Aya papanggihan anyar dina fisika, nyaeta kapanggihna partikel Higgs nu tadina 
ukur konsep teoritis (ukur teori, euweuh bukti nyatana). Partikel ieu sok 
disebut "partikel Tuhan". Partikel dina fisika kira-kira hartina bagian nu 
"pangleutikna' (dasar) nu ngabentuk materi.  Nyanggakeun wartosna:


Pencetus "Partikel Tuhan" Dinilai Layak Nobel
 
VIVAnews - Professor Peter Higgs mengusap air mata. Setelah berpuluh tahun 
menemukan konsep partikel Higgs boson, partikel yang memiliki nama yang diambil 
dari namanya, konsep itu akhirnya berhasil dibuktikan. 

"Saya tidak pernah menyangka momen ini akan terjadi dalam hidup saya. Saya pun 
meminta keluarga saya untuk mengeluarkan sampanye dari kulkas (untuk 
merayakannya)," ucap Higgs, seperti dikutip dari laman Daily Mail.

Higgs boson merupakan partikel hipotesis yang mengisi atau melengkapi massa 
hingga terbentuk menjadi materi. Partikel ini dianggap sangat penting, sebab 
dianggap bisa melengkapi bahkan menyempurnakan teori alam semesta yang 
diperkenalkan Albert Einstein.  

Higgs boson dianggap sebagai perantara yang memungkinkan terbentuknya bintang, 
planet, dan kehidupan. Caranya, adalah dengan memberi massa untuk sejumlah 
partikel dasar. Karena itulah partikel ini sering disebut "partikel Tuhan".  

Adalah sekelompok ilmuwan dari institusi ilmiah CERN yang melakukan eksperimen 
untuk mencari partikel Higgs boson. Dengan memanfaatkan laboratorium pemecah 
partikel raksasa Larga Hadron Collider (LHC), para ilmuwan ini terus mencari 
partikel terkecil pembawa massa tersebut. 

Hasilnya, eksperimen yang dilakukan tim CMS dan ATLAS menemukan partikel baru 
di kawasan massa (mass region) sekitar 125-126 GeV (Gigaelectronic Volts, atau 
satuan energi setara miliaran electron volts).  

"Kami melakukan observasi dalam data kami yang secara jelas menandakan partikel 
baru di level 5 sigma, di mass region sekitar 126 GeV. Kinerja luar biasa dari 
LHC dan ATLAS serta upaya keras sejumlah orang telah membawa kami ke tahap yang 
menarik ini," kata juru bicara ATLAS, Fabiola Gianotti, dalam keterangan pers 
di situs CERN.

CERN belum mengatakan telah menemukan Higgs boson, tapi hanya menyebut 
menemukan partikel yang mirip Higgs boson. Namun, penemuan ini dianggap menjadi 
penyibak tirai "partikel Tuhan". Sebab, adanya tanda di 5 sigma di sekitar 
125-126 GeV sebagai hasil yang signifikan. 

"Ini jelas sebuah partikel baru. Kami tahu ini kemungkinan adalah boson, dan 
ini merupakan boson terberat yang pernah ditemui," kata juru bicara CMS, Joe 
Incandela, dalam rilis pers di situs CERN. "Implikasinya jelas signifikan dan 
secara tepat ini jadi alasan kami untuk harus sangat teliti dalam studi-studi 
kami dan untuk lakukan cross check," ucapnya.

Temuan ini pun dianggap sangat berharga, bahkan dianggap setara dengan 
pendaratan pertama manusia di bulan, atau saat Christopher Columbus menemukan 
Amerika. Perdana Menteri Inggris David Cameron pun mengucapkan selamat dan 
berharap temuan ini bisa terus menginspirasi penemuan ilmiah lain.

Setelah dianggap teori "partikel Tuhan" ini terbukti, pujian pun terus mengalir 
kepada Peter Higgs. Sejumlah ilmuwan mengajukan Peter Higgs sebagai sosok yang 
layak menerima penghargaan Nobel di bidang Fisika.

Salah satu pujian datang dari ahli fisika terkenal Stephen Hawking. "Ini 
merupakan temuan penting dan seharusnya menjadikan Peter Higgs meraih Nobel," 
ucap Hawking, yang kalah taruhan US$ 100 karena sempat sanksi akan adanya 
partikel Higgs boson.

Profesor Fisika dari Universitas Surrey di Inggris, Jim Al Khalili, juga memuji 
Peter Higgs. "Setelah segala kehebohan dan spekulasi, setelah berdekade 
melakukan mendesain eksperimen paling ambisius di dunia, setelah berbulan 
lakukan pengecekan data secara hati-hati, hari ini adalah imbalannya," ucap Al 
Khalili. (umi)




------------------------------------

Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kisunda/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kisunda/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke