Abah, Eta geningan lancar mikir nganggo bahasa Sunda tina carita silat....hehehehhe asa kurang afdol meureunnya ngababar Asmaul Husna ku Bahasa Sunda mah.
Naon anu diserat ku akang teh di Sunda mah disebutna "Dihin Pinasti Anyar Pinanggih", lalakon wayang geus tamat saencan dalang muka lawang sigotaka. Sent from my iPhone On Feb 4, 2012, at 11:04, Abbas Amin <[email protected]> wrote: > Parunten teu ku Basa Sunda, ngarah lancar mikirna. > > Khususon kanggo : Bah Willy; Gus Maman; Ilen Kardani; KH > > Diantos komentarna > > > > ASMAUL HUSNA > > > > AR RAHMAN AR RAHIIM > > Ar Rahman = Yang Menyediakan segala fasilitas dan peralatan buat > seluruh MakhluqNYA > > Ar Rahiim = petunjuk cara mengelola segala fasilitas dan peralatan > tersebut pada orang2 tertentu > > > > Dari sedjak awal adanya alam semesta, maka Gravitasi itu PASTI sudah ada nya. > > Dari sejak Awal Alam Semesta itu, tentu Ilmu Geologi sudah ada, hanya saja > semuanya itu belum ketemu oleh manusia. > > Bagaimana Tuhan menunjukkan para manusia pemikir untuk munculnya suatu Ilmu ? > > Mula2nya dari “keinginan tahu” seseorang, terus dia “Mikir”; nah kalau sudah > ke MIKIR , disinilah letaknya Tuhan memasang CHIP di dalam manusia ! > disinilah HUDA mulai automatically berfungsi. Mulai manusia bicara pada > dirinya sendiri; yang sebenarnya bicara sama TUHAN, yaitu wakil Tuhan pada > setiap manusia yaitu Chip yang dipasang disetiap diri manusia. > > Coba campur tanah dengan air ! Bagaimana reaksinya ? Coba setetes air campur > dengan setestes darah ? Mulailah proses try and error berlangsung. > > Tuhan menghendaki manussia meniru DIRINYA, maksudnya tak usah samalah, tapi > setidaknya Apa yang dilakukan Tuhan harus juga dilakukan manusia dalam scope > dan quality yang jelas tak berbanding memang; tapi setidak tidaknya berusaha ! > > Apa ciri menonjol dari Tuhan : Tak pernah LUPA dan TIDUR ! Jadi kerja terus > menerus, seperti kerjaNya mesin; tapi tak pernah rusak dan tak pernah ada > kesalahan ! Abadi. Tuhan Abadi. Dan tak berubah. > > Nah karena begitu Tuhan sangat menyukai pada manusia yang RAJIN ! Baik itu > bekerja ataupun MEMIKIR ! > > Walau sambil bekerja kalau sambil MIKIR, maka disinilah HUDA akan timbul. > > Contoh Huda : Ah coba aku campurkan 1 Kg gula dicampu setetes air ! > > Huda muncul : Ah masa 1 Kg gula campur setetes air; cobalah yang sebanding > sedikit ! 1 Kg gula dengan 1 liter air; ternyata hasilnya air tawar jadi > manis sekali ! > > Bagaimana kalau 2 liter air ? 3 liter air ? dst dsb, maka muncullah reaksi2 > yang berbeda; dan itu adalah Ilmu yang ditemukan. > > Contoh lain yang lebih maju : > > Minyak atau cerrosene ! adanya dikedalaman tanah mungkin ratus sampai ribuan > meter kedalam tanah ! Tak mungkin digali dengan cangkul secara biasa2 saja. > > Dengan trial and error maka didapatlah Ilmu Geologi, Ilmu Drilling dlsb. > > Dimana memang begitulah caranya menggali Minyak dari sejak Primitif sampai > canggih ! > > Tuhan mengajar manusia secara step by step melalui proses trial and error. > > Maka muncullah berbagai macam ILMU ! > > Dimana Ilmu itu sendiri memang sudah tersedia dari dulu begitu. > > Dengan menggunakan Akal atau Logika maka muncul trial and error; sehingga > memunculkan Ilmu2 yang berbagai MACAM ! > > Ilmu2 tersebut memang sudah ada SEJAK Sebelum Manusia ada ! > > Huda baru muncul kalau manusia mulai mau menggunakan akal pikirannya. > > Jadi didalam situlah Tuhan menyimpan semacam Chip. > > Maka dikatakan Tuhan lebih dekat dari pada urat leher manusia itu sendiri. > > Mari kita bersama sama merenungkan tulisan ini. > > Jadi ArRahman adalah fasilitas/alat buat semua manusia; tapi ArRahiim adalah > petunjuk2 pada manusia yang mau berfikir. > > Bagaimana kata Tuhan dalam Qur_an ? Kami akan memberikan petunjuk pada yang > Kami kehendaki. > > EOR, 2 February 2012 > >
