Google Mengurangi Daya Ingat?
Sabtu, 16 Juli 2011 | 11:07 WIB

Kompas.com - Sulit mengingat kapan terakhir kali tim bulutangkis
nasional meraih emas dalam Olimpiade? No problem. Cari saja data itu
di google. Hampir semua pertanyaan bisa dicari jawabannya di sana.
Masalahnya adalah kemudahan ini mengurangi kebiasaan kita untuk
mengingat.

Orang yang akrab dengan internet dan sering googling (mencari di
google), cenderung lebih malas untuk mencoba mengingat informasi
karena yakin semua informasi itu dapat dengan mudah ditemukan kembali
di internet.

"Informasi yang masuk ke otak bisa terus menerus diingat dengan cara
mengetahui dimana informasi itu bisa dicari. Dan kita lebih
memprioritaskan dari pada mengingat secara detil mengenai informasi
itu," kata Betsy Sparrow, PhD, dari Universitas Columbia yang
melakukan studi ini.

Dalam dunia psikologi, hal itu disebut juga dengan memori transaktif.
Kemampuan ini sudah ada sejak manusia mampu berkomunikasi. Kita juga
selalu mengandalkan orang yang paling pintar dalam komunitas, kemudian
setelah berkembangnya media cetak, kita mengandalkan buku.

Dengan kata lain, saat ini manusia beradaptasi untuk tidak benar-benar
mengingat suatu hal, kita hanya mengingat dimana mencari atau siapa
yang memiliki informasi itu.

"Di sekitar kita selalu ada orang yang kita anggap ahli dalam suatu
hal, misalnya kalau ingin bertanya cara membuat kue kita bertanya pada
si A, kalau ingin tahu tentang dimana toko roti yang murah kita
bertanya pada si B. Internet sama saja, tetapi informasi yang
dimilikinya jauh lebih luas," kata Sparrow.

Internet menurut dia adalah tempat dimana informasi dikumpulkan secara
kolektif di luar ingatan kita. "Internet adalah penghubung yang
membuat memori transaktif kita lebih terhubung pada hal yang tidak
bisa diakses di tempat lain," katanya.

"Internet membuat kita pintar sekaligus bodoh. Otak kita jadi terlatih
untuk menggunakannya dan kita jadi ketagihan karena banyaknya
kentungan yang didapat," kata Gary Small, penulis buku "iBrain
Surviving the Technological Alteration of the Modern Mind" ini.

Itu sebabnya sangat penting untuk melatih agar otak tidak mudah
pelupa. Simak tip dari Cynthia R.Green PhD, presiden Memory Art dan
penulis buku Brainpower Game Plan ini.

1. Bicara dengan diri sendiri.

Dengan mengulang-ulang informasi pada diri sendiri, kita memaksa otak
untuk memberi perhatian lebih pada informasi itu. Kita juga jadi
terbiasa untuk melatih ingatan.

2. Buat permainan.

Baru membaca ada restoran bebek goreng yang baru buka bernama Bebek
Waris? Coba ingat-ingat siapa teman atau keluarga yang juga memiliki
nama Waris, misalnya.

3. Konsumsi brokoli.

Konsumsi makanan yang merupakan sumber asam folat seperti brokoli
karena sudah terbukti mampu melindungi dan meningkatkan fungsi memori.



AN

Dapatkan artikel ini di URL:
http://www.kompas.com/read/xml/2011/07/16/11073126/Google.Mengurangi.Daya.Ingat.


------------------------------------

Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kisunda/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kisunda/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke