Memang teu kadangu upaya ngabela awewe nu dikukut si eyang rek resmi atawa teu 
make susuratan. Kapan biasana ngabela hak2 awewe. Perkara dikaitkeun kana hal 
kaislaman duka tah jejerna, tapi biasa we lah kapan nu ngarana islam sekuler 
mah tos lami aya di indonesia.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: Gunawan Yusuf <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Fri, 10 May 2013 10:18:21 
To: WongBanten<[email protected]>; kisunda<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [kisunda] aa gym dan eyang subur

Kelompok liberal bungkam terkait poligami Eyang Subur padahal yang
dilakukan paranormal itu telah menyalahi Syariat Islam.

"Tidak seperti biasanya, aktivis feminis, liberal dan HAM tidak menyerang
praktek poligami yang dilakukan oleh Eyang Subur," kata Komisi Pengkajian
dan Penelitian MUI Pusat, Fahmi Salim kepada itoday, Rabu (08/05).

Kata peraih master Ilmu tafsir dari Universitas Al Azhar, Kairo Mesir ini,
berita-berita di media sekuler yang memberitakan sangat positif kehidupan
rumah tangga Eyang Subur. Berbeda dengan Poligaminya Aa Gym yang dicerca
habis-habisan oleh media.

"Padahal Aa Gym cuma menikahi dua orang wanita, sedangkan Eyang Subur
menikahi delapan orang wanita sekaligus," ungkap Fahmi.

Menurut Fahmi, poligami Aa Gym masih sesuai koridor Syariat Islam tidak
melebihi batas jumlah wanita yang boleh dinikahi yaitu maksimal empat
orang. "Sedangkan Eyang Subur melakukan poligami bathil yang diharamkan
syariat karena over kuota Syariat Islam," tegas Fahmi.

Fahmi melihat dalam kasus Eyang Subur menjadi jelas, para aktivis HAM dan
feminis itu adalah kepanjangan tangan dari kafir barat yang menyerang
siapapun yang hidupnya sesuai dengan Syariat Islam termasuk dalam masalah
poligami.

"Jadi ternyata bukan Poligaminya yang mereka serang, tapi Syariat
Islam-nya, jika praktek poligami itu bertentangan dengan Syariat Islam maka
mereka akan dukung," ujar Fahmi.

Lanjut Fahmi, bahwa aktivis HAM, feminis, liberal dan lain-lain adalah
musuh-musuh Islam yang berusaha mengacak-acak syariat Islam dalam segala
aspeknya.(it)

Kirim email ke