2013/5/6 dudi <[email protected]>

> geuwat! moratorium patwa! tenjo deui patwa-patwa samemehna. mun loba mawa
> karuksakan, repisi!
>
> duh gusti, naha aing dijurukeun di sumedang atuh, sanes di planet
> zurgargardon wae ah, cek beja mah teu aya rosul di ditu mah da....
>
> :(
>
>
> http://www.antaranews.com/berita/373061/masjid-ahmadiyah-tasikmalaya-dirusak
> Masjid Ahmadiyah Tasikmalaya dirusak
>
> Minggu, 5 Mei 2013 08:56 WIB | 2366 Views
>
>
> Tasikmalaya, Jawa Barat (ANTARA News) - Masjid dan sejumlah rumah warga
> jemaah Ahmadiyah, dirusak sejumlah kelompok orang di Kabupaten Tasikmalaya,
> Jawa Barat, Minggu.
>
> Salah seorang jemaah Ahmadiyah, Rahmat Maskawan, mengatakan, penyerangan
> massa itu terjadi setelah digelar pengajian di masjid Ahmadiyah, Kampung
> Kutawaringin, Desa Tenjowaringin, Kecamatan Salawu.
>
> "Penyerangan terjadi sekitar pukul 01.30 WIB, sebelumnya telah pengajian
> jemaah Ahmadiyah di masjid hari Sabtu sampai pukul 20.00 WIB," kata
> Maskawan.
>
> Saat kejadian dia sedang menginap di rumah salah seorang jemaah Ahmadiyah,
> tiba-tiba mendengar suara teriakan dari kelompok orang diluar halaman rumah.
>
> Mengetahui ada serangan massa, ia bersama sejumlah jemaah Ahmadiyah
> lainnya keluar rumah. "Ada suara teriakan, saya kaget, langsung berlari
> keluar rumah," katanya.
>
> Akibat serangan itu, kata Maskawan, sejumlah rumah warga Ahmadiyah, toko,
> dan masjid mengalami kerusakan pecah kaca. Peristiwa itu tidak menimbulkan
> korban jiwa atau menyebabkan warga jemaah Ahmadiyah terluka.
>
> "Massa dari mana saya tidak tahu, tiba-tiba menyerang shubuh, sebelumnya
> saat pengajian berlangsung aman dikawal polisi," katanya.
>
> *Editor: Ade Marboen*
>
> COPYRIGHT © 2013
>
>
>
> 2013/5/2 Ki Hasan <[email protected]>
>
>> **
>>
>>
>> Ringkesan eusi polemik:
>>
>> 1. 21/01/2012, Keputusan Fatwa MUI PRop. Jawa Timur No.
>> Kep-01/SKF-MUI/JTM/I/2012
>> 2. 08/11/2012, Republika, KH. Ma'ruf Amin, "Menyikapi Fatwa MUI Jatim".
>> 3. 10/11/2012, Republika, Jalaluddin Rakhmat, "Menyikapi Fatwa tentang
>> Fatwa".
>> 4. 13/11/2012, Republika, Tengku Zulkarnain, "Akar Masalah Yang
>> Diabaikan".
>> 5. 23/11/2012, Republika, Moh. Baharun, "Meneguhkan Fatwa-fatwa MUI".
>> 6. 27/11/2012, Republika, Haidar Bagir, "Proporsional Menyikapi Fatwa".
>> 7. 30/11/2012, Republika, Henri Shalahuddin, "Amanah atau Kompromi
>> Politis".
>>
>> Ieu sakaligus respon keur Kang Jakaekalaya, nu cenah majar "berita kirang
>> jelas ti media dotcom nu kirang valid".
>>
>> Nyanggakeun!
>>
>>  __._,_
>>
>

Kirim email ke