Meunang artikel yeuh pangbeja ti batur, lumayan nambah wawasan.
hampura teu disundakeun.
http://ssicommunity.com/wirausaha/2232-prospek-industri-kreatif-di-indonesia.html
Industri kreatif saat ini telah menjadi salah satu sorotan dalam
pembangunan di Indonesia. Dengan semakin meningkatnya sumber daya
manusia, industri kreatif diharapkan dapat membantu menopang
perekonomian di Indonesia. Oleh karena itu industri kreatif menjadi
sesuatu yang tak terpisahkan dengan ekonomi kreatif.
*Ekonomi kreatif*
Ekonomi kreatif merupakan sebuah konsep bagaimana seseorang mendapatkan
penghasilan melalui ide-ide. Jadi, dalam ekonomi kreatif yang menjadi
sumber dari kesuksesan bukanlah uang atau mesin, melainkan ide-ide baru
dan segar.
Ekonomi kreatif memperbaharui manufaktur, jasa, ritel dan juga indsutri
hiburan. Dengan adanya ekonomi kreatif, akan mengubah cara di mana orang
ingin hidup, bekerja dan belajar, di mana mereka berfikir, menciptakan
dan menghasilkan. Istilah ekonomi kreatif ini, pertama kali dijelaskan
dalam buku milik John Howkins 'The Creative Economy'.
Howkins menemukan kehadiran gelombang ekonomi kreatif setelah menyadari
pertama kali pada tahun 1996 ekspor karya hak cipta Amerika Serikat
mempunyai nilai penjualan sebesar US$ 60,18 miliar yang jauh melampaui
ekspor sektor lainnya seperti otomotif, pertanian, dan pesawat.
Menurut Howkins, ekonomi baru telah muncul seputar industri kreatif yang
dikendalikan oleh hukum kekayaan intelektual seperti paten, hak cipta,
merek, royalti dan desain. Ekonomi kreatif merupakan pengembangan konsep
berdasarkan aset kreatif yang berpotensi meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
Pertumbuhan ekonomi kreatif di negara-negara maju menunjukkan bahwa
industri kreatifnya bahkan mampu berkembang dengan sangat pesat. Sebagai
contoh Microsoft Corp yang memiliki 31.000 karyawan memiliki
kapitalisasi pasar sebesar $600 miliar. Sementara McDonald Corp. yang
memiliki jumlah karyawan 10 kali dari jumlah karyawan Microsoft, hanya
memiliki sepersepuluh dari kapitalisasi pasar Microsoft. Hal ini
menunjukkan kekuatan industri kreatif mampu berkembang dengan lebih
pesat dibandingkan industri lainnya.
*Industri Kreatif*
Industri Kreatif dapat diartikan sebagai kumpulan aktivitas ekonomi yang
terkait dengan penciptaan atau penggunaan pengetahuan dan informasi.
Kementerian Perdagangan Indonesia menyatakan bahwa Industri kreatif
adalah industri yang berasal dari pemanfaatan kreativitas, keterampilan
serta bakat individu untuk menciptakan kesejahteraan serta lapangan
pekerjaan dengan menghasilkan dan mengeksploitasi daya kreasi dan daya
cipta individu tersebut.
Industri kreatif adalah industri yang memfokuskan pada produksi
pekerjaan-pekerjaan kreatif. Rentangnya cukup beraneka ragam, mulai dari
produksi film dan film televisi hingga ke karya seni. Industri kreatif
berbeda-beda tergantung dari kultur industri di suatu negara.
Pekerjaan kreatif meliputi seni visual, musik, menulis, pertunjukkan
seni, desain, produksi untuk layar lebar dan aktivitas yang berkaitan.
Anggota dari industri kreatif biasanya inovatif dan artistik, dan
meliputi seniman, staff pendukung, ahli teknis, agen serta perwakilan.
Biasanya orang yang bekerja di industri kreatif lebih sering melakukan
pekerjaan kreatif dengan tujuan memberikan manfaat intrinsik, apakah
menyampaikan informasi pada masyarakat melalui buku ataupun menghibur
banyak orang saat konser.
Umumnya, semua pekerjaan yang berhubungan dengan penciptaan karya
menggunakan bakat dan imajinasi dapat dipertimbangkan sebagai pekerjaan
dalam industri kreatif. Berbagai macam desainer dapat masuk ke dalam
kategori pekerjaan kreatif. Penulis dapat bekerja dalam berbagai macam
industri di mana mereka dapat memberikan output yang kreatif. Pembuat
iklan dan juga pemasar juga dapat merupakan pekerjaan dalam industri
kreatif. Pembuat iklan dapat memcuat berbagai tipe gambar dan tulisan
untuk mencapaikan pesan kepada masyarakat pembeli.
Prospek ekonomi untuk industri kreatif bisa sangat beragam. Permintaan
dan penawaran tidak selalu stabil, dan karena jenis pekerjaan seperti
ini bukan suatu kebutuhan pokok, saat terjadi kesulitan ekonomi dapat
terjadi penurunan minat di kalangan masyarakat.Misalnya, masyarakat
akan lebih tertarik pada televisi dan film dibandingkan sebuah karya
seni yang mahal, karena mereka lebih menghargai apa yang mereka
sanggupi. Selera budaya dalam pekerjaan kreatif juga senantiasa berubah
dari waktu ke waktu, sehingga para pekerja harus mampu beradaptasi pada
perubahan tren.
*Industri kreatif di Indonesia*
Negara Inggris mengelompokkan Industri Kreatifnya kedalam 13 sektor
(Advertising; Architecture; Art & Antiques Markets; Craft; Design;
Designer Fashion; Film & Video; Interactive Leisure Software; Music;
Performing Arts; Publishing; Software & Computer Services; Television
and Radio). Berdasarkan pembagian yang dilakukan oleh negara Inggris,
Indonesia pun mengadopsi pembagian tersebut dengan beberapa
pertimbangan, dan akhirnya membagi industri kreatifnya ke dalam 14
kelompok industri (subsektor), yakni :
1.Arsitektur
2.Desain
3.Fesyen
4.Film, Video, dan Fotografi
5.Kerajinan
6.Layanan Komputer dan Piranti Lunak
7.Musik
8.Pasar Barang Seni
9.Penerbitan dan Percetakan
10.Periklanan
11.Permainan Interaktif
12.Riset & Pengembangan
13.Seni Pertunjukan
14.Televisi dan Radio
Dari banyak subsektor di Indonesia, terlihat bahwa industri kreatif
mampu memberikan lapangan pekerjaan di Indonesia.
*Prospek Industri Kreatif di Indonesia*
Indonesia memiliki sumber daya manusia, dan dalam industri kreatif, ide
dari sumber daya manusia merupakan aset yang tak terbatas. Dengan
komposisi jumlah penduduk usia muda sebesar 43 persen atau sekitar 103
juta orang, memungkinkan Indonesia untuk dapat memicu perkembangan
industri kreatifnya.Perkembangan teknologi dan informasi saat ini juga
dapat membantu terciptanya ide-ide segar dari komunitas kreatif di Indonesia
Menurut data, rata-rata kontribusi PDB industri kreatif Indonesia tahun
2002-2006 sebesar 6,3 persen dari total PDB nasional. Nilai ekspor
industri kreatif mencapai Rp.81,4 triliun dan berkontribusi sebesar 9,13
persen terhadap total ekspor nasional dengan penyerapan tenaga kerja
mencapai 5,4 juta orang.
Industri kreatif menduduki peringkat ke-7 dari 10 lapangan usaha utama
yang ada di Indonesia. PDB industri kreatif didominasi oleh kelompok
busana (fashion), kerajinan, periklanan, dan desain. Jika dikelola
dengan baik, kontribusinya terhadap PDB akan terus naik secara
signifikan. Kontribusi ekonomi yang sangat signifikan inilah yang
menjadi alasan mengapa industri kreatif Indonesia perlu terus
dikembangkan. Selain itu, industri kreatif juga menciptakan iklim bisnis
yang positif.
Potensi lain yang dimiliki Indonesia yang membuatnya memiliki prospek
yang cerah dalam industri kreatif adalah kekayaan budaya yang dimiliki
oleh Indonesia. Dengan warisan budaya melalui seni dan karya kreatif
merupakan cara yang penting bagi negara untuk membangun modal ekonomi
dan budaya dari waktu ke waktu. Bangsa yang memiliki berbagai karya
kreatif yang unik dapat menarik wisatawan, dan juga menarik para peminat
pasar seni.
Dari Berbagai Sumber