Beu lasut deui wae. Lain ukur beas, uyah, jeung sapi nu kudu di-impor teh. Geuning keur ngagali budaya sorangan ge perlu ngimpor ti Ostrali nya.
=== UPI dan Monash Gali Budaya Sunda Selasa, 27/09/2011 - 16:47 BANDUNG,(PRLM).- Untuk melestarikan seni budaya dan tradisi lokal Indonesia terutama budaya Sunda, Universitas Pendidikan Indonesia melakukan kerjasama dengan Monash University. Salah satunya melalui riset bersama untuk menggali dan mendalami budaya lokal di wilayah Sunda. "Kerjasama dengan Monash sebenarnya sudah dilaksanakan sejak 2004. Khusus untuk saat ini terutama kaitannya dengan Australian Study Center, kita akan kolaborasi mengenai budaya. Ke depan kita lakukan berbagai riset bersama," kata Rektor UPI Prof. Sunaryo Kartadinata yang ditemui di sela-sela Simposium UPI dan Monash University di University Center Kampus UPI, Jln. Dr. Setiabudhi Bandung, Selasa (27/9). Selain mempelajari budaya lokal Sunda, kata Sunaryo dalam kerjasama ini budaya Australia juga akan ikut dipelajari. Terutama budaya aborigin yang menjadi kekayaan budaya Australia dan dunia. Dengan begitu selain bisa melestraikan budaya sendiri dalam konteks membangun budaya nasional, budaya orang lain juga bisa dikenal. "Artinya kita bukan hanya mempelajari budaya di sini. Budaya orang lain juga kita harus tahu. Apalagi dalam era global seperti sekarang. Kita memposisikan bahwa pengembangan budaya tidak bisa terlepas dari transaksi dengan budaya lain. Tujuannya tentu untuk sama-sama melestarikan budaya tanpa menghilangkan identitas lokal," ungkapnya. (A-157/A-26)*** http://www.pikiran-rakyat.com/node/159931
