----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: deni solehudin <[email protected]> Kepada: [email protected] Dikirim: Rabu, 11 Mei 2011 6:38 Judul: Bls: [JARKOM PERSIS] Orang Munafik di madinah bukan orang baduy (Untuk kang deni) Salam, Tanggapan : Dalam ayat 101 at Taubah di atas, Allah menginformasikan keberadaan orang2 munafik dari : 1. وَمِمَّنْ حَوْلَكُمْ مِنَ الْأَعْرَابِ 2. وَمِنْ أَهْلِ الْمَدِينَة Perhatikan salah satu tafsir dari ayat di atas : الدر المنثور في التفسير بالمأثور للسيوطي (7 / 503) : وأخرج ابن المنذر عن عكرمة رضي الله عنه في قوله {وممن حولكم من الأعراب} قال : جهينة ومزينة وأشجع وأسلم وغفار. Silahkan kaji dalam sejarah, intinya mereka penduduk selain Madinah. زاد المسير في علم التفسير (3 / 226، بترقيم الشاملة آليا) : قال مقاتل : وكانت منازلهم حول المدينة Tentunya Departemen Agama yg terdiri dari prof2 tafsir tdk sembarangan mengistinbathkan dengan arab-arab Baduy yg hidup di sekitar Madinah, dan itulah sebutan untuk mereka. Tetapi tidak masalah, karena intinya bukan masalah Baduy... yg jelas bahwa munafik yg akan diazab dua kali beda dengan sahabat yg dijanjikan surga abadi. Salam Hangat Den’s --- Pada Sen, 9/5/11, Mohammad zen <[email protected]> menulis: Dari: Mohammad zen <[email protected]> Judul: [JARKOM PERSIS] Orang Munafik di madinah bukan orang baduy (Untuk kang deni) Kepada: [email protected] Tanggal: Senin, 9 Mei, 2011, 7:23 PM Salam Pernyataan dari Kang deni mengenai ayat 101 itu keliru , orang munafik yang diceritakan bukanlah orang baduy yang dianggap coba lihat ayatnya وَ مِمَّنْ حَوْلَكُمْ مِنَ الْأَعْرابِ مُنافِقُونَ وَ مِنْ أَهْلِ الْمَدينَةِ مَرَدُوا عَلَى النِّفاقِ Di antara orang-orang Arab Badui yang di sekelilingmu itu, ada orang-orang munafik; dan (juga) di antara penduduk Madinah ada sekelompok orang yang keterlaluan dalam kemunafikannya. Kalau kita jeli maka min Ahli madinah ( dari ahli madinah) itu jar wa majrur mutaalluq nya ke mim man bukan ke mi al-a’rabi Jadi kalau kita artikan demikian Dari sekitarmu dari A’rab munafik dan dari sekitarmu dari ahli madinah , sekelompok orang yang keterlaluan kemunafikannya. Selain dari itu juga bisa kita lihat qarinah lainnya bahwa orang munafik itu adalah bukan a’rab, justru mereka orang madinah yang disekeliling nabi, diantaranya : Ketika mereka tidak ingin berperang, alahzab 20 Mereka mengira (bahwa) golongan-golongan yang bersekutu itu belum pergi; dan jika golongan-golongan yang bersekutu itu datang kembali, niscaya mereka ingin berada di dusun-dusun bersama-sama orang Arab Badui, sambil menanya-nanyakan tentang berita-beritamu. Dan sekiranya mereka berada bersama kamu, mereka tidak akan berperang, melainkan hanya sebentar saja. Jadi mereka bukanlah orang baduy seperti yang dikatakan kang deni. [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed]
