Sanggeus urang Jerman ngahijikeun nagarana, di susul ku urang Eropa
ngahijikeun mata urangna,
kiwari urang Walanda ngahijikeun tilu paguron luhurna.

Kumaha ari di urang? Di urang mah sabalikna: propinsi mareulah awak
sorangan, unggal kabupaten nyarieun
paguron luhur sorangan, unggal departemen nyarieun sakola sorangan.

Mana nu leuwih efektif nya: Urang kulon nu ngalebur maneh gawe babarengan,
atawa urang wetan nu paburencay
sewang-sewangan?


====
Universitas Raksasa: Daya Tarik Belanda
Oleh *Johan van der Tol*
Dibuat *26 Juli 2011 18:05*
 [image: image/jpeg
icon]belanda_mega_universitas.jpg<http://cdn.radionetherlands.nl/data/files/images/lead/article/2011/07/belanda_mega_universitas.jpg>

*Belanda akan memiliki universitas raksasa. Tiga universitas besar, Leiden,
Delft dan Rotterdam akan berfusi. Namun ada juga catatan yang harus
diperhatikan bagi universitas raksasa yang berambisi merebut daya tarik
internasional itu.*

Universitas raksasa itu berambisi untuk lebih banyak berperan dalam dunia
internasional. Upaya yang dilakukan antara lain menarik sebanyak-banyaknya
mahasiswa dan gurubesar internasional. Selain itu universitas itu juga
mengincar peringkat atas dalam daftar ranking internasional. Fusi dapat
membantu ambisi itu, demikian ramal Nanette Ripmeester. Untuk biro
I-Graduate ia mengeluarkan Barometer Mahasiswa Internasional, yaitu indeks
yang menyusun faktor-faktor yang menarik dari universitas di Eropa.

Saya rasa ranking universitas itu akan melonjak. Itu berdasarkan produksi
dari universitas tersebut. Semakin banyak ilmuwan di tempat anda maka
semakin banyak artikel pengetahuan yang diterbitkan. Itu dapat meningkatkan
indeks kutipan. Posisi peneliti akan semakin kuat dan mereka akan lebih
banyak dikutip dan dengan demikian meningkatkan pula daya tarik universitas
itu.

Di daftar World University Rankings 2001 yang dikeluarkan oleh Times Higher
Education Supplement, Technische Universiteit Delft berada di urutan 49
sementara Leiden berada di urutan 80.

Ripmeester berpendapat fusi merupakan langkah yang masuk akal. Ia menunjuk
Amerika yang tak menyangka akan jumlah universitas di negara kecil seperti
Belanda. "Jika seorang mahasiswa Amerika mendarat di bandara Schiphol, maka
ia akan menemukan tiga kota yang memiliki empat universitas dalam perjalanan
ke Rotterdam dengan kereta. Hal itu tidak akan anda temui di manapun."kata
Ripmeester.

*Jejaring Sosial*
Kendati demikian universitas-universitas itu tidak usah terpaku dengan
ranking, kata Ripmeester. ‘Jika menyangkut soal menarik mahasiswa
internasional maka ranking universitas itu baru berada di urutan kedelapan
berdasarkan faktor yang mempengaruhi pilihan mahasiswa internasional. Itu
yang kami ketahui dari Barometer Mahasiswa Internasional. Dengan ranking
yang tinggi, maka universitas harus memanfaatkannya. Namun mereka juga tidak
usah berputus asa jika mereka gagal mencapai ranking atas.

Yang lebih penting lagi adalah kwalitas pendidikan dan kesempatan kerja,
kata Ripmeester. Informasi soal universitas kadang didapat mahasiswa asing
dari temannya, terutama melalu jejaring sosial di internet.

*Kwalitas*
Di sisi lain fusi dapat merusak kwalitas pendidikan dan menurunkan daya
tarik universitas demikian Serikat Mahasiswa Internasional LSVb. Wakil ketua
Jelmer de Ronde:

Yang kami khawatirkan dengan adanya universitas raksasa itu maka direksi
tidak dapat lagi mengontrol apa yang terjadi di tempat kerja dan materi apa
yang diberikan dalam kuliah. Jika ada sesuatu yang tidak beres, maka direksi
tidak dapat lagi mengatasinya. Serta kemungkinan lain yaitu kwalitas
pendidikan akan mundur. Dan itu akan mempengaruhi citra universitas di mata
internasional.

De Ronde menunjuk masalah yang timbul di sekolah tinggi Inholland yang
memiliki 40 ribu mahasiswa dan berdiri karena fusi. Para mahasiswa di sana
meraih ijazah dengan kwalitas skripsi di bawah standar atau tidak menjalani
kurikulum yang ditetapkan.

Harian NRC Handelsbad, mengatakan, ketiga universitas itu akan mengumumkan
fusinya bulan September, namun universitas itu sendiri tak bersedia
mengeluarkan pernyataan.

*75.000 mahasiwa Asing*
Fusi Universiteit Leiden, de Techische Universiteit Delft dan Erasmus
Universiteit Rotterdam, akan memiliki 55 ribu mahasiswa. Satu di antara lima
mahasiswa yang menuntut ilmu di ketiga universitas itu adalah mahasiswa
asing.

Pada 2010 di seluruh Belanda ada 75 ribu mahasiswa asing. Sebagian besar (22
ribu) berasal dari Jerman. Mahasiswa dari Cina menempati urutan kedua dengan
5000 orang. Selain Jerman negara negara-negara Uni Eropa lainnya juga
memiliki mahasiswa yang cukup banyak. Banyak pula mahasiswa dari luar Uni
Eropa. Setiap tahunnya ada sekitar 400 mahasiswa Indonesia yang menuntut
ilmu di universitas atau sekolah tinggi di Belanda
 ------------------------------
*URL sumber:*
http://www.rnw.nl/bahasa-indonesia/article/universitas-raksasa-daya-tarik-belanda
 *Links:*
 *Images:*
[i1]
http://www.rnw.nl/bahasa-indonesia/data/files/images/lead/article/2011/07/belanda_mega_universitas.jpg
[i2] http://www.rnw.nl/bahasa-indonesia

Kirim email ke