Woooooow juaraaaaaa.... No Sweat No Glory, persistent, keukeuuuuuuh peuteukeuh 
is the key to success :).

Nuhuuuuns Bang Zelf, peri peri inspiring n' bikin makin semangat n' on fire euy 
:). Silvester Stalone memang sesuatu banget ya Bang :).

Jadi inget demi soft launching balong terpaksa menjual si Denox Landy 
kesayangan n' menggadaikan mas kawin istri wkkkkkk.

Alhamdulillah ngeureuyeuh, hari ini istrinya teman, Om Putu Khrisna arisan di 
Balong, ini berarti kali ke-3 beliau sekeluarga gathering di Balong. Lusa-nya 
ada gathering perpisahan TK :). Aaaah sesuatu banget... bahagia sekali seperti 
dpt multiple orgasmeu hahaha. Bukan karena mau dpt uang tapi senang banget apa 
yg kita bangun dgn keringat kita ternyata ada manfaatnya. Seperti disampaikan 
temen Mamang Bang Iwan RM Cibiuk Karawang, Mang orang-2 udah mau datang ke 
Balong aja itu udah luar biasa Mang :).    

Hihihi Mamang sempat menolak acara yg aneh-2 walopun duitnya kenceng seperti 
Festival Band, dlsb karena ngak sesuai konsep Balong euy. Aneeeeeh katanya!!! 
Biarin ah da balong mah memang lebih difokuskan ke family n' edukasi :).

Weekend kemarin ada anak yg mau nge-kost ngedadak sore-2 pas pulang dari Balong 
ditilpun sama nyonyah suruh beli lemari utk menghemat bbm dan kondisi trafik yg 
mampet sekarang di Bogor nyaman pake motor, pengennya pake Vespa tapi belum 
mampu terpaksa yang mirip Vespa dulu Scoopy matic yg imut-2 mirip Mamang yg 
ciby-2 wkkkkkk. Nah bodornya kirain si lemari akan dipacking masukin di dus 
tahunya yg sudah dirakit sama si tokonya langsung dipasang dimotor diikat pake 
rapia. Mamang berulang kali bertanya Kang eta lemarina di packing weh atuh 
asupkeun ka dus, pauuur euy (takuuut jatoooh).... moaaaal Mang amaaan ceunah, 
sy udah biasa ngirim kamana-2 begini malah yg sy kirim lebih gede tuuuuh lemari 
ituuuh busreeeng deh lemari segede gaban ditaro dimotor wkkk. Lagian udah sore 
mau tutup mau malem mingguan katanya hadeuuuh. Kuaaat katanya tuuuuh sambil 
digoyang-2 sama dia si lemari-nya wkkkk. Aaah dalam hati nyobain ah ya sudah 
Kang lanjuuutkan ngiketnya wkkkk. Toh juga lemari plastik ringan wkkk.

Alhasil lumayan adrenaliiiin euy... sekitar 6km dari Batutulis ke Bogor Baru 
bawa tuh lemari dengan posisi duduk yang aduhay mepet kedepan jreeeng menyelip 
disela-2 kendaraan yang mampet disepanjang pajajaran Bogor wkkk. 

Nyampe rumah diketawain nyonya + anak-2 hahaha.

No Sweat No Glory, No Sacrifice No Victory :).

Sepertinya pas bulan puasa sambil mengisi kegiatan kosong kalo mau sharing-2 
tentang Enterpreneurship yang down to earth, merintis bisnis kecil-2an yang 
real ya... Mamang bisa mengundang Bang Iwan owner RM Cibiuk Karawang, utk 
sharing his experience to start the business :). Kalo ada yg tertarik kontek-2 
Mamang ajah :). 
Happy Monday eperibodih... Tetap ceumangaaaaat (y) 

nuhuuuuns,
mang kabayan
www.dkabayan.com

-----Original Message-----
From: "myzelf" <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Mon, 24 Jun 2013 00:14:08 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [alumni-ipb] Jadilah Bintaaaang


Ia dilahirkan dari keluarga miskin di New York.  Ibunya terpaksa melahirkannya 
di tangga pintu sekolah.  Akibat kelahiran yang tidak wajar, ia menderita 
kelainan saraf di bagian muka yang menyebabkan sisi kanan wajahnya tidak normal.
Ia berbicara gagap dan ujung bibirnya selalu tertarik ke bawah.  Karena 
kekurangannya, diusia remaja ia dimasukkan ke sekolah anak berkebutuhan khusus.

Ia mempunyai mimpi menjadi seorang aktor.  Untuk mengejar mimpinya, pemuda ini 
mengikuti audisi dimana-mana.  Namun, wajahnya yang seperti orang cacat mental 
dan gagap, serta acting yang kaku, membuat ia selalu ditolak untuk peran apa 
pun yang ia inginkan.
Tetapi ia pantang menyerah.  Anda akan kaget mengetahui berapa kali ia ditolak 
agen bintang di New York.  Ia ditolak sebanyak 1500 kali, bahkan jumlah agen 
film di New York tidak sebanyak itu.  Artinya, beberapa agen sudah menolaknya 
berkali-kali.

Setelah gagal dimana-mana, akhirnya ia nekat.  Untuk mendapatkan peran 
pertamanya, ia terpaksa "ngotot".  Ia datang ke sebuah agency pukul 4 sore 
tetapi agen menolak untuk menemuinya.  Esok pagi, ketika sang agen datang di 
kantor, ia menemukan si pemuda masih menunggu.  Ia di sana semalaman.  Akhirnya 
agen tidak tega dan memberinya kesempatan.

Walaupun ia hanya muncul selama beberapa menit sebagai figuran, ini sudah 
merupakan terobosan baginya.  Setidaknya ia pernah main film.  Ia pikir 
jalannya akan lebih mudah.  Tapi ternyata karirnya tidak beranjak.  Hidupnya 
tak kunjung membaik.  Istrinya mulai tidak tahan dengan obsesinya.  Istrinya 
mendesak untuk mencari pekerjaan sesungguhnya yang tidak berhubungan dengan 
acting, tapi ia bersikeras tidak ingin mengubur impiannya.  

Hidupnya kian sulit.  Ia terpaksa menjual perhiasan istrinya.  Bahkan ia pun 
terpaksa menjual Timmy, anjing kesayangannya, hanya seharga $25 sekadar untuk 
menyambung hidup.  Saat itu, ia menangis.

Dalam kegalauan, ia menonton pertandingan tinju antara Mohammad Ali dan Chuck 
Wepner, seorang petinju lemah yang menurut ramalan banyak orang akan roboh 
dalam tiga ronde.  Ternyata Wepner mempunyai keteguhan dan kekerasan hati.  Ia 
bertahan 15 ronde dan tidak mau menyerah.
Ia sungguh terinspirasi dan muncul gagasan tentang sebuah film yang akan ia 
tulis. Ia menulis tiga hari tanpa henti hingga selesai.  Ia yakin naskah ini 
akan menjadi sebuah film yang akan mengubah hidupnya.
Lalu ia mengajukan naskah ini kepada produser film.  Namun, tidak ada yang 
menanggapi dengan serius.  Tetapi ia tidak berhenti.  

Sampai suatu hari, sebuah studio berani membeli naskahnya $20.000 dengan syarat 
pemeran utamanya adalah Ryan O'neal atau Burt Reynold.  Ia senang mendapat 
penawaran ini, namun "ngotot" ingin membintangi sendiri film tersebut.  Sang 
sutradara menolak.  Walaupun butuh uang, ia pun menolak.  Produser menaikan 
tawarannya $80.000, $125.000, $250.000, hingga $325.000, tetapi si pemuda 
bersikeras tidak akan menjual kecuali ia menjadi pemeran utama.

Akhirnya, produser setuju menjadikannya bintang utama dalam film tersebut, 
namun hanya dengan bayaran $20.000 untuk naskah dan honor $340 seminggu.  
Setelah dipotong biaya-biaya, penghasilan bersihnya hanya $6.000 bukan $325.000.

Apakah ini sebuah kisah kegagalan?

Tidak!  Si pemuda adalah Sylvester Stallone yang dikenal dengan panggilan 
"Sly".  Sly sadar, setelah 1500 penolakan, naskah film Rocky yang dibuatnya 
mungkin satu-satu jalan menuju sukses.  Karena itu, ia tidak mau melepas peran 
Rocky untuk orang lain.
Sekali pun berbiaya rendah hanya satu juta dolar dan dibintangi aktor tidak 
terkenal, film ini meledak di pasaran dan mengahasilkan uang 200 juta dolar, 
200 kali lipat.
Ia menjadi aktor pencetak box office terbesar sepanjang tahun 1970 sampai 1990. 
 Serial Rocky (1-5) dan Rambo (1-4) meraih hampir 1 milyar dolar, dan 
menjadilkan Stallone bintang termahal.

[Diringkas oleh myzelf dari buku Alamsyah, I. 2010. NO EXCUSE: Orang Gagal 
Mencari Alasan Untuk Berhenti.  Orang Sukses Berhenti Mencari Alasan.]

Kalau seminggu lima hari kerja dan setahun 250 hari kerja.  Jika Stallone 
mencoba setiap hari hingga 1500 kali, berarti ia telah ditolak selama 6 tahun 
setiap hari tanpa henti.

Berapa kali seorang pengemis ditolak dalam sehari?  Mungkin lebih banyak dari 
Stallone.  Mengapa kita tidak mendengar pengemis yang jadi "bintang"?

Jutaan orang di seluruh dunia mengulangi apa yang dilakukannya Jumat kemarin, 
beberapa bahkan mengulangi hingga lebih dari 1500 kali sepanjang hidupnya, 
namun teramat sedikit yang menjadi "bintang".

Apa yang menjadi pembeda?

Saya kira karena Stallone memiliki MIMPI BESAR.

"Believe you can and you are halfway there." - Theodore Roosevelt

Myzelf, you are never too old to set a new dream.

Myzelf

Kirim email ke