Ini diskusi yg membawa rasa kantuk dan bosan, tapi sangat penting bagi KLuB.
On 3/18/10, Rizki Izandi <[email protected]> wrote: > menurut saya sih lebih baik semua KSL atau UKM seperti Kl!k atau apapun > namanya haru tetep koordinasi dengan KLuB karena ketika KLuB atau KSL maupun > UKM yang berhubungan dengan linux bisa saling berkolaborasi... > > maaf kalo sok tahu, tapi yang saya tahu di organisasi seperti PMI / Pakibra > seperti itu,,, jika ingin kaderisasi berhasill Jangan terlalu disamakan antara KLuB dengan Paskibra/Pramuka/PMR (atau ekskul lain) di sekolah, organisasi tersebut tentu sangat berbeda dengan organisasi tanpa bentuk (OTB) seperti KLuB di dunia nyata. Tdak ada mata rantai yg jelas antara pemerintah (DikNas?) dengan KLuB (ekskul tentu ada), tidak ada dana yang pasti di KLuB (ekskul tentu ada dana yg sudah dialokasikan oleh pemerintah memalui DikNas), tidak ada aturan KSL harus patuh dengan instruksi dari KLuB (ekskul harus menuruti aturan Sekolah), dsb... Jadi, kira-kira kaderisasi seperti apa yg bisa dilakukan di KLuB melalui KSL-KSL yang ada? Best regards, -- Andi Sugandi (Bandung) openSUSE Ambassador http://en.opensuse.org/User:Andisugandi -- You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Klub Linux Bandung" group. To post to this group, send email to [email protected]. To unsubscribe from this group, send email to [email protected]. For more options, visit this group at http://groups.google.com/group/klub-linux-bandung?hl=en.
