Punten nganggo basa Indonesia.

Peperangan identik dengan kekerasan, namun arti perang disini akan tetap 
berhubungan dengan makna Kematian, karena arti kematian tersebut tidak bisa 
dipisahkan dari proses Peperangan. Bratayuda yang mempunyai makna yaitu 
'Sakaratul Maut', Kurawa masuk kedalam Pandawa. Dan wilayah sebenarnya adalah 
Badan dan Sukma, dan inilah yang menyebabkan Kesempurnaan harus diusahakan, 
badan dan sukma, keluar masuknya nafas, lebur luluh masuk kedalam bandarullah.

Suyudana beserta seluruh balatentaranya tewas, kemudian Arjuna masuk ke negeri 
Astina berperan sebagai raja, namun sebenarnya Raden Permadi hanya sebagai 
pelindung. Sesungguhnya yang menjadi Raja adalah Prabu Parikesit, yang abadi 
selamanya di negeri Astina. Adapun maksud Parikesit adalah seluruh nafas yang 
tanpa henti, menjadi Sukmana.
Kesempurnaan badan dan sukma identik dengan kesempurnaan keluar masuknya nafas, 
karena nafas adalah titik hubung utama antara "diri" dengan "tubuh", dan 
pengaturan nafas dapat membersihkan urat-urat syaraf dan memberikan daya 
kekuatan pada pusat tubuh yang halus. 

Pada "pengaturan nafas" berhasil, seseorang akan tenggelam akan tujuannya yaitu 
Tuhan.
Arjuna sebagai simbol pengetahuan yang benar menghantarkan kesadaran diri, 
berubah pada kesadaran akan Tuhan dalam nuansa Keabadian yang disebut Suksmana 
dan ini menjadi syarat kemunculan Insan Kamil karena merupakan Tujuan dari 
manusia dalam pendekatannya pada Tuhan.

Kematian Angkawijaya
Adalah putra Raden Parta, maksud nama angka berarti akal, jaya adalah 
kemenangan. Angkawijaya dibunuh oleh Jayajatra. Akalnya yang baik hilang 
terlebih dahulu, jika sudah mengerti tentang akal, Jayajatra adalah 'kepastian' 
atau kemenangan(yang membunuh akal).
Kerajaan Jayajatra yang bernama Sindu Kalangan adalah sesuatu yang menyebarkan 
nafas ke seluruh tubuh, dalam konteks ini penyebaran ini dilakukan oleh darah 
dengan dorongan denyut nadi dari jantung. Dan sebagai tujuannya adalah 
memfungsikan organ- organ diseluruh tubuh, denyut yang yang mendorong darah ini 
membawa zat yang ada dalam udara yang dihirup dalam nafas setelah terlebih 
dahulu diolah.

Akal dapat dijabarkan sebagai otak, yang didalamnya terdapat perlengkapan untuk 
berintuisi maupun berpikir sehingga disebut berakal, dan ini yang disebut 
kinerja akal, tetapi sehebat apapun akal tidak akan bisa berfungsi, tanpa 
adanya zat2 yang menopang keberadaannya yang disalurkan oleh darah dengan 
dorongan denyut nadi. Pengertian kepastian adalah dipastikan bahwa Akal sangat 
akan bergantung pada denyut Jantung dari Sang Maha Hidup.

Posted by Alwinz at 19:18


------------------------------------

Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kisunda/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kisunda/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke