Cenah, zona waktu di Indonesia rek dihijikeun, kabeh wilayah Indonesia make
patokan waktu GMT+8 (WITA), henteu tilu deui. Ngan kabayang we keur nu
cicing di WIB, asup ngantor atawa sakola jam 7:00, sarua jeung jam 6:00
WIB, meureun karasana isuk keneh pisan, komo di bulan Februari-Maret mah
kakara ngaliwatan wanci carancang tihang. Sabalikna balik ngantor atawa
sakola jam 16:00, sarua jeung balik jam 3 sore ayeuna. Lumayan aya waktu 3
jam keur kagiatan sejen. Jalma nu cicing di WIB sigana bakal leuwih garetol,
sabab waktu kagiatanana leuwih panjang. Sabalikna nu nganjrek di WIT, waktu
kagiatanana jadi mondokan, da jam 6 Sore di WIT mah, meureun geus kaburu
pararoek da sarua jeung jam 7:00 WIT peuting.
Wartosna nyanggakeun:
Zona Waktu di Indonesia Akan Disatukan
Sabtu, 10 Maret 2012 | 18:34 WIB
TEMPO.CO, BANDUNG - Pemerintah berencana menyatukan tiga zona waktu
Indonesia yang terdiri atas Waktu Indonesia Barat (WIB), Waktu Indonesia
Tengah (WITA), dan Waktu Indonesia Timur (WIT) melalui program GMT+8
sehingga daya saing ekonomi meningkat dan tercipta efisiensi birokrasi.
"WIB, WITA, dan WIT akan disatukan. Rencananya WITA atau GMT+8 yang akan
dijadikan patokan waktu," kata Juru Bicara Komite Percepatan dan Perluasan
Pembangunan Ekonomi Indonesia (KP3EI) Edib Muslim di Bogor, Sabtu 10 Maret
2012.
Menurut Edib, penyatuan waktu tersebut untuk meningkatkan produktivitas
nasional yang semula hanya terdapat 190 juta penduduk dalam zona WIB, bisa
menjadi 240 juta jika waktunya disamakan.
"Selisih satu jam di antara tiga zona waktu di Indonesia ini tidak efektif.
Contohnya, dalam waktu dagang antara dunia usaha di zona WIB dan WIT"
ujarnya. " Kalau transaksi perdagangan di Jakarta dimulai jam 09.00 WIB dan
berakhir pada jam 17.00 WIB, berarti waktu yang efektif untuk aktivitas
perdagangan antara dunia usaha di zona WIB dan WIT cuma empat jam,"
Edib menyatakan, penyatuan waktu semata-mata untuk meningkatkan kinerja
birokrasi mulai dari Sabang hingga Merauke.
"Selain itu, penyatuan waktu ini juga bertujuan untuk meningkatkan daya
saing bangsa dalam bidang ekonomi, sosial politik, bahkan ekologi," katanya.
Melalui GMT+8, katanya, masyarakat yang tinggal di kawasan Indonesia timur
dan tengah akan memiliki waktu transaksi yang lebih banyak dengan masyarakat
yang tinggal di kawasan Indonesia barat.
"Kami memilih GMT+8 karena berada di tengah-tengah antara WIB dan WIT. Kami
masih akan membahas hal ini lebih lanjut," katanya.
Program GMT+8 yang sedang digalakkan oleh tim KP3EI tersebut, katanya,
bertujuan menyatukan tiga zona waktu Indonesia menjadi satu waktu.
------------------------------------
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/kisunda/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/kisunda/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/