2010/11/18 Suryana <[email protected]> > 2010/11/18 Wisnu Manupraba <[email protected]>: > > > IGN ini menurut saya mirip2 lah dengan Ubuntu, Blankon, fedora. OS > desktop > > yang standar, user kalau butuh mail server kudu install sendiri, dsb. > > Jadinya user tidak terlalu tertarik, lebih menarik Ubuntu menurut saya :D > > Boleh tau, > mengapa lebih tertarik pakai Ubuntu dibanding pakai Blankon atau IGN? >
bener-bener, ini pertanyaan yang harusnya dijawab dan menjadi dasar untuk mengembangkan produk apapun. Kenapa user pakai produk kompetitor? kalau saya: 1. *Promises atau janji-janji*. Apa sih yang ubuntu janjikan pada user? lalu bagaimana dengan blankon atau IGN? coba kita lihat di website masing-masing ^___^. User melihat apa yang pembuat tawarkan, kalau menarik ya pakai, kalau tidak menarik ya ga mau pakai. Sudah dibahas pada tulisan-tulisan saya sebelumnya, oleh karena itu marketing saya bilang harus dipikirkan. 2. *Helpdesk dan support*. Saya developer software, pertanyaan saya terakhir kali adalah bagaimana instalasi OCI8 (modul php buat konek ke database oracle). Saya ketikkan keyword 'how to install oci8 ubuntu' dan 'how to install oci8 blankon' atau 'how to install oci8 igos nusantara' berbeda hasilnya. 3. Ubuntu saat ini telah menjadi 'gajah' dalam OS. Banyak yang pakai saat ini, dan sedikit sekali yang kecewa. lalu kenapa harus berpaling hati? mungkin itu sih alasan saya pakai ubuntu (sesuai dengan pertanyaannya) :D sharing juga dong yang pake opensuse kenapa ga pakai blankon atau ign, biar menjadi masukan buat pengembang blankon dan IGN ke depannya > --- > Nana Suryana > > -- > Web Milis: http://groups.google.com/group/klub-linux-bandung > Etika Milis: > http://groups.google.com/group/klub-linux-bandung/web/etika-milis > -- Wisnu Manupraba Mobile : 081321965086 Email : [email protected] YM : wisnumanupraba "http://www.ngomik.com : *read and publish your comics*" -- Web Milis: http://groups.google.com/group/klub-linux-bandung Etika Milis: http://groups.google.com/group/klub-linux-bandung/web/etika-milis
