sumber : 
http://kanzunqalam.wordpress.com/2010/11/01/teori-iwak-belido-dan-sejarah-tenggelam-nya-sundaland/


Sugan aya nu apal ngeunaan ieu :
nuhun

Teori Iwak Belido dan Sejarah tenggelam-nya Sundaland…

Sekitar 1,8 juta tahun yang lalu, bumi memasuki zaman Pleistocene. Pleistocene 
adalah zaman es dengan permukaan air laut di bawah 100m sampai 150m, jika 
dibandingkan keadaan saat ini.

Ketika itu… Selat Malaka, Selat Karimata, Selat Sunda dan Laut Jawa, masih 
berupa daratan, yang menyatukan Pulau Sumatera, Pulau Jawa, Pulau Kalimantan 
dan Semenanjung Malaya. Daratan yang luas ini, sebagian ahli geologi 
menyebutnya sebagai Sundaland.
…..

Teori Iwak Belido

Keberadaan Sundaland ini, bisa dibuktikan dengan ditemukannya, ikan spesifik 
yang bernama Ikan Belido, pada dua pulau yang berbeda, yakni Sumatera (Sungai 
Musi) dan Kalimantan (Sungai Kapuas)…

Di Palembang, yang berada dipinggiran Sungai Musi, Ikan Belido (Ikan Belida) 
lebih dikenal dengan nama Iwak Belido, yang digunakan sebagai bahan baku 
pembuatan mpek-mpek.

Yang menjadi pertanyaan…

Bagaimana mungkin, ada satu jenis ikan sungai… bisa berada di dua sungai, yang 
dipisahkan oleh samudra lautan yang sangat luas… ?

Para ahli memperkirakan, dahulu di zaman Pleistocene, kedua sungai tersebut, 
merupakan anak-anak sungai, dari sebuah aliran sungai yang sangat besar, yang 
saat ini berada di dasar laut Selat Malaka dan Selat Karimata.

Peristiwa terpisahnya Pulau Jawa dengan Pulau Sumatera, diperkirakan disebabkan 
oleh mencairnya lapisan es, dan semakin dipercepat dengan meletusnya gunung 
Krakatau Purba.

Terjadinya letusan gunung ini, tercatat di dalam teks Jawa kuno yang berjudul 
Pustaka Raja Parwa :

Ada suara guntur yang menggelegar berasal dari Gunung Batuwara. Ada pula 
goncangan bumi yang menakutkan, kegelapan total, petir dan kilat. Kemudian 
datanglah badai angin dan hujan yang mengerikan dan seluruh badai menggelapkan 
seluruh dunia. Sebuah banjir besar datang dari Gunung Batuwara dan mengalir ke 
timur menuju Gunung Kamula….

Ketika air menenggelamkannya, pulau Jawa terpisah menjadi dua, menciptakan 
pulau Sumatera…


Sundaland menurut catatan Plato

Beberapa ilmuwan, diantaranya Profesor Aryso Santos dari Brasil, menduga 
Sundaland merupakan benua Atlantis, seperti disebut-sebut Plato di dalam 
bukunya Timeus dan Critias…

Sumber catatan Plato adalah berasal dari percakapan antara Socrates (guru 
Plato), Hermocrates, Timeaus dan Critias. Socrates menjelaskan tentang 
masyarakat ideal versinya, sementara Timeaus dan Critias bercerita tentang 
kisah yang bukan fiksi. Kisah ini merupakan kisah konflik antara bangsa Athena 
dan bangsa Atlantis…

Di dalam catatan Critias, peristiwa tenggelamnya Sundaland (Atlantis), 
digambarkan sebagai berikut :

Karena hanya dalam semalam, hujan yang luar biasa lebat menyapu bumi dan pada 
saat yang bersamaan terjadi gempa bumi. Lalu muncul air bah yang menggenang 
seluruh wilayah…

sementara di dalam Timaeus :

Namun sesudah itu, muncul gempa bumi dan banjir yang dashyat. Dan dalam satu 
hari satu malam, semua penduduknya tenggelam ke dalam perut bumi dan pulau 
Atlantis lenyap ke dalam samudera luas. Dan karena alasan inilah, bagian 
samudera disana menjadi tidak dapat dilewati dan dijelajahi karena ada tumpukan 
lumpur yang diakibatkan oleh kehancuran pulau tesebut…

Critias dan Timeus mencatat peristiwa tengelamnya Sundaland (Atlantis) terjadi 
pada sekitar tahun 9.600SM atau 11.600 tahun yang lalu.




Bencana Nuh

Pada sekitar 13.000 tahun yang lalu, berdasarkan temuan geologi, pernah terjadi 
banjir besar di seluruh permukaan bumi.

Hal ini dikarenakan terjadinya kenaikan permukaan laut, yang menandai 
berakhirnya zaman es. Laut naik setinggi 500 kaki pada periode 14.000-7.000 
tahun yang lalu.

Berdasarkan temuan geologi inilah, Ustadz H.M. Nur Abdurrahman berpendapat 
bahwa bencana Nuh, terjadi pada sekitar tahun 11.000 SM (sumber : Kapal Nabi 
Nuh, Misteri Sejarah Peradaban Manusia), dan menjadi sebab tenggelamnya Keping 
Sunda (Sundaland).

Peristiwa Bencana Nuh, juga meninggalkan Jejak Arkeologis, yaitu berupa Patung 
Sphinx di Mesir (sumber : Patung Sphinx, Bukti Arkeologis Bencana Nuh 13.000 
tahun yang silam).

Di dalam Al Qur'an, ada disebut-sebut peristiwa banjir besar yang melanda 
dunia. Kisah tersebut, erat kaitannya dengan keberadaan Nabi Nuh bersama 
umatnya.

Kehebatan banjir besar di masa Nabi Nuh, tergambar dengan tingginya permukaan 
air, hingga mencapai puncak-puncak gunung…

Sebagaimana dikisahkan di dalam QS. Hud (11) ayat 43...

Dia (anaknya) menjawab : "Aku akan mencari perlindungan ke gunung yang dapat 
menghindarkan aku dari air bah!" (Nuh) berkata, "Tidak ada yang melindungi dari 
siksaaan Allah pada hari ini selain Allah Yang Maha Penyayang." Dan gelombang 
menjadi penghalang antara keduanya; maka dia (anak itu) termasuk orang yang 
ditenggelamkan.

Keberadaan Sundaland, yang keberadaannya dibuktikan melalui teori Iwak Belido, 
masih meninggalkan pertanyaan pada kita, yakni apa penyebab tenggelamnya Keping 
Sunda itu…

Apakah dikarenakan banjir menurut catatan Plato (9.600SM)?
Ataukah oleh peristiwa bencana Nuh (11.000SM)?

Melalui penelitian ilmiah, semua misteri ini akan segera terungkap… tinggal 
menunggu waktu…



------------------------------------

Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kisunda/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kisunda/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke