kurang dari 4 juta orang setiap harinya.
> Rasanya, bila berbicara tentang kopi Luwak, orang sudah tak lagi bicara
> soal mitos. Mitos ataupun bukan, Kopi Luwak asal Indonesia ini sudah
> terlanjur go- internasional, dan menyandang gelar sebagai kopi termahal
> dan teraneh di dunia.
>
> --
> Warmest Regards,
> YADI supriadi wendy
> Mobile: 08997118089
> .:Sent with love:.
>
>  
>

Kirim email ke